Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Via Vallen Hamil Lagi: Momen Tasyakuran Penuh Haru

    Via Vallen Hamil Lagi: Momen Tasyakuran Penuh Haru

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Via Vallen Hamil Lagi: Momen Tasyakuran Penuh Haru

    Via Vallen Hamil Lagi: Momen Tasyakuran Penuh Haru

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Politics

Trump Kembali Tebar Ancaman Saat Iran-AS Negosiasi Nuklir di Oman

Kiki Wijaya by Kiki Wijaya
February 15, 2026
Reading Time: 5 mins read
0
Trump Kembali Tebar Ancaman Saat Iran-AS Negosiasi Nuklir di Oman

#image_title

Di tengah ketegangan geopolitik yang mencapai titik didih di kawasan Timur Tengah, delegasi tingkat tinggi dari Amerika Serikat dan Iran secara resmi memulai babak baru negosiasi nuklir yang krusial di Muscat, Oman, pada Jumat (6/2). Pertemuan diplomatik yang sangat dinantikan ini bertujuan untuk meredam ambisi nuklir Teheran sekaligus mencegah eskalasi militer lebih lanjut setelah serangkaian konfrontasi langsung yang melibatkan serangan udara strategis AS pada pertengahan tahun 2025. Dengan kehadiran tokoh-tokoh kunci seperti Utusan Khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner dari pihak Washington, serta Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dari Teheran, perundingan ini menjadi pertaruhan besar bagi stabilitas global di bawah bayang-bayang ancaman militer Presiden Donald Trump yang menegaskan bahwa kegagalan diplomasi akan berujung pada konsekuensi yang menghancurkan bagi rezim Iran. Fokus utama dari dialog intensif ini adalah memastikan transparansi penuh atas program nuklir Iran guna menjawab kekhawatiran internasional mengenai potensi pengembangan senjata pemusnah massal, sementara di saat yang sama, kedua negara harus menavigasi tumpukan ketidakpercayaan yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun.

RELATED POSTS

PDIP Kecam Rencana Pengiriman TNI ke Gaza

Ketua Umum Golkar Mantap Nyaleg DPR di Pemilu 2029

Indonesia Keluar Dewan Perdamaian? Desakan Koalisi Mengejutkan

Perundingan di Oman ini tidak hanya sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah upaya diplomasi koersif yang melibatkan tokoh-tokoh paling berpengaruh dalam lingkaran kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Penunjukan Steve Witkoff sebagai Utusan Khusus untuk Timur Tengah, didampingi oleh Jared Kushner, menantu Presiden Donald Trump yang memiliki rekam jejak panjang dalam arsitektur perdamaian di kawasan tersebut, menandakan bahwa Washington memandang pertemuan ini dengan urgensi yang sangat tinggi. Di sisi lain, Iran mengutus diplomat senior mereka, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, yang dikenal memiliki pengalaman mendalam dalam negosiasi teknis nuklir. Kehadiran Kushner secara khusus menarik perhatian pengamat internasional, mengingat perannya di masa lalu dalam memfasilitasi normalisasi hubungan antara negara-negara Arab dan Israel, yang menunjukkan bahwa AS mungkin sedang mengupayakan kerangka kerja yang lebih luas daripada sekadar pembatasan nuklir. Washington ingin memastikan bahwa setiap kesepakatan yang dicapai kali ini memiliki mekanisme verifikasi yang jauh lebih ketat dibandingkan kesepakatan-kesepakatan sebelumnya yang dianggap gagal oleh pemerintahan Trump.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, telah memberikan instruksi tegas bahwa cakupan perundingan di Muscat harus melampaui isu pengayaan uranium semata. Rubio menekankan bahwa stabilitas regional tidak akan tercapai selama Iran terus memberikan dukungan logistik, finansial, dan militer kepada berbagai kelompok milisi di Timur Tengah yang dianggap AS sebagai proksi pengganggu keamanan. Selain itu, Rubio juga membawa isu domestik Iran ke meja perundingan, termasuk penanganan keras pemerintah Teheran terhadap aksi demonstrasi besar-besaran yang mengguncang negara itu dari Desember hingga Januari lalu. Bagi Washington, perilaku rezim terhadap rakyatnya sendiri dan aktivitas eksternalnya di kawasan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari kredibilitas mereka dalam mematuhi perjanjian nuklir. Pendekatan “tekanan maksimum” yang diperbarui ini memaksa Iran untuk menghadapi tuntutan yang sangat kompleks, di mana mereka harus memilih antara isolasi ekonomi yang lebih berat atau melakukan kompromi besar pada kedaulatan kebijakan luar negeri mereka.

Dinamika Diplomasi di Muscat: Antara Harapan dan Ketegangan Militer

Kementerian Luar Negeri Iran, melalui pernyataan resmi Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, menyatakan kesiapan mereka untuk terlibat dalam diskusi teknis dan politik yang mendalam, namun dengan catatan kaki yang sangat tebal mengenai sejarah diplomasi masa lalu. Araghchi, melalui platform media sosial X, menegaskan bahwa Iran memasuki ruang perundingan dengan “mata terbuka” dan memori yang masih segar mengenai pengkhianatan komitmen yang mereka klaim dilakukan oleh pihak Barat di masa lalu. Bagi Teheran, prinsip kesetaraan dan saling menghormati bukanlah sekadar retorika diplomatik, melainkan pilar utama yang akan menentukan apakah sebuah kesepakatan dapat bertahan lama atau hanya akan menjadi dokumen tanpa arti. Araghchi menekankan bahwa meskipun Iran memiliki itikad baik untuk meredakan ketegangan, mereka tidak akan mengorbankan hak-hak dasar mereka dalam pengembangan teknologi nuklir untuk tujuan damai, dan setiap komitmen yang dibuat oleh AS harus dihormati secara konsisten tanpa adanya perubahan kebijakan yang mendadak di masa depan.

Latar belakang perundingan ini sangat dipengaruhi oleh peristiwa traumatis pada Juni 2025, ketika militer Amerika Serikat melancarkan serangan presisi terhadap sejumlah target strategis yang terkait dengan fasilitas nuklir di Iran. Washington pada saat itu mengeklaim bahwa operasi militer tersebut merupakan langkah preventif yang berhasil menghentikan kemajuan signifikan Iran dalam memproduksi material nuklir tingkat senjata. Serangan tersebut tidak hanya menghancurkan infrastruktur fisik, tetapi juga meruntuhkan sisa-sisa kepercayaan diplomatik yang ada, membawa kedua negara ke ambang perang terbuka. Sejak saat itu, hubungan bilateral kedua negara berada dalam fase paling berbahaya dalam beberapa dekade terakhir. Ketegangan semakin diperparah oleh ancaman langsung dari Presiden Donald Trump yang menyatakan kesiapannya untuk melakukan intervensi militer lebih lanjut jika Teheran terus menggunakan kekerasan mematikan untuk membungkam para demonstran di dalam negeri, menciptakan situasi di mana diplomasi di Oman ini benar-benar menjadi jalur terakhir sebelum konfrontasi bersenjata yang lebih luas pecah.

Eskalasi Ancaman dan Tuntutan Perluasan Agenda Perundingan

Menjelang pembukaan sesi negosiasi, atmosfer di Gedung Putih menunjukkan perpaduan antara keinginan untuk mencapai solusi diplomatik dan kesiapan untuk menggunakan kekuatan militer yang luar biasa. Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan pesan yang sangat keras bahwa meskipun Presiden Trump menginginkan sebuah kesepakatan yang komprehensif dan adil, ia tidak akan ragu untuk mengambil tindakan drastis jika Iran menunjukkan tanda-tanda ketidaktulusan atau upaya untuk mengulur waktu. Leavitt secara eksplisit mengingatkan rezim Iran bahwa Trump bertindak sebagai panglima tertinggi dari militer paling kuat dalam sejarah dunia, yang memiliki berbagai opsi di luar jalur diplomasi. Pernyataan ini dipandang sebagai upaya untuk menekan delegasi Iran agar memberikan konsesi signifikan sejak awal pertemuan, sekaligus memberikan sinyal kepada sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk bahwa Washington tetap berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan regional dari ancaman nuklir Iran.

Negara-negara tetangga di kawasan Teluk, terutama Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, mengamati dengan saksama perkembangan di Muscat dengan rasa cemas yang mendalam. Mereka khawatir bahwa kegagalan untuk mencapai kesepakatan akan memicu perlombaan senjata nuklir di kawasan tersebut atau menyebabkan pecahnya konflik regional yang akan melumpuhkan ekonomi global, terutama terkait pasokan energi dunia melalui Selat Hormuz. Trump sendiri telah melontarkan peringatan bahwa “hal-hal buruk” dapat terjadi jika Iran tidak memanfaatkan kesempatan di Oman ini untuk memperbaiki hubungan dengan komunitas internasional. Oleh karena itu, hasil dari perundingan ini akan sangat menentukan arsitektur keamanan Timur Tengah untuk dekade mendatang. Apakah Oman akan kembali berhasil menjadi jembatan perdamaian seperti yang mereka lakukan pada tahun 2015, ataukah pertemuan ini hanya akan menjadi catatan kaki sebelum terjadinya eskalasi militer yang tak terelakkan, semuanya kini bergantung pada fleksibilitas diplomatik yang ditunjukkan oleh kedua belah pihak di meja perundingan.

Secara keseluruhan, perundingan nuklir di Oman ini merupakan ujian bagi paradigma kebijakan luar negeri “America First” yang dipadukan dengan tuntutan Iran akan kedaulatan penuh. Dengan agenda yang mencakup pengawasan nuklir, aktivitas milisi regional, hingga hak asasi manusia, beban yang dipikul oleh Steve Witkoff dan Abbas Araghchi sangatlah berat. Dunia kini menunggu apakah retorika keras dari Washington dan sikap defensif dari Teheran dapat melunak demi mencapai stabilitas transnasional, ataukah perbedaan ideologis dan keamanan yang fundamental akan terus menjauhkan kedua negara dari perdamaian yang berkelanjutan. Di balik pintu tertutup di Muscat, masa depan keamanan nuklir dunia sedang dipertaruhkan dalam sebuah drama diplomasi tingkat tinggi yang hasilnya akan mengguncang tatanan global.

Tags: Donald Trumpgeopolitik globalhubungan AS-IranKonflik Timur Tengahnegosiasi nuklir iran
ShareTweetPin
Kiki Wijaya

Kiki Wijaya

Related Posts

PDIP Kecam Rencana Pengiriman TNI ke Gaza
Politics

PDIP Kecam Rencana Pengiriman TNI ke Gaza

February 28, 2026
Ketua Umum Golkar Mantap Nyaleg DPR di Pemilu 2029
Politics

Ketua Umum Golkar Mantap Nyaleg DPR di Pemilu 2029

February 28, 2026
Indonesia Keluar Dewan Perdamaian? Desakan Koalisi Mengejutkan
Politics

Indonesia Keluar Dewan Perdamaian? Desakan Koalisi Mengejutkan

February 27, 2026
Tegas! Prabowo Pastikan Negosiasi Internasional Selalu Menguntungkan Indonesia
Politics

Tegas! Prabowo Pastikan Negosiasi Internasional Selalu Menguntungkan Indonesia

February 27, 2026
Prabowo ke AS: Bertemu Trump, Dilepas Gibran
Politics

Prabowo ke AS: Bertemu Trump, Dilepas Gibran

February 27, 2026
Mengenal Racun Katak Panah yang Diduga Menewaskan Alexei Navalny
Politics

Mengenal Racun Katak Panah yang Diduga Menewaskan Alexei Navalny

February 27, 2026
Next Post
Terungkap! 5 Pegawai Astro Visum Usai Penganiayaan

Terungkap! 5 Pegawai Astro Visum Usai Penganiayaan

SPBU Swasta Wajib Solar Lokal April 2026: Aturan Baru ESDM

SPBU Swasta Wajib Solar Lokal April 2026: Aturan Baru ESDM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Pearly/Thinaah Juara Indonesia Masters 2026: Kemenangan Tanpa Keringat?

Pearly/Thinaah Juara Indonesia Masters 2026: Kemenangan Tanpa Keringat?

January 29, 2026
Pandji Pragiwaksono Dipanggil Polda Metro Jaya Jumat Ini

Pandji Pragiwaksono Dipanggil Polda Metro Jaya Jumat Ini

February 10, 2026
Awkarin Ziarah Makam Lula: Hidup Takkan Sama

Awkarin Ziarah Makam Lula: Hidup Takkan Sama

February 11, 2026

Popular Stories

  • Candaan Pandji Berujung Sanksi: Wajib Potong Babi di Toraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Utamakan Negosiasi, Bukan Perang dengan Iran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Detik-detik Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak OTK Terekam CCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AI Bertanggung Jawab: Kunci Masa Depan Teknologi Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Damkar Kota Bogor Tambah Armada Baru, Respon Darurat Lebih Cepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Sambangi Taman Siswa, Pandu Negeri Desak Negara Sejahterakan Guru
  • Via Vallen Hamil Lagi: Momen Tasyakuran Penuh Haru
  • Imlek 2026: 245 Ribu Kendaraan Padati Tol Cipali!

Categories

  • Administrasi Pajak
  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bea dan Cukai
  • Beasiswa Olahraga
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Bisnis
  • Bisnis Hewan Peliharaan
  • Budaya
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Etika Lingkungan
  • Game
  • Health
  • Hiburan
  • Horoskop
  • Hukum
  • Hukum Hiburan
  • Hukum Teknologi
  • Industri Hijau
  • Infrastruktur
  • Isu Sosial
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Kecelakaan Umum
  • Kedaulatan Digital
  • Keluarga
  • Kepatuhan Zakat
  • Keruntuhan Struktur
  • Keselamatan Penerbangan
  • Korupsi
  • Kriminal
  • Kripto
  • Lalu Lintas
  • Layanan Publik
  • Libur Nasional
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Media dan Jurnalistik
  • Misi Perdamaian
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Otomotif
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pasar Modal
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Politics
  • Promo Belanja
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Seni Rupa
  • Sports
  • Tech
  • Transformasi Hidup
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026