Menjelang periode krusial yang ditandai dengan perayaan Tahun Baru Imlek dan persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, stabilitas pasokan energi menjadi perhatian utama jutaan rumah tangga dan pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia. Dalam menghadapi lonjakan kebutuhan yang diprediksi, PT Pertamina Patra Niaga, sebagai garda terdepan distribusi energi nasional, mengambil langkah proaktif yang signifikan. Perusahaan ini mengumumkan penambahan penyaluran Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kilogram sebanyak kurang lebih 7,8 juta tabung. Langkah strategis ini ditempuh untuk mengantisipasi dan memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat, khususnya untuk aktivitas memasak yang intensif selama libur panjang Imlek dan menjelang bulan puasa Ramadan. Penambahan pasokan fakultatif ini, yang mencapai sekitar 85% dari rata-rata penyaluran harian nasional selama periode tersebut, menegaskan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketersediaan energi yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Antisipasi peningkatan konsumsi LPG 3 kg ini bukan tanpa dasar. Sejarah menunjukkan bahwa momentum hari besar keagamaan, seperti Tahun Baru Imlek dengan tradisi hidangan khasnya dan persiapan menyambut Ramadan yang identik dengan aktivitas memasak yang lebih intensif untuk sahur dan berbuka puasa, selalu diikuti oleh lonjakan permintaan energi. Keluarga-keluarga berkumpul, hidangan spesial disiapkan, dan kegiatan kuliner menjadi pusat perhatian. Bagi pelaku usaha mikro, seperti warung makan, pedagang gorengan, atau usaha katering rumahan, ketersediaan LPG yang stabil adalah nyawa bisnis mereka. Oleh karena itu, penambahan pasokan sebesar 7,8 juta tabung ini merupakan langkah mitigasi yang krusial. Angka 85% dari penyaluran normal harian secara nasional menggambarkan skala upaya yang dilakukan Pertamina Patra Niaga untuk memastikan tidak ada kelangkaan atau gangguan pasokan di tengah tingginya permintaan, sehingga masyarakat dapat menjalankan tradisi dan aktivitas ekonominya dengan nyaman dan lancar.
Strategi Antisipasi Kebutuhan Energi Nasional dan Komitmen Distribusi Optimal
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen penuh untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi melalui distribusi yang optimal. “Kami memastikan penambahan pasokan LPG 3 kg guna melayani kebutuhan masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha mikro, agar tetap dapat menjalankan aktivitasnya dengan nyaman selama libur panjang dan menjelang Ramadan,” ujar Roberth dalam keterangan tertulisnya. Pernyataan ini menggarisbawahi fokus Pertamina pada segmen masyarakat yang paling rentan terhadap fluktuasi harga dan ketersediaan energi. LPG 3 kg, yang dikenal sebagai ‘gas melon’, merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus untuk membantu meringankan beban ekonomi rumah tangga berpenghasilan rendah dan usaha mikro, sehingga keberlanjutan pasokannya sangat vital untuk menjaga stabilitasi sosial dan ekonomi.
Untuk memastikan penyaluran yang tepat sasaran dan harga yang sesuai ketentuan pemerintah, Pertamina Patra Niaga secara konsisten mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg sesuai peruntukannya dan hanya di pangkalan resmi. Imbauan ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya krusial untuk mencegah penyalahgunaan subsidi dan praktik penimbunan yang dapat memicu kelangkaan serta kenaikan harga di tingkat konsumen. Pembelian di pangkalan resmi menjamin konsumen mendapatkan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, sekaligus memastikan keaslian dan keamanan produk. Sebaliknya, membeli di luar pangkalan resmi berisiko tinggi menghadapi harga yang lebih mahal, produk palsu, atau bahkan tabung yang tidak memenuhi standar keamanan, yang semuanya merugikan masyarakat dan mengganggu stabilitas pasar.
Mendorong Transisi ke Energi Non-Subsidi: Inovasi Bright Gas
Di samping fokus pada penyaluran LPG subsidi, Pertamina Patra Niaga juga terus berinovasi untuk melayani segmen masyarakat yang lebih luas melalui produk non-subsidi, Bright Gas. Bagi masyarakat pengguna LPG non-subsidi Bright Gas, tersedia berbagai promo menarik untuk pengisian ulang tabung Bright Gas 5,5 Kg dan Bright Gas 12 Kg di outlet resmi Bright Gas. Promo ini dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi konsumen yang memilih produk berkualitas tinggi dengan fitur keamanan lebih baik. Dengan metode pembayaran digital melalui MyPertamina LinkAja, pelanggan bisa mendapatkan keuntungan berupa cashback hingga Rp 25.000 serta poin MyPertamina. Inisiatif ini tidak hanya mendorong penggunaan energi non-subsidi bagi mereka yang mampu, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan energi yang efisien dan aman, sekaligus mempromosikan transaksi nontunai yang lebih praktis dan modern.

















