1 Ramadan 1447 H (Kamis, 19 Februari 2026)
- Imsak: 04:32 WIB
- Subuh: 04:42 WIB
- Dzuhur: 12:05 WIB
- Ashar: 15:13 WIB
- Maghrib (Buka Puasa): 18:10 WIB
- Isya: 19:19 WIB
2 Ramadan 1447 H (Jumat, 20 Februari 2026)
- Imsak: 04:32 WIB
- Subuh: 04:42 WIB
- Dzuhur: 12:05 WIB
- Ashar: 15:12 WIB
- Maghrib (Buka Puasa): 18:10 WIB
- Isya: 19:18 WIB
3 Ramadan 1447 H (Sabtu, 21 Februari 2026)
- Imsak: 04:32 WIB
- Subuh: 04:42 WIB
- Dzuhur: 12:05 WIB
- Ashar: 15:11 WIB
- Maghrib (Buka Puasa): 18:09 WIB
- Isya: 19:18 WIB
Perubahan waktu yang terlihat pada jadwal di atas, meskipun kecil, mencerminkan pergerakan matahari dan perubahan durasi siang dan malam seiring berjalannya waktu. Perubahan ini akan terus berlanjut sepanjang bulan Ramadan, yang semakin menegaskan pentingnya memiliki jadwal imsakiyah yang akurat dan terkini untuk memastikan setiap ibadah dilaksanakan sesuai tuntunan.
Perbedaan Jadwal Imsakiyah Kemenag dan Muhammadiyah
Meskipun Kementerian Agama (Kemenag) merilis jadwal imsakiyah resmi, penting untuk diketahui bahwa organisasi Islam besar lainnya, seperti Muhammadiyah, juga memiliki metode perhitungan dan kalender mereka sendiri yang dapat menghasilkan sedikit perbedaan dalam jadwal imsakiyah. Perbedaan ini biasanya timbul dari perbedaan dalam metode hisab (perhitungan) astronomis yang digunakan, terutama terkait penentuan awal bulan Qamariyah (kalender Hijriah) dan beberapa parameter waktu salat. Sebagai contoh, penentuan awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha terkadang bisa berbeda satu atau dua hari antara Kemenag dan Muhammadiyah, meskipun dalam beberapa tahun terakhir, kedua lembaga ini semakin sering mencapai kesepakatan.
Dalam konteks jadwal imsakiyah harian, perbedaan yang mungkin terjadi biasanya sangat minor, mungkin hanya selisih beberapa menit untuk waktu imsak, subuh, atau maghrib. Perbedaan ini tidak lantas mengurangi keabsahan salah satu jadwal, melainkan mencerminkan keragaman dalam pendekatan ilmiah dan metode perhitungan yang diakui dalam Islam. Umat Muslim memiliki keleluasaan untuk mengikuti jadwal yang diterbitkan oleh lembaga yang mereka percayai atau yang sesuai dengan tradisi di lingkungan mereka. Namun, secara umum, jadwal yang dirilis oleh Kemenag dianggap sebagai patokan resmi pemerintah dan banyak digunakan oleh masyarakat luas. Bagi mereka yang ingin membandingkan atau memastikan, disarankan untuk merujuk pada rilis resmi dari kedua lembaga tersebut.
















