| Tim | Posisi | Nama Pemain (Pemain Pengganti) |
|---|---|---|
| Udinese | Kiper | Okoye |
| Belakang | Kristensen, Kabasele (Bertola 74’), Solet | |
| Tengah | Zanoli (Ehizibue 75’), Piotrowski (Miller 45’), Karlstrom, Ekkelenkamp (Bayo 84’), Kamara | |
| Depan | Atta (Gueye 75’), Davis | |
| Inter Milan | Kiper | Sommer |
| Belakang | Bisseck, Akanji, Carlos Augusto (Acerbi 77’) | |
| Tengah | Luis Henrique, Barella, Zielinski (Sucic 88’), Mkhitaryan (Frattesi 78’), Dimarco | |
| Depan | Esposito (Bonny 67’), Lautaro Martinez (De Vrij 88’) |
Secara keseluruhan, statistik menunjukkan bahwa Inter Milan unggul dalam segala aspek, mulai dari persentase penguasaan bola yang mencapai lebih dari 60%, jumlah tembakan tepat sasaran, hingga akurasi operan di area lawan. Kemenangan ini mempertegas posisi Inter Milan sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini, meskipun mereka perlu mengevaluasi efisiensi penyelesaian akhir mereka yang gagal menambah pundi-pundi gol di laga ini. Bagi Udinese, penampilan gemilang Maduka Okoye menjadi catatan positif di tengah kekalahan, menunjukkan bahwa mereka memiliki pertahanan yang cukup solid untuk menghadapi tim-tim besar di Serie A. Pertandingan ini berakhir dengan tensi tinggi, menunjukkan betapa kompetitifnya persaingan di liga kasta tertinggi Italia tersebut.

















