Lonjakan signifikan aktivitas lalu lintas terpantau di lima ruas tol Nusantara menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026. Data yang dirilis oleh JASAMARGA Nusantara Tollroad Regional Division mencatat total pergerakan 610.246 kendaraan dalam kurun waktu tiga hari, mulai dari 13 hingga 15 Februari 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 10,1 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas normal yang mencapai 554.075 kendaraan, mengindikasikan antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan momen libur panjang ini untuk perjalanan.
Pelaksana harian Senior General Manager, Denny Chandra Irawan, mengonfirmasi angka tersebut dalam sebuah keterangan tertulis pada Senin, 16 Februari 2026. Peningkatan volume kendaraan ini tidak hanya mencerminkan pergerakan mudik dan liburan, tetapi juga aktivitas masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk bersilaturahmi atau berwisata. Kesiapan infrastruktur jalan tol dan manajemen lalu lintas menjadi krusial untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan selama periode puncak ini. Analisis lebih mendalam terhadap data ini dapat memberikan gambaran mengenai pola pergerakan masyarakat dan dampaknya terhadap sektor transportasi darat.
Analisis Mendalam Volume Kendaraan di Lima Ruas Tol Utama
JASAMARGA Nusantara Tollroad Regional Division telah merinci pergerakan kendaraan di lima ruas tol utama yang berada di bawah pengelolaannya, mengungkapkan pola lalu lintas yang bervariasi di setiap koridor. Ruas tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa menjadi salah satu yang paling padat, mencatat 250.885 kendaraan melintas. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 6,5 persen dari kondisi lalu lintas normal. Secara spesifik, Gerbang Tol (GT) Amplas yang menjadi gerbang keluar masuk utama Kota Medan, mencatat 45.340 kendaraan yang memasuki kota, dengan peningkatan 7,17 persen dari lalu lintas normal. Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Kota Medan melalui GT Amplas mencapai 68.255, sebuah peningkatan signifikan sebesar 10,51 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas pada hari-hari biasa. Data ini mengindikasikan tingginya mobilitas masyarakat yang berasal dari dan menuju Kota Medan selama periode libur Imlek.
Selanjutnya, ruas tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi mencatat 54.066 kendaraan. Kenaikan volume lalu lintas di ruas ini mencapai 13,4 persen. Hal yang menarik adalah tingginya pergerakan kendaraan yang terhubung dengan Bandar Udara Internasional Kualanamu. Sebanyak 18.026 kendaraan yang masuk dari GT Kualanamu diketahui berasal dari bandara, menunjukkan peningkatan sebesar 20,36 persen dari volume lalu lintas normal. Sementara itu, arus kendaraan yang menuju bandara melalui GT Kualanamu tercatat sebanyak 19.429, dengan kenaikan yang lebih tinggi lagi, yaitu 21,55 persen dari volume lalu lintas normal. Fenomena ini menggarisbawahi peran strategis bandara sebagai titik kedatangan dan keberangkatan utama bagi para pelancong yang memanfaatkan libur Imlek.
Pergerakan kendaraan di ruas tol Balikpapan-Samarinda juga menunjukkan tren positif dengan 41.108 kendaraan melintas, mengalami kenaikan sebesar 17,1 persen dari volume lalu lintas normal. Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi dan pariwisata di wilayah Kalimantan Timur. Di sisi lain, ruas tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa di Bali mencatat volume kendaraan yang cukup besar, yaitu 179.600 kendaraan. Meskipun tergolong tinggi, kenaikan di ruas ini relatif moderat, yakni 8,7 persen dari volume lalu lintas normal. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh tingginya trafik normal di Bali sepanjang tahun, namun tetap menunjukkan adanya peningkatan mobilitas menjelang Imlek.
Ruas tol Solo-Yogyakarta NYIA Kulon Progo, khususnya Segmen Kartasura-Prambanan, menunjukkan peningkatan yang paling signifikan, yaitu sebesar 28,5 persen dari volume lalu lintas normal, dengan total 63.852 kendaraan melintas. Peningkatan ini sangat terasa pada arus kendaraan yang menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan, yang melonjak 38,04 persen dari lalu lintas normal, mencapai 36.143 kendaraan. Sementara itu, arus kendaraan yang meninggalkan Yogyakarta melalui GT yang sama tercatat 31.027 kendaraan, naik 13,9 persen dari lalu lintas normal. Angka-angka ini menegaskan Yogyakarta sebagai destinasi wisata favorit, terutama selama periode libur panjang seperti Imlek.
Imbauan dan Antisipasi Jasa Marga untuk Kelancaran Perjalanan
Menyikapi lonjakan volume kendaraan ini, Denny Chandra Irawan menyampaikan imbauan kepada seluruh pengguna jalan tol. “Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur panjang Imlek 2026 dengan baik,” tegasnya. Imbauan ini mencakup beberapa aspek penting untuk memastikan kelancaran dan keselamatan berkendara. Pengguna jalan tol diingatkan untuk melakukan persiapan matang sebelum melakukan perjalanan. Hal ini termasuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan layak jalan, yang mencakup pemeriksaan rutin seperti rem, ban, lampu, dan mesin. Kendaraan yang tidak terawat dapat menjadi sumber potensi kecelakaan dan hambatan lalu lintas.
Selain itu, Jasa Marga juga menekankan pentingnya kecukupan saldo pada kartu uang elektronik. “Saldo pada uang elektronik cukup,” menjadi salah satu poin krusial yang perlu diperhatikan oleh setiap pengendara. Keterlambatan dalam pembayaran tol akibat saldo yang tidak mencukupi dapat menyebabkan antrean panjang di gerbang tol, sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas secara keseluruhan. Pengguna jalan diharapkan untuk secara proaktif mengisi ulang saldo uang elektronik mereka sebelum memulai perjalanan atau memanfaatkan fasilitas isi ulang yang tersedia di rest area.
Lebih lanjut, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dan arahan petugas lapangan menjadi kunci utama. “Serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan,” merupakan instruksi yang tidak kalah pentingnya. Rambu-rambu lalu lintas berfungsi sebagai panduan penting untuk keselamatan dan kelancaran, sementara arahan dari petugas lapangan, seperti petugas gardu tol atau patroli jalan raya, bertujuan untuk mengelola arus lalu lintas secara optimal, terutama di titik-titik rawan kepadatan atau potensi hambatan. Dengan mematuhi semua imbauan ini, diharapkan perjalanan selama libur Imlek 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan tol.

















