Dalam sebuah kisah pilu yang mengguncang publik, detik-detik terakhir kehidupan mendiang Tika Mega Lestari diselimuti duka mendalam akibat tekanan mental yang hebat, dipicu oleh sebuah pesan singkat dari suaminya, Pesulap Merah atau Marcel Radhival. Peristiwa tragis ini terjadi pada tanggal 17 Januari, hanya beberapa hari menjelang operasi ketiganya yang krusial, dan memicu keinginan Tika untuk bercerai serta menolak bertemu Marcel. Tika menghembuskan napas terakhirnya pada 27 Januari 2026 karena komplikasi anemia aplastik
















