Di penghujung jendela transfer paruh musim Super League 2025/2026, Persija Jakarta secara mengejutkan mengamankan tanda tangan kiper potensial, Cyrus Margono, pada Jumat (6/2/2026) malam WIB. Keputusan strategis ini menandai langkah agresif “Macan Kemayoran” untuk memperkuat fondasi tim di sisa kompetisi, dengan Margono yang lahir di Mount Kisco, New York, Amerika Serikat, menjadi rekrutan ketujuh di tengah musim. Pengumuman resmi yang diiringi dengan sapaan antusias, “Tangan yang tenang. Fokus yang tajam. Seorang penjaga baru untuk Persija, Cyrus Margono!” melalui akun media sosial klub, menegaskan kehadiran pemain berdarah Indonesia-Amerika Serikat ini yang sebelumnya santer dirumorkan.
Kedatangan Cyrus Margono menjadi sorotan utama lantaran rumor kepindahannya ke Persija Jakarta baru mengemuka pada hari yang sama, yang notabene merupakan batas akhir pendaftaran pemain. Fakta bahwa proses transfer ini rampung dalam waktu kurang dari 24 jam, minim bocoran informasi sebelumnya, menunjukkan efektivitas dan kecepatan manajemen Persija dalam mengeksekusi target transfernya. Margono kini diproyeksikan menjadi kepingan terakhir yang dibutuhkan Persija untuk mengarungi sisa musim Super League 2025/2026 dengan kekuatan penuh.
Perombakan Skuad Signifikan di Tengah Musim
Perekrutan Cyrus Margono bukan merupakan satu-satunya langkah Persija Jakarta dalam memperkuat timnya di paruh kedua musim ini. Kehadirannya melengkapi enam pemain baru lainnya yang telah diperkenalkan sebelumnya, menunjukkan ambisi besar klub ibu kota untuk bersaing di papan atas. Perombakan skuad ini mencakup berbagai lini, mulai dari pertahanan hingga lini serang. Di sektor belakang, Persija telah memperkuat barisan dengan mendatangkan Fajar Fathurrahman sebagai bek kanan, Shayne Pattynama mengisi posisi bek kiri, dan Paulo Ricardo yang akan memperkokoh lini tengah pertahanan. Sementara itu, lini tengah tim diperkuat oleh kehadiran Jean Mota, seorang gelandang yang diharapkan mampu mendikte permainan. Sektor penyerangan pun tak luput dari perhatian, dengan kedatangan Alaeddine Ajaraie dan Mauro Zijlstra yang siap memberikan ancaman bagi pertahanan lawan.
Profil dan Latar Belakang Karier Cyrus Margono
Cyrus Margono, yang memiliki darah keturunan Indonesia dan Iran, bergabung dengan Persija Jakarta dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama KF Dukagjini, klub kasta tertinggi Liga Kosovo, berakhir pada 1 Januari 2026. Pengalaman bermainnya di Eropa menjadi nilai tambah yang signifikan bagi Persija. Selama berseragam KF Dukagjini, Margono mencatatkan penampilan impresif di putaran pertama liga, dengan total 12 pertandingan yang dijalaninya. Dalam kurun waktu tersebut, ia berhasil mencatatkan empat kali nirbobol (cleansheet) dan hanya kebobolan sebanyak 15 gol. Performa yang cukup solid ini menunjukkan kemampuannya dalam menjaga gawang.
Namun, seiring berjalannya waktu, peran Margono di KF Dukagjini mulai berkurang. Ia sempat menghuni bangku cadangan dalam dua pertandingan berikutnya sebelum akhirnya tidak lagi masuk dalam daftar skuad dari pekan ke-15 hingga ke-18, yang kemudian berujung pada perpisahannya dengan klub pada awal tahun 2026. Meskipun mengalami penurunan menit bermain di akhir masa baktinya di Kosovo, rekam jejaknya di awal musim tetap menjadi bukti kualitasnya sebagai seorang penjaga gawang.
Usia Cyrus Margono yang masih tergolong muda, lahir pada 9 November 2001, menjadikannya investasi jangka panjang yang berharga bagi Persija Jakarta. Pengalamannya di kompetisi Eropa, meskipun singkat, memberikan perspektif dan kemampuan yang berbeda dibandingkan dengan kiper lokal. Kehadirannya diharapkan tidak hanya mampu bersaing secara sehat dengan kiper-kiper Persija lainnya, tetapi juga memberikan dimensi baru dalam strategi permainan tim, terutama dalam hal distribusi bola dan koordinasi pertahanan.
Dampak dan Ekspektasi Terhadap Kehadiran Margono
Perekrutan Cyrus Margono di hari terakhir bursa transfer ini mengindikasikan bahwa Persija Jakarta memiliki daftar target yang jelas dan bergerak cepat untuk memenuhinya. Kehadirannya sebagai kiper ketujuh di paruh musim ini diharapkan dapat memberikan persaingan yang sehat di internal tim dan meningkatkan performa lini pertahanan secara keseluruhan. Dengan rekam jejak yang cukup baik di Eropa, Margono berpotensi menjadi pilihan utama atau setidaknya memberikan tekanan signifikan kepada kiper-kiper yang sudah ada.
Para penggemar Persija, yang dikenal dengan julukan The Jakmania, tentu memiliki ekspektasi tinggi terhadap pemain-pemain baru, termasuk Cyrus Margono. Mereka berharap kedatangan pemain-pemain berkualitas ini dapat membawa Persija meraih hasil yang lebih baik di sisa kompetisi Super League 2025/2026. Peran Margono tidak hanya sebatas menjaga gawang, tetapi juga menjadi simbol dari upaya Persija untuk terus berinovasi dan mencari talenta terbaik, baik dari dalam maupun luar negeri, demi kejayaan klub.

















