Konten Kreator Ternama Mohan Hazian Mengaku Bersalah dan Mundur dari Brand Miliknya, Thanksinsomnia, di Tengah Tuduhan Pelecehan Seksual
Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari dunia fashion lokal Indonesia, di mana Mohan Hazian, seorang konten kreator yang juga dikenal sebagai pemilik brand streetwear ternama, Thanksinsomnia, akhirnya angkat bicara mengenai tuduhan pelecehan seksual yang menyeret namanya. Melalui sebuah pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Mohan Hazian secara terbuka mengakui perbuatannya yang tidak pantas dan menyatakan pengunduran dirinya dari semua posisi di perusahaan yang ia dirikan. Keputusan ini diambil setelah seorang perempuan diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh sosok berinisial M, yang kemudian dikaitkan publik dengan Mohan Hazian. Pengakuan ini menandai babak baru dalam karirnya, di mana ia berjanji untuk bertanggung jawab penuh atas tindakannya, melakukan evaluasi diri, dan memohon maaf kepada semua pihak yang terdampak.
Mohan Hazian, yang selama ini dikenal sebagai figur publik di industri kreatif dan fashion, kini menghadapi konsekuensi serius atas tuduhan yang dilayangkan kepadanya. Dalam surat pernyataan yang dirilis pada 11 Februari 2026 di Tangerang, Mohan tidak berusaha menyangkal atau membenarkan tindakannya. Sebaliknya, ia secara eksplisit menyampaikan permintaan maaf yang tulus. “Pada kesempatan kali ini saya, Mohan Hazian, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas tindakan tidak pantas yang telah saya lakukan terhadap model atau talent yang pernah bekerja sama dengan brand milik saya,” demikian kutipan dari pernyataannya yang mempertegas pengakuannya. Pernyataan ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kesalahan pribadi, tetapi juga merupakan pengakuan atas dampak luas yang ditimbulkan oleh perbuatannya tersebut, yang melampaui batas profesionalisme dan merambah ke ranah pribadi, menyebabkan luka dan keresahan bagi banyak pihak, termasuk seluruh karyawan di bawah naungan brand miliknya.
Lebih lanjut, Mohan Hazian menegaskan bahwa perbuatannya merupakan sebuah kekhilafan yang tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Ia mengakui telah melanggar garis pemisah yang krusial antara hubungan profesional dan personal, sebuah pelanggaran yang berujung pada luka emosional dan dampak negatif yang signifikan. Pengakuan ini menunjukkan pemahaman mendalam dari Mohan mengenai keseriusan tindakannya dan dampaknya terhadap individu yang terlibat, serta terhadap citra perusahaannya. Ia menyadari bahwa tindakannya tidak seharusnya terjadi dan menimbulkan pertanyaan serius mengenai integritas dan etika dalam lingkungan kerja, terutama dalam industri yang seringkali melibatkan interaksi dekat antara kreator, model, dan tim. Pernyataan ini juga menyoroti betapa pentingnya menjaga batasan-batasan profesional untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan saling menghormati.
Mohan Hazian Mengambil Langkah Pertanggungjawaban Penuh dan Mundur dari Thanksinsomnia
Sebagai bentuk akuntabilitas atas segala tindakan yang telah dilakukannya, Mohan Hazian menyatakan kesiapannya untuk menerima dan memikul seluruh tanggung jawab tanpa mencari alasan atau mengalihkan kesalahan kepada pihak lain. Ia secara tegas menyatakan, “Saya menerima tanggung jawab tanpa pembenaran atau pengalihan kesalahan kepada siapa pun.” Sikap ini mencerminkan kesadaran akan pentingnya kejujuran dan keberanian dalam menghadapi konsekuensi perbuatan. Mohan juga menyampaikan bahwa ia sepenuhnya menghormati hak-hak para pihak terkait dan segala langkah hukum atau keputusan yang mungkin mereka ambil sebagai akibat dari kejadian ini. Ia tidak ingin ada pihak lain yang terseret dalam masalah ini, termasuk orang-orang yang bekerja bersamanya di Thanksinsomnia, karena ia menganggap hal tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadinya. Pernyataan ini bertujuan untuk melindungi reputasi dan kesejahteraan timnya dari gejolak yang disebabkan oleh masalah pribadinya.
Konsekuensi paling signifikan dari pengakuan ini adalah keputusan Mohan Hazian untuk mengundurkan diri dari semua jabatan dan perannya di Thanksinsomnia, brand fashion streetwear yang ia dirikan dan kembangkan. “Sebagai konsekuensi langsung dari tindakan yang saya lakukan, saya dengan ini menyatakan mengundurkan diri dari seluruh jabatan, peran profesional dan keterlibatan publik yang saya emban saat ini di Thanksinsomnia,” tegasnya. Langkah ini menunjukkan keseriusan Mohan dalam mengambil tindakan nyata sebagai bentuk pertanggungjawaban. Pengunduran diri ini tidak hanya berdampak pada posisinya di perusahaan, tetapi juga pada keterlibatannya dalam kegiatan publik yang selama ini menjadi bagian dari citra dirinya sebagai seorang konten kreator dan pengusaha. Keputusan ini diambil untuk memberikan ruang bagi Thanksinsomnia untuk bergerak maju tanpa bayang-bayang kontroversi yang melilit pendirinya, serta untuk memungkinkan Mohan Hazian fokus pada proses pemulihan dan refleksi diri.
Evaluasi Diri dan Komitmen untuk Perubahan Pasca-Kasus Pelecehan Seksual
Lebih dari sekadar pengunduran diri, Mohan Hazian juga berkomitmen untuk melakukan evaluasi diri secara mendalam dan mencari pendampingan profesional. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Ia menyadari bahwa perubahan diri yang fundamental sangat diperlukan untuk memperbaiki kesalahan masa lalu dan membangun kembali kepercayaan. “Saya menyampaikan penyesalan yang mendalam atas dampak yang telah ditimbulkan. Saya minta maaf sekali lagi,” ucapnya, menunjukkan penyesalan yang tulus atas luka dan ketidaknyamanan yang telah ia sebabkan. Pernyataan ini menjadi bukti bahwa Mohan tidak hanya mengakui kesalahannya, tetapi juga bertekad untuk belajar dari pengalaman pahit ini dan bertransformasi menjadi individu yang lebih baik.
Kasus ini sendiri mulai mencuat ke publik setelah seorang perempuan membuat pengakuan di platform media sosial X, yang kemudian beredar luas dan mengaitkan kejadian tersebut dengan sosok berinisial M, yang banyak diasumsikan sebagai Mohan Hazian. Pengakuan korban tersebut memicu diskusi publik yang luas mengenai isu pelecehan seksual, terutama dalam industri kreatif yang rentan terhadap dinamika kekuasaan. Pernyataan resmi Mohan Hazian ini menjadi respons langsung terhadap spekulasi dan tuduhan yang berkembang, sekaligus memberikan klarifikasi yang dibutuhkan oleh publik dan pihak-pihak yang terlibat. Pengakuan ini diharapkan dapat menjadi awal dari proses penyembuhan bagi korban dan memberikan pelajaran berharga bagi seluruh pelaku industri mengenai pentingnya etika, integritas, dan penghormatan terhadap sesama.

















