Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, gelombang mudik diprediksi akan mencapai puncaknya, memicu berbagai inisiatif untuk memfasilitasi mobilitas jutaan masyarakat Indonesia. Pemerintah, bersama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta, secara agresif meluncurkan berbagai program mudik gratis dan diskon tiket transportasi untuk meringankan beban pemudik. Inisiatif ini, yang melibatkan puluhan ribu tiket gratis dan potongan harga signifikan pada moda transportasi darat, laut, udara, dan kereta api, dirancang untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan arus mudik serta balik. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengonfirmasi kesiapan Kementerian Perhubungan dalam menyediakan jutaan tiket gratis, menekankan dukungan terhadap penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026, yang bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan memberikan alternatif perjalanan yang terjangkau bagi masyarakat luas.
Dukungan Transportasi Massal dan Diskon Tarif Lebaran 2026
Kementerian Perhubungan, sebagai garda terdepan dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran, telah menyiapkan strategi komprehensif untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat. Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan, mengumumkan bahwa Kemenhub secara khusus menyediakan puluhan ribu tiket mudik gratis yang mayoritas menggunakan moda transportasi darat, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kelancaran arus mudik Lebaran 2026. “Selain stimulus, kami dari Kementerian Perhubungan juga menyiapkan beberapa diskon,” ujar Dudy dalam sebuah konferensi pers yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Selasa (10/2). Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan keringanan finansial, tetapi juga untuk mengelola arus penumpang agar tetap teratur dan aman.
Inisiatif diskon tarif diterapkan secara merata di berbagai moda transportasi untuk periode yang telah ditetapkan. Untuk moda kereta api, pemerintah memberikan diskon tarif sebesar 30 persen dari harga tiket normal yang ditawarkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI. Diskon ini berlaku untuk perjalanan yang dilaksanakan dalam rentang waktu 14 hingga 29 Maret 2026, dengan target ambisius untuk melayani sekitar 1,2 juta penumpang. Sementara itu, di sektor transportasi laut, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni juga turut serta dalam memberikan keringanan dengan diskon tarif sebesar 30 persen dari tarif dasar tiket. Diskon ini berlaku untuk periode keberangkatan yang lebih panjang, yaitu mulai dari 11 Maret hingga 5 April, dengan target penumpang mencapai 445 ribu orang. Sektor angkutan penyeberangan, yang vital untuk mobilitas antar pulau, juga mendapatkan perhatian khusus. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan diskon tarif sebesar 100 persen untuk komponen jasa kepelabuhanan. Diskon ini sangat signifikan dan berlaku pada periode 12 hingga 31 Maret, dengan target melayani 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang. Terakhir, untuk angkutan udara, pemerintah menyiapkan diskon tarif yang cukup menarik, berkisar antara 17 persen hingga 18 persen untuk kelas ekonomi pada perjalanan domestik. Diskon ini berlaku sepanjang periode 14 hingga 29 Maret 2026, dengan sasaran utama untuk melayani 3,3 juta penumpang.
Program Mudik Gratis dari Berbagai Penyelenggara
Menjelang momen Lebaran 2026, berbagai pihak telah mengumumkan program mudik gratis yang bertujuan memfasilitasi masyarakat untuk kembali ke kampung halaman. Program-program ini hadir dari berbagai tingkatan, mulai dari kementerian, pemerintah daerah, hingga badan usaha milik negara dan perusahaan swasta, menunjukkan sinergi yang kuat dalam upaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
1. Program Mudik Gratis Kemenhub
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjadi salah satu penyelenggara utama program mudik gratis berskala besar. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa Kemenhub telah menyiapkan program mudik gratis yang mencakup 34 provinsi tujuan di seluruh Indonesia. Program ini akan menggunakan 401 unit kendaraan bus, yang siap mengangkut 50.000 penumpang kelas ekonomi. Selain itu, Kemenhub juga memperluas jangkauan program mudik gratisnya untuk moda transportasi kereta api, khususnya untuk jalur-jalur penting di Pulau Jawa, meliputi lintas utara, lintas tengah, dan lintas selatan. Program kereta api gratis ini ditargetkan untuk melayani 28.182 penumpang. Bagi masyarakat yang berminat untuk mengikuti program mudik gratis Kemenhub, pendaftaran dapat diakses melalui portal resmi di tautan https://nusantara.kemenhub.go.id/v1/mudik-gratis/v2/mudik-gratis. Ketersediaan kuota yang terbatas mengharuskan calon peserta untuk segera mendaftar begitu program dibuka.
2. Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga tidak ketinggalan dalam menyediakan fasilitas mudik gratis bagi warganya. Pendaftaran program Mudik Gratis Tahun 2026/1447 Hijriah dibuka pada tanggal 22 Februari 2026, dan pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi mudikgratis.jakarta.go.id. Pendaftaran akan ditutup segera setelah kuota yang tersedia terpenuhi. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan layanan angkutan bus yang akan membawa pemudik menuju 20 kota dan kabupaten tujuan yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan perhatian khusus pada pengangkutan sepeda motor milik pemudik dengan menggunakan truk ke enam kota tujuan. Jadwal pemberangkatan arus mudik untuk sepeda motor dijadwalkan pada Senin, 16 Maret 2026, dari Terminal Pulogadung. Penyerahan sepeda motor harus dilakukan paling lambat pada 15 Maret 2026 pukul 17.00 WIB. Sementara itu, pemberangkatan penumpang akan dilaksanakan pada 17 Maret 2026 dari kawasan Monumen Nasional (Monas). Untuk arus balik menuju Jakarta, pemberangkatan sepeda motor dijadwalkan pada 25 Maret 2026 dari enam terminal tujuan menuju Terminal Pulogadung. Pemberangkatan penumpang arus balik akan dilaksanakan pada 26 Maret 2026 dari 20 terminal tujuan menuju Terminal Terpadu Pulo Gebang. Syarat utama bagi calon peserta Mudik Gratis adalah memiliki KTP DKI Jakarta (diutamakan), Kartu Keluarga, dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) jika membawa sepeda motor. Rute tujuan bus pemudik mencakup kota-kota besar seperti Solo (Terminal Tirtonadi), Tasikmalaya (Terminal Indihiang), Palembang (Terminal Alang-Alang Lebar), Madiun (Terminal Purboyo), Sragen (Terminal Pilangsari), Cilacap, Yogyakarta (Terminal Giwangan), Kuningan (Terminal Kertawangunan), Bandar Lampung (Terminal Rajabasa), Tegal (Terminal Kota Tegal), Kebumen (Terminal Kabupaten Kebumen), Jombang (Terminal Kepuhsari), Pekalongan, Wonogiri (Terminal Giri Adipura), Kediri (Terminal Tamanan), Malang (Terminal Arjosari), Wonosobo (Terminal Mendolo), Purwokerto (Terminal Bulupitu), Semarang (Terminal Mangkang), dan Sidoarjo (Terminal Purabaya). Untuk pengangkutan sepeda motor, tujuan utamanya adalah Semarang (Terminal Mangkang), Kebumen (Terminal Kabupaten Kebumen), Solo (Terminal Tirtonadi), Yogyakarta (Terminal Giwangan), Wonogiri (Terminal Giri Adipura), dan Sidoarjo (Terminal Purabaya).
3. Mudik Gratis BUMN
Badan Pengaturan BUMN, bekerja sama dengan BPI Danantara, kembali menyelenggarakan program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026. Program ini diproyeksikan akan memberangkatkan lebih dari 100.000 pemudik ke berbagai kabupaten/kota tujuan di seluruh Indonesia. Skala program ini sangat besar, dengan rencana pemberangkatan lebih dari 64.000 pemudik menggunakan 1.400 unit bus, hampir 33.000 pemudik menggunakan 99 rangkaian kereta api, dan lebih dari 5.000 pemudik akan menggunakan 42 unit kapal laut. Acara seremonial pelepasan (Flag Off) pemberangkatan moda bus direncanakan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026, menandai dimulainya salah satu program mudik gratis terbesar yang melibatkan berbagai BUMN.
4. Mudik Gratis InJourney
InJourney Destination Management (IDM) turut berpartisipasi dalam menyediakan layanan mudik gratis di tahun 2026. Program ini secara khusus menyediakan kuota sebanyak 100 kursi mudik menggunakan bus dengan rute Jakarta-Yogyakarta. Perjalanan mudik ini akan menempuh rute strategis, dimulai dari Jakarta, keluar melalui Tol Bawen di Jawa Tengah, melintasi Secang, Magelang, Mungkid, Muntilan, Kabupaten Sleman (DIY), hingga mencapai titik pemberhentian akhir di Terminal Giwangan, Yogyakarta. Bagi masyarakat yang tertarik untuk mengikuti program ini, diwajibkan untuk mengikuti prosedur pendaftaran yang dimulai dengan registrasi daring melalui tautan tinyurl.com/mudikgratisIDM2026. Persiapan dokumen administrasi digital berupa hasil pindai (scan) KTP pendaftar dan Kartu Keluarga (KK) sangat penting untuk proses verifikasi data. Setelah mengisi formulir pendaftaran secara daring, calon peserta harus mematuhi ketentuan bahwa satu formulir hanya berlaku untuk satu keluarga yang terdaftar dalam satu Kartu Keluarga yang sama. Selain itu, calon peserta juga wajib mengikuti (follow) akun Instagram resmi @idm.impact dan @injourneydestination, serta mengunggah tangkapan layar (screenshot) bukti ke dalam kolom yang tersedia di formulir pendaftaran. Tim verifikator akan melakukan seleksi administratif, dan peserta yang dinyatakan lolos akan diundang secara resmi untuk bergabung ke dalam grup WhatsApp Mudik Gratis IDM Tahun 2026 pada tanggal 20 Februari 2026.
5. Mudik Gratis PalmCo
PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo juga membuka pendaftaran program Mudik Gratis Lebaran 2026 dengan menyiapkan lebih dari 1.000 kursi bagi masyarakat. Perusahaan perkebunan kelapa sawit milik negara ini memfokuskan programnya di wilayah operasional Sumatera dan Kalimantan. Pendaftaran program ini telah dibuka sejak Kamis, 12 Februari 2026. PalmCo mengerahkan 25 unit bus yang tersebar di tujuh regional perusahaan, siap melayani setidaknya 12 rute utama yang menghubungkan sejumlah kota strategis, termasuk Medan, Pekanbaru, Jambi, Palembang, hingga Pontianak. Program ini tidak hanya terbuka bagi masyarakat umum, tetapi juga memberikan kuota khusus bagi kelompok rentan seperti lanjut usia, ibu hamil, dan anak-anak. Rute yang disediakan meliputi Medan-Pekanbaru, Medan-Banda Aceh, Medan-Padang, Medan-Padang Sidimpuan, Medan-Panyabungan, Pekanbaru-Medan, Pekanbaru-Padang, Pekanbaru Padang Sidimpuan, Jambi-Medan, Jambi-Padang, dan Pontianak-Sintang.
















