Waspada potensi perubahan cuaca ekstrem yang dinamis di Sulawesi Tenggara! Pada Jumat, 20 Februari 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca yang menunjukkan pola cuaca yang bervariasi di 17 kabupaten dan kota, dengan dominasi kondisi cerah berawan pada pagi hari namun berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang pada siang, sore, dan malam hari di sejumlah daerah. Kota Kendari, sebagai ibu kota provinsi, menjadi salah satu wilayah yang diprediksi akan mengalami hujan ringan pada sore hingga malam hari, mendorong masyarakat untuk senantiasa memantau pembaruan informasi cuaca demi keselamatan dan kelancaran aktivitas harian mereka.
Analisis mendalam dari data BMKG menunjukkan bahwa dari total 17 wilayah administratif di Sulawesi Tenggara, delapan di antaranya diperkirakan akan menghadapi kondisi cuaca cerah hingga berawan sepanjang hari. Kondisi ini umumnya berarti langit akan didominasi oleh awan dengan kemungkinan sinar matahari sesekali menembus, menciptakan suasana yang cenderung lembap namun tanpa curah hujan yang signifikan. Sebaliknya, sembilan daerah lainnya diproyeksikan akan diguyur hujan ringan. Pola cuaca ini, yang didominasi oleh kondisi cerah berawan di pagi hari dan potensi hujan ringan hingga sedang pada siang, sore, dan dini hari, mengindikasikan karakteristik iklim tropis yang seringkali menunjukkan perubahan cuaca yang cepat dan tidak terduga dalam satu hari.
Secara spesifik, Kota Kendari, pusat pemerintahan dan ekonomi Sulawesi Tenggara, menjadi perhatian utama dalam prakiraan cuaca ini. BMKG memprediksi bahwa ibu kota provinsi tersebut berpotensi diguyur hujan ringan, khususnya pada periode sore dan malam hari, diperkirakan antara pukul 20.00 WITA hingga 22.00 WITA. Meskipun pada Jumat pagi, sekitar pukul 09.30 WITA, kondisi cuaca di Kendari terpantau cerah dengan langit biru yang dihiasi sedikit awan, kontras dengan potensi hujan di malam hari. Perubahan ini menunjukkan transisi cuaca yang signifikan dalam rentang waktu kurang dari 12 jam. Kondisi ini juga berbeda dengan hari sebelumnya, Kamis, 19 Februari 2026, yang bertepatan dengan hari pertama Ramadan 1447 Hijriah, di mana Kendari mengalami cuaca berawan dan sempat diguyur hujan ringan dengan durasi singkat pada siang hari. Data dari BMKG bahkan menunjukkan bahwa pada Kamis tersebut, Kendari diperkirakan hujan pada siang hingga sore hari, kemudian berawan pada malam hari, sementara beberapa wilayah lain seperti Kolaka, Buton Utara, Kolaka Timur, dan Kota Baubau lebih didominasi oleh cuaca berawan.
Peran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sangat krusial dalam menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu bagi masyarakat. Sebagai lembaga resmi yang bertanggung jawab atas prakiraan cuaca, iklim, kualitas udara, dan gempa bumi di Indonesia, BMKG secara konsisten mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang ekstrem. Informasi yang disampaikan oleh BMKG tidak hanya mencakup data harian, tetapi juga peringatan dini yang sangat penting untuk mitigasi risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir atau tanah longsor, yang seringkali dipicu oleh curah hujan tinggi, terutama di wilayah dengan topografi berbukit atau dekat aliran sungai. BMKG Kabupaten Kolaka, misalnya, adalah salah satu unit yang secara spesifik menyediakan informasi cuaca terkini untuk wilayahnya, menunjukkan komitmen BMKG dalam menjangkau dan melayani setiap daerah.
Dinamika Cuaca di 17 Wilayah Sulawesi Tenggara
Berikut adalah rincian prakiraan cuaca di 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara untuk Jumat, 20 Februari 2026, berdasarkan data resmi dari bmkg.go.id, yang mencakup kondisi cuaca, rentang suhu, dan tingkat kelembapan:
- Kolaka: Diprediksi berawan sepanjang hari, dengan suhu berkisar antara 26 hingga 32 derajat Celsius. Kelembapan udara relatif tinggi, berada di kisaran 66 hingga 83 persen. Kondisi berawan ini mengindikasikan bahwa meskipun tidak ada hujan yang signifikan, langit tidak sepenuhnya cerah, dengan potensi tutupan awan yang bervariasi sepanjang hari. Masyarakat di wilayah ini diimbau untuk tetap memantau perkembangan cuaca lokal yang mungkin disampaikan oleh BMKG Kabupaten Kolaka.
- Konawe: Wilayah ini diperkirakan akan diguyur hujan ringan. Suhu udara akan terasa lebih sejuk, yakni antara 23 hingga 31 derajat Celsius, dengan kelembapan yang sangat tinggi, mencapai 55 hingga 99 persen, menunjukkan potensi udara yang sangat lembap menjelang hujan.
- Muna: Cuaca di Muna diproyeksikan berawan, dengan suhu yang nyaman antara 24 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan relatif tinggi, berkisar antara 66 hingga 97 persen, menandakan udara yang terasa cukup lembap.
- Buton: Buton akan mengalami hujan ringan. Suhu udara diperkirakan antara 25 hingga 31 derajat Celsius, dengan kelembapan tinggi di angka 67 hingga 94 persen, yang dapat meningkatkan sensasi gerah meskipun suhu tidak terlalu ekstrem.
- Konawe Selatan: Daerah ini juga diprediksi akan dilanda hujan ringan. Suhu berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan 64 hingga 98 persen, menunjukkan kondisi yang sangat lembap dan berpotensi memicu hujan.
- Bombana: Cuaca di Bombana diperkirakan berawan. Suhu udara berada di rentang 24 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan 56 hingga 94 persen. Kondisi ini berarti langit akan banyak tertutup awan, namun tanpa curah hujan yang intens.
- Wakatobi:

















