Pelatih kepala Timnas U17 Indonesia, Nova Arianto, secara resmi memanggil 28 talenta muda terbaik tanah air untuk memulai rangkaian persiapan intensif menjelang putaran final Piala Asia U17 2026. Langkah strategis ini diambil guna membangun kerangka tim yang solid melalui pemusatan latihan (TC) dan serangkaian uji coba internasional yang dijadwalkan berlangsung di Tangerang pada awal Februari 2026. Pemanggilan ini menjadi sorotan tajam bagi publik sepak bola nasional, terutama dengan dominasi mencolok dari akademi Bali United yang mengirimkan delegasi terbanyak, menegaskan peran krusial sistem pembinaan usia muda klub-klub Liga 1 dalam menyuplai amunisi bagi skuad Garuda Muda demi mengharumkan nama bangsa di kancah Benua Kuning.
Dominasi Bali United dan Visi Pembinaan Pemain Muda
Dalam daftar terbaru yang dirilis oleh PSSI, Bali United muncul sebagai kontributor utama dengan mengirimkan enam pemain ke dalam skuad Garuda Muda. Fenomena ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari investasi jangka panjang klub berjuluk Serdadu Tridatu tersebut dalam mengembangkan talenta-talenta lokal melalui Bali United Youth. Keenam pemain yang dipanggil mencakup seluruh lini permainan, mulai dari sektor penjaga gawang hingga ujung tombak serangan. Nama-nama seperti Noah Leo Duvart di posisi kiper, serta trio lini belakang yang terdiri dari Putu Ekayana, Real Alvaro, dan Made Arbi Ananta, diharapkan mampu menjadi tembok kokoh bagi pertahanan Indonesia. Di sektor tengah, kreativitas Keanu Sanjaya akan diuji, sementara I Komang Semadi diproyeksikan menjadi mesin gol yang mematikan.
Kehadiran para pemain Bali United ini tidak hanya terbatas pada lapangan hijau. Sinergi antara klub dan tim nasional semakin diperkuat dengan didapuknya Sandhika Pratama, pelatih Bali United Youth, untuk menjabat sebagai asisten pelatih mendampingi Nova Arianto. Penunjukan Sandhika dianggap sebagai langkah cerdas untuk menyelaraskan filosofi permainan yang telah dikembangkan di level klub dengan kebutuhan taktis di tim nasional. Selain Bali United, Persik Kediri juga menunjukkan taringnya dengan menyumbangkan lima pemain, disusul oleh klub-klub besar lainnya seperti Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta. Keberagaman asal klub ini mencerminkan bahwa radar pencarian bakat Nova Arianto menjangkau seluruh penjuru negeri, memastikan tidak ada talenta potensial yang terlewatkan.
Uji Coba Kontra China: Pematangan Taktik di Indomilk Arena
Sebagai bagian dari persiapan menuju Arab Saudi, tempat berlangsungnya kompetisi bergengsi tersebut, Timnas U17 Indonesia dijadwalkan melakoni dua laga persahabatan internasional melawan Timnas U17 China. Pertandingan ini akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang, yang diprediksi akan menjadi ujian berat sekaligus tolok ukur kesiapan mental para pemain muda. Laga pertama akan dihelat pada Minggu, 8 Februari 2026, pukul 21.00 WIB, sedangkan pertemuan kedua dijadwalkan pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 18.30 WIB. Menghadapi China, yang dikenal memiliki keunggulan fisik dan kedisiplinan taktik, merupakan pilihan strategis bagi Nova Arianto untuk mengevaluasi sejauh mana anak asuhnya mampu menerapkan instruksi di bawah tekanan tinggi.
PSSI menegaskan bahwa dua laga uji coba ini bukan sekadar mengejar hasil akhir, melainkan sebuah proses evaluasi menyeluruh. Tim pelatih akan memantau secara mendalam empat aspek fundamental: teknik individu, ketahanan fisik, pemahaman taktik transisi, hingga kekuatan mental bertanding di level internasional. Hasil dari pertandingan melawan China ini akan menjadi parameter utama bagi Nova Arianto dalam menentukan komposisi final pemain yang akan dibawa ke putaran final Piala Asia U17. Evaluasi ini sangat krusial mengingat persaingan di tingkat Asia akan jauh lebih kompetitif, di mana kesalahan kecil dalam pengambilan keputusan dapat berakibat fatal bagi peluang tim untuk melaju lebih jauh.
Integrasi Pemain Diaspora dan Alumni Turnamen Internasional
Salah satu elemen menarik dalam skuad kali ini adalah pemanggilan Nicholas Indra yang berkarier di luar negeri bersama Rosenborg BK. Kehadiran pemain yang merumput di Eropa diharapkan mampu membawa perspektif baru dan standar profesionalisme yang lebih tinggi ke dalam ruang ganti. Selain itu, komposisi tim ini juga diperkuat oleh para alumni dari berbagai turnamen internasional sebelumnya, termasuk mereka yang sempat mencicipi atmosfer kompetisi di Arab Saudi. Meskipun terdapat beberapa nama yang tidak masuk dalam daftar kali ini, seperti Matthew Baker yang menjadi perbincangan, Nova Arianto tetap percaya pada kedalaman skuad yang ada saat ini untuk menjalankan skema permainan yang ia inginkan.
Persiapan yang dilakukan tidak hanya terpaku pada aspek teknis di lapangan. Sejak pertengahan tahun 2025, Timnas U17 telah menjalani serangkaian pemusatan latihan di berbagai lokasi, mulai dari Bali hingga Yogyakarta. Fokus utama dari TC jangka panjang ini adalah membangun chemistry antar pemain dan menyamakan visi bermain. Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan jadwal uji coba yang berkualitas, harapan publik agar Timnas U17 mampu berbicara banyak di Piala Asia U17 2026 semakin membumbung tinggi. Keberhasilan di ajang ini juga akan menjadi batu loncatan penting bagi generasi emas Indonesia untuk menembus kualifikasi Piala Dunia U17 di masa mendatang.
Daftar Lengkap Skuad Timnas U17 Indonesia
Berikut adalah rincian 28 pemain yang dipanggil untuk memperkuat Timnas U17 Indonesia dalam persiapan menuju Piala Asia U17 2026:
| Posisi | Nama Pemain | Klub Asal |
|---|---|---|
| Penjaga Gawang | Syahdan Caesar | ASIOP |
| Moh. Fahrizal | Persib Bandung | |
| Noah Leo Duvart | Bali United | |
| Bek Tengah | Waliyuddin Shofa A | Persib Bandung |
| Putu Ekayana Yoga P | Bali United | |
| Farik Rizqi | Madura United | |
| Shoyyo Himawan P | Persis Solo | |
| Zidane Raditya Chandra | Persis Solo | |
| Bek Kanan | Farrel Luckyta W | PS Sleman |
| Made Arbi Ananta | Bali United | |
| Handri Dimas Sulityo | Persik Kediri | |
| Bek Kiri | Real Alvaro Salim | Bali United |
| Pandu Aryo | Persik Kediri | |
| Peres Akwila Tjoe | Persija Jakarta | |
| Gelandang | Fardan Faras Prawita | Borneo FC |
| M. Azhar Muzzaki | Persebaya Surabaya | |
| Girly Andrade Guevara | Persik Kediri | |
| Chico Jerichoy | ASIOP | |
| Keanu Sanjaya | Bali United | |
| M. Rain Rizki Pamungkas | Bhayangkara Presisi | |
| Miraj Riski Sulaiman | Madura United | |
| Gelandang Sayap | Mohammad Albar Firdaus | Persik Kediri |
| I Komang Semadi | Bali United | |
| Dava Yunna Adi |

















