Sebuah gelombang kritik menghampiri presenter kondang Enzy Storia setelah debutnya sebagai co-host dalam ajang pencarian bakat bergengsi, Indonesian Idol. Penampilan perdananya pada Senin (9/2) malam, yang seharusnya menjadi sorotan positif, justru memicu perdebatan hangat di kalangan penonton. Enzy sendiri, dengan sikap terbuka yang menjadi ciri khasnya, secara proaktif meminta masukan dari para penggemar dan pengikutnya melalui platform media sosial Threads. Permintaan evaluasi ini, yang bertujuan untuk perbaikan diri, tanpa disangka membuka kotak pandora beragam opini, mulai dari dukungan hingga komentar pedas yang menyoroti gaya pembawaannya yang dianggap terlalu “berisik” oleh sebagian pihak dalam konteks acara sebesar Indonesian Idol.
Respons Terbuka Enzy Storia Terhadap Kritik Penonton
Inisiatif Enzy Storia untuk meminta umpan balik publik melalui akun Threads-nya merupakan langkah strategis yang menunjukkan kedewasaan profesionalnya. Pada Selasa (10/2), ia menuliskan sebuah unggahan yang mengundang para penonton Indonesian Idol untuk berbagi pandangan mereka mengenai penampilannya. “Ada yang nonton Indonesia Idol tadi malam? Boleh, ya, kalo ada masukan teman teman ku akan baca satu persatu. Terima kasih,” demikian bunyi pesannya yang mengundang interaksi. Unggahan ini segera dibanjiri oleh beragam tanggapan dari para pengikutnya. Sebagian besar komentar yang muncul bernada kritis, dengan beberapa di antaranya secara eksplisit menyatakan ketidaknyamanan mereka terhadap kehadiran Enzy di panggung Indonesian Idol. Kritikan tersebut umumnya berfokus pada gaya pembawaannya yang dianggap terlalu energik dan berisik, kontras dengan nuansa kompetisi yang lebih serius.
Beberapa komentar yang diunggah oleh pengguna Threads menyoroti aspek “berisik” tersebut. Salah satu akun berkomentar, “Enzi sorry kamu lama lama annoying. Sok asik jatuhnya asik sendiri,” yang mengindikasikan persepsi bahwa gaya Enzy terkesan berlebihan dan kurang natural dalam konteks acara tersebut. Komentar lain memperkuat pandangan ini dengan menyatakan, “Jujur iyaaa banget kak enzi berisik dan selalu mau point,” yang menggambarkan bahwa presenter yang dikenal melalui program “Tonight Show” ini dinilai selalu berusaha menjadi pusat perhatian. Kritik-kritik ini, meskipun bernada tajam, menjadi bahan evaluasi penting bagi Enzy dalam memahami persepsi publik terhadap penampilannya.
Evaluasi dan Adaptasi: Komitmen Enzy untuk Perbaikan
Menanggapi berbagai masukan yang diterimanya, Enzy Storia menunjukkan sikap profesionalisme yang patut diacungi jempol. Alih-alih merasa tersinggung, ia justru menyambut baik setiap komentar yang masuk, baik yang bersifat membangun maupun yang bernada tajam. Melalui akun Threads-nya, Enzy menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk memberikan penilaian. “Btw terima kasih masukannya ya, ada yang selipan jadi ngatain juga ni guaaaah liat liat Haahahahahah aman aja, ku terima dan perbaiki ya,” tulisnya, menunjukkan bahwa ia melihat kritik sebagai peluang untuk berkembang. Sikap ini menegaskan komitmennya untuk terus belajar dan beradaptasi demi memberikan penampilan terbaik di setiap kesempatan.
Lebih lanjut, Enzy menjelaskan bahwa ia tidak hanya mengandalkan penilaian dari publik, tetapi juga secara aktif mengikuti arahan dan masukan dari tim produksi Indonesian Idol. Ia mengungkapkan bahwa tim produksi telah memberikan instruksi agar ia tetap mempertahankan ciri khasnya yang enerjik, namun dengan penyesuaian porsi agar tidak terkesan berlebihan. “Sama ya ikutin brief dari tim juga tidak menghilangkan ‘Enzy’ nya tapi sesuai porsi biar gak berisik ceunah,” tandasnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Enzy berupaya menyeimbangkan antara identitas pribadinya sebagai presenter dengan tuntutan dan kebutuhan sebuah acara televisi berskala besar seperti Indonesian Idol. Kolaborasi antara masukan dari penonton dan arahan dari tim produksi diharapkan dapat menghasilkan performa co-host yang lebih optimal.
Dukungan dan Prospek ke Depan
Meskipun sebagian penonton melontarkan kritik terhadap gaya pembawaannya, kehadiran Enzy Storia di panggung Indonesian Idol juga disambut positif oleh sebagian besar audiens. Banyak penggemar yang justru menilai bahwa energi dan gaya khas Enzy memberikan warna baru yang segar bagi jajaran host Indonesian Idol. Mereka berpendapat bahwa kepribadiannya yang ceria dan interaktif mampu menghidupkan suasana kompetisi yang terkadang terasa tegang. Dukungan ini terlihat dari berbagai komentar positif yang juga mengalir di media sosial, di mana para penggemar memberikan semangat dan apresiasi atas usahanya. Bintang film seperti “Hello Ghost” dan “Yakin Nikah” ini memang dikenal memiliki basis penggemar yang loyal, yang selalu mendukung setiap langkah kariernya.
Peran Enzy sebagai co-host Indonesian Idol, bersama dengan presenter senior seperti Robby Purba, menandai sebuah babak baru dalam dinamika pembawaan acara pencarian bakat tersebut. Perpaduan antara gaya Enzy yang kontemporer dan pengalaman Robby Purba diharapkan dapat menciptakan harmoni yang menarik bagi penonton. Meskipun menghadapi tantangan awal berupa kritik, sikap terbuka dan kemauan Enzy untuk belajar serta beradaptasi menjadi modal penting untuk kesuksesan peran ini di masa mendatang. Evaluasi yang berkelanjutan, baik dari tim produksi maupun dari audiens, akan terus menjadi panduan bagi Enzy dalam menyempurnakan performanya, memastikan bahwa kehadirannya di Indonesian Idol tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi kelancaran acara.

















