Dalam sebuah pertunjukan dominasi yang tak terbantahkan, Malut United sukses menghancurkan perlawanan Persijap Jepara dengan skor telak 4-0 dalam lanjutan pekan ke-21 Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di markas kebanggaan Laskar Kie Raha, Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Jumat, 13 Februari 2026, pukul 19.00 WIB, menjadi saksi bisu kebangkitan tim tuan rumah yang sebelumnya sempat dilanda tren negatif. Kemenangan meyakinkan ini tidak hanya memutus rentetan hasil kurang memuaskan Malut United di ajang Super League, tetapi juga menegaskan status Gelora Kie Raha sebagai benteng yang sulit ditembus. Dengan gol-gol krusial dari Igor Inocencio, serta kontribusi signifikan dari trio mantan punggawa Persib Bandung, Ciro Alves, Tyronne del Pino, dan David da Silva, Malut United menampilkan efektivitas serangan yang memukau dan pertahanan solid yang menjadi kunci keberhasilan mereka meraih tiga poin penuh di hadapan publik sendiri.
Dominasi Laskar Kie Raha dan Tren Positif di Kandang
Kemenangan telak 4-0 atas Persijap Jepara ini menjadi penegasan atas kekuatan Malut United, terutama saat bermain di kandang. Stadion Gelora Kie Raha seolah menjadi panggung bagi Laskar Kie Raha untuk menunjukkan performa terbaik mereka, sebuah pola yang telah terlihat dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Merujuk pada catatan pertandingan lain, Malut United juga pernah membantai Persik Kediri dengan skor identik 4-0 pada pekan ke-18 Super League di stadion yang sama pada 24 Januari 2026. Bahkan, tim sekelas PSBS Biak pun pernah merasakan amukan Malut United di Gelora Kie Raha dengan dihantam enam gol tanpa balas. Rentetan hasil ini mengukuhkan reputasi Malut United sebagai tim yang sangat berbahaya di hadapan pendukungnya sendiri, mampu memutus tren buruk dan menghentikan rekor kemenangan beruntun tim tamu, seperti yang pernah mereka lakukan saat menaklukkan lawan dengan skor 2-0, di mana Igor Inocencio dan Ciro Alves turut menyumbangkan gol. Dalam laga melawan Persijap ini, keunggulan Malut United dibuka oleh bek tengah asal Brasil, Igor Inocencio, pada menit ke-11. Kemudian, sorotan tertuju pada trio eks Persib Bandung yang memang dikenal memiliki ketajaman dan kreativitas tinggi. Ciro Alves mencetak gol di menit ke-23, disusul oleh Tyronne del Pino di menit ke-68, dan ditutup oleh David da Silva pada menit ke-77. Kontribusi kolektif ini menunjukkan kedalaman skuad serta kemampuan adaptasi taktik yang mumpuni dari pelatih Hendri Susilo.
Detik-detik Kunci Babak Pertama: Serangan Balik dan Efektivitas Optimal
Meskipun skor akhir menunjukkan dominasi mutlak Malut United, jalannya babak pertama tidak sepenuhnya tanpa perlawanan dari tim tamu. Persijap Jepara sejatinya berhasil menciptakan ancaman nyata di awal laga. Baru dua menit pertandingan berjalan, Iker Guarrotxena, yang berdiri bebas tanpa pengawalan ketat di depan gawang Malut United, melepaskan sepakan keras usai menerima umpan lambung terukur dari Alexis Gomez. Namun, kiper Malut United, Angga Saputro, dengan sigap menunjukkan refleks impresifnya untuk menepis bola, menggagalkan peluang emas yang bisa saja mengubah dinamika pertandingan sejak dini. Tak tinggal diam, Malut United langsung merespons. Memasuki menit kelima, David da Silva memperoleh kesempatan matang di area pertahanan Persijap Jepara ketika bola liar hasil eksekusi tendangan bebas Tyronne del Pino jatuh tepat ke arahnya. Sayangnya, sepakan yang dilepaskan striker tajam itu terlalu pelan, memungkinkan kiper Muh. Ardiansyah untuk mengamankannya. Tekanan dari Malut United terus berlanjut, dengan serangan bertubi-tubi dilancarkan pada menit ketujuh, meskipun barisan belakang Persijap masih mampu meredam ancaman tersebut.
















