Persija Jakarta secara resmi menggebrak bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 dengan melakukan perombakan skuad yang signifikan demi menjaga asa di papan atas klasemen. Langkah strategis ini ditandai dengan perekrutan penjaga gawang muda berbakat, Cyrus Margono, serta keputusan mengejutkan untuk meminjamkan gelandang kreatif asal Jepang, Ryo Matsumura. Keputusan yang diumumkan secara resmi pada Sabtu, 7 Februari 2026 ini, diambil oleh manajemen Macan Kemayoran untuk memperkuat kedalaman tim sekaligus memberikan ruang bagi pemain yang membutuhkan menit bermain lebih reguler setelah pulih dari cedera panjang. Melalui manuver ini, Persija tidak hanya berfokus pada hasil instan di putaran kedua, tetapi juga sedang menyusun fondasi jangka panjang yang kokoh untuk menghadapi persaingan kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia yang semakin kompetitif dan menuntut fisik yang prima.
Visi Jangka Panjang: Cyrus Margono Sebagai Investasi Strategis
Perekrutan Cyrus Margono bukan sekadar tambahan pemain biasa di jendela transfer Januari, melainkan sebuah investasi jangka menengah yang sangat diperhitungkan oleh manajemen Persija. Kiper kelahiran New York, Amerika Serikat, pada 9 November 2001 ini, diikat dengan kontrak berdurasi 2,5 musim, sebuah durasi yang menunjukkan kepercayaan tinggi klub terhadap potensinya. Profil Cyrus yang memiliki latar belakang keturunan Indonesia menjadikannya aset berharga, terutama dengan statusnya yang kini telah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa pemilihan Cyrus didasarkan pada kombinasi antara kualitas teknik yang mumpuni dan pengalaman internasional yang ia miliki di usia yang masih sangat produktif, yakni 24 tahun. Prapanca berharap kehadiran Cyrus dapat menciptakan persaingan sehat di sektor penjaga gawang dan menjadi pilar penting bagi tim dalam dua hingga tiga musim ke depan saat Persija bertransformasi menjadi tim yang lebih modern.
Menilik rekam jejak kariernya, Cyrus Margono memiliki portofolio yang cukup impresif bagi seorang penjaga gawang muda yang merintis karier di luar negeri. Ia mengasah kemampuan dasarnya di sistem pembinaan sepak bola Amerika Serikat yang kompetitif bersama Denver Pioneers pada periode 2020–2021, sebelum melanjutkan pengembangan bakatnya ke UK Wildcats pada tahun 2021. Petualangannya kemudian berlanjut ke Benua Biru, di mana ia bergabung dengan raksasa Yunani, Panathinaikos. Di sana, ia memperkuat tim B Panathinaikos di kasta kedua Liga Yunani selama tiga tahun, dari 2021 hingga 2024, sebuah pengalaman yang membentuk mentalitas bertandingnya di Eropa. Sebelum akhirnya mendarat di Jakarta, Cyrus sempat mencicipi atmosfer kompetisi kasta tertinggi di Kosovo bersama KF Dukagjini pada musim 2025/2026. Di klub tersebut, ia mencatatkan 12 penampilan dengan total 1.089 menit bermain, melengkapi catatan musim sebelumnya di mana ia tampil dalam 17 pertandingan dengan total 1.530 menit bermain. Pengalaman lintas benua inilah yang diharapkan mampu dibawa Cyrus ke dalam ruang ganti Persija untuk memperkuat mentalitas tim.
Statistik dan Rekam Jejak Cyrus Margono
| Klub | Negara | Periode | Menit Bermain (Terakhir) |
| Denver Pioneers | Amerika Serikat | 2020-2021 | Pengembangan Kolektif |
| Panathinaikos B | Yunani | 2021-2024 | Kompetisi Kasta Kedua |
| KF Dukagjini | Kosovo | 2025-2026 | 1.089 Menit (12 Laga) |
| Persija Jakarta | Indonesia | 2026-Sekarang | Kontrak 2,5 Musim |

















