Manchester United berhasil mencatatkan kemenangan impresif dalam pertandingan kandang melawan rival sekota, Manchester City, pada pekan ke-22 Liga Inggris yang diselenggarakan di Old Trafford pada Sabtu, 17 Januari 2026. Di bawah arahan pelatih interim Michael Carrick, Setan Merah sukses menaklukkan The Citizens dengan skor akhir 2-0, sebuah hasil yang disambut antusias oleh para pendukung yang memadati stadion legendaris tersebut.
Debut Gemilang Michael Carrick dan Dominasi di Old Trafford
Pertandingan yang sarat gengsi ini menampilkan Manchester United yang tampil dominan sejak menit-menit awal. Bermain di hadapan publik sendiri, pasukan Michael Carrick menunjukkan determinasi tinggi dan berhasil mengendalikan jalannya permainan. Sejumlah peluang serangan berbahaya tercipta, namun gol baru tercipta pada menit ke-65 melalui lesakan Bryan Mbeuno yang memecah kebuntuan. Selang sebelas menit kemudian, tepatnya pada menit ke-76, Patrick Dorgu berhasil menggandakan keunggulan United, memastikan tiga poin penuh diraih tim tuan rumah. Kemenangan ini menjadi debut yang sangat manis bagi Michael Carrick, yang secara resmi ditunjuk sebagai pelatih interim Manchester United pada Selasa, 13 Januari 2026, hanya beberapa hari sebelum laga krusial ini. Ia langsung memimpin sesi latihan pertama tim pada keesokan harinya, mempersiapkan skuad secara matang untuk menghadapi Manchester City.
Margin kemenangan sebenarnya bisa saja lebih besar bagi Manchester United. Tiga gol lain yang sempat dicetak oleh para pemain United harus dianulir oleh wasit karena dianggap berada dalam posisi offside. Di sisi lain, performa Manchester City dalam pertandingan ini terbilang minim. Mereka hanya mampu melepaskan satu tembakan yang mengarah tepat sasaran sepanjang 90 menit pertandingan, sebuah statistik yang mencerminkan kesulitan mereka dalam membongkar pertahanan United yang solid.
Carrick: Kemenangan Ini Harus Jadi Standar Baru
Usai pertandingan, Michael Carrick, yang sebelumnya pernah membela Manchester United sebagai pemain selama 12 tahun (2006-2018), menunjukkan sikap yang bijak dan tidak larut dalam euforia kemenangan. Ia menekankan bahwa penampilan luar biasa yang ditunjukkan oleh anak asuhnya dalam pertandingan melawan Manchester City harus dianggap sebagai sebuah “hal yang normal” dan menjadi standar baru bagi tim. “Itu tantangan utamanya dan saya pikir itu harus menjadi versi normal,” ujar pelatih berusia 44 tahun ini, seperti dikutip dari ESPN. Ia menambahkan, “Tentu saja kami tidak akan memainkan pertandingan dengan emosi dan perasaan seperti yang terjadi pada hari ini.”
Carrick meyakini bahwa semua pihak yang terlibat dalam klub, termasuk para pemain, menyadari pentingnya menjaga konsistensi dan standar performa. “Namun, kata dia, pasti ada standar dan ekspektasi yang harus kami penuhi, baik dari diri kami sendiri maupun dari siapa pun di luar sana. Saya cukup menyadari hal itu.” Ia memandang bahwa konsistensi adalah kunci utama menuju kesuksesan jangka panjang. “Jika dapat menemukannya, kemenangan akan bisa diraih. Jadi itulah tantangan kami, kami harus menemukan cara untuk melakukannya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Carrick juga menyoroti jadwal padat yang menanti Manchester United. Ia secara khusus menyebutkan pertandingan besar melawan Arsenal yang akan menjadi ujian berikutnya bagi timnya. Setelah mengalahkan Manchester City, Fernandes dan rekan-rekannya dijadwalkan akan bertandang ke Stadion Emirates untuk menghadapi tim pemuncak klasemen, Arsenal, dalam lanjutan Liga Inggris pada Minggu, 25 Januari mendatang. “Minggu depan jelas pertandingan besar, pertandingan sulit lainnya, tetapi setelah pertandingan hari ini, kami memiliki fondasi yang baik untuk membangun,” katanya, menunjukkan optimisme namun tetap realistis.
Kemenangan atas Manchester City ini tidak hanya mengakhiri rentetan empat pertandingan tanpa kemenangan yang sempat dialami Manchester United di bawah kepelatihan Ruben Amorim dan Darren Fletcher sebelumnya, tetapi juga menandai kemenangan derby kandang kedua atas rival sekota tersebut sejak tahun 2020. Hasil positif ini membawa Manchester United naik ke peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris, hanya terpaut satu poin dari Liverpool yang berada di posisi keempat. Di sisi lain, Arsenal masih kokoh di puncak klasemen dengan total 50 poin, unggul tujuh poin dari Manchester City dan Aston Villa yang berada di posisi kedua dan ketiga. Arsenal sendiri akan menghadapi Manchester United setelah dua pertandingan terakhir mereka berakhir imbang tanpa gol, masing-masing melawan Liverpool di kandang dan Nottingham Forest saat bertandang.


















