Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar telah mengeluarkan prakiraan cuaca terperinci untuk seluruh wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlaku pada hari Minggu, 22 Februari 2026. Prediksi ini mengindikasikan adanya potensi hujan di berbagai wilayah sepanjang hari, mulai dari pagi hingga dini hari, dengan beberapa daerah diantisipasi mengalami intensitas hujan sedang. Selain itu, peringatan dini dikeluarkan terkait potensi angin kencang, khususnya di kawasan pesisir timur dan selatan Sulsel, yang menuntut kewaspadaan ekstra dari masyarakat yang beraktivitas di area tersebut, termasuk para nelayan dan warga pesisir. Prakiraan ini mencakup detail waktu, lokasi spesifik hujan, serta informasi mengenai suhu udara, kelembapan, dan kecepatan angin yang diperkirakan terjadi.
Prakiraan cuaca yang dirilis oleh BMKG Wilayah IV Makassar ini merupakan panduan penting bagi masyarakat Sulawesi Selatan untuk merencanakan aktivitas mereka pada hari Minggu, 22 Februari 2026. Badan meteorologi nasional tersebut secara rutin memberikan informasi terkini mengenai kondisi atmosfer untuk membantu publik dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem atau perubahan mendadak. Dalam rilisnya, BMKG secara spesifik menyoroti perlunya peningkatan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang berada di wilayah pesisir timur dan selatan Sulsel. Wilayah-wilayah ini diprediksi akan mengalami hembusan angin kencang yang dapat menimbulkan dampak bagi aktivitas pelayaran, perikanan, serta keselamatan umum. Peringatan dini ini bersifat krusial untuk mencegah potensi kecelakaan atau kerugian yang mungkin timbul akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Informasi ini mencakup gambaran menyeluruh mengenai potensi hujan di berbagai zona waktu dan area geografis di Sulsel, serta parameter meteorologis lainnya seperti suhu, kelembapan, dan arah serta kecepatan angin.
Prediksi Hujan Berdasarkan Waktu dan Lokasi
Menjelang pagi hari pada Minggu, 22 Februari 2026, sebagian besar wilayah Kota Makassar dan sekitarnya diperkirakan akan diselimuti awan. Namun, prediksi BMKG mengindikasikan adanya potensi hujan ringan yang dapat mengguyur beberapa area kunci. Wilayah-wilayah yang masuk dalam kategori berpotensi hujan ringan pada pagi hari meliputi Kota Makassar itu sendiri, serta kabupaten-kabupaten tetangga yang berdekatan seperti Maros, Gowa, Pangkep, Takalar, dan Jeneponto. Sementara itu, untuk daerah-daerah lain di Sulawesi Selatan pada periode pagi, cuaca diperkirakan masih cenderung berawan tanpa adanya curah hujan yang signifikan. Kondisi ini memungkinkan aktivitas pagi hari berjalan normal, namun tetap disarankan untuk membawa perlengkapan pelindung hujan ringan jika beraktivitas di area yang diprediksi hujan.
Memasuki periode siang hingga sore hari, pola cuaca di Sulawesi Selatan diprediksi akan mengalami perubahan dengan potensi hujan yang meluas di sebagian besar wilayah. Hujan ringan diperkirakan akan turun di banyak kabupaten dan kota di Sulsel, sehingga masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan mempersiapkan diri. Namun, ada dua daerah yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas yang lebih tinggi, yaitu hujan sedang. Kedua daerah tersebut adalah Bulukumba dan Toraja Utara. Untuk wilayah lain yang tidak termasuk dalam prediksi hujan, seperti Parepare, Pinrang, Sidrap, dan Palopo, cuaca diperkirakan tetap berawan tanpa adanya curah hujan. Perluasan area hujan ini mengindikasikan adanya peningkatan aktivitas atmosfer yang perlu diantisipasi oleh seluruh lapisan masyarakat.
Memasuki malam hari, dominasi cuaca berawan masih akan terasa di banyak wilayah Sulawesi Selatan. Namun, BMKG memprediksi adanya hujan ringan yang akan turun di beberapa daerah, yaitu Tana Toraja dan Sinjai. Yang perlu dicatat adalah potensi hujan dengan intensitas sedang yang diprakirakan akan terjadi di Kabupaten Luwu pada malam hari. Kondisi ini menuntut kewaspadaan lebih bagi masyarakat yang berada di Kabupaten Luwu, terutama jika beraktivitas di luar ruangan pada malam hari. Sementara itu, memasuki dini hari, hujan ringan diprediksi masih akan berlanjut di beberapa wilayah pesisir. Area pesisir yang dimaksud meliputi Kepulauan Selayar, Pangkep, dan Takalar. Prakiraan ini menunjukkan bahwa potensi hujan masih akan berlanjut hingga menjelang pagi, sehingga penting bagi masyarakat di wilayah pesisir untuk tetap memantau perkembangan cuaca.
Parameter Cuaca Umum dan Imbauan Keselamatan
Secara umum, kondisi cuaca di Sulawesi Selatan pada Minggu, 22 Februari 2026, akan diwarnai oleh fluktuasi suhu udara yang cukup bervariasi. Suhu udara diprakirakan akan berkisar antara 19 hingga 34 derajat Celsius. Kisaran suhu ini menunjukkan adanya perbedaan antara suhu terendah yang mungkin terjadi di daerah dataran tinggi atau pada malam hari, dengan suhu tertinggi yang bisa dicapai di daerah dataran rendah atau pada siang hari. Kelembapan udara juga diprediksi akan cukup tinggi, dengan rentang antara 67 hingga 100 persen. Tingkat kelembapan yang tinggi ini seringkali berkaitan dengan kondisi berawan dan potensi hujan. Selain itu, kecepatan angin diperkirakan akan bervariasi antara 8 hingga 37 kilometer per jam, dengan arah angin dominan dari Barat hingga Utara. Kecepatan angin yang mencapai 37 km/jam ini merupakan indikasi kuat adanya potensi angin kencang yang disebutkan dalam peringatan dini BMKG.
Mengingat adanya potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, BMKG memberikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan. Kewaspadaan ekstra sangat ditekankan bagi para nelayan dan seluruh warga yang beraktivitas di kawasan pesisir. Kondisi laut yang mungkin bergelombang akibat angin kencang serta potensi hujan lebat dapat menimbulkan risiko tersendiri. Oleh karena itu, disarankan untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru dari sumber yang terpercaya sebelum memulai aktivitas, terutama yang berkaitan dengan pelayaran atau kegiatan di laut. Selain itu, masyarakat umum juga diimbau untuk selalu siap menghadapi kemungkinan hujan yang dapat turun kapan saja, terutama di wilayah-wilayah yang telah diprediksi berpotensi hujan. Kesiapan ini meliputi membawa perlengkapan yang sesuai, seperti payung atau jas hujan, serta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman untuk menghadapi angin kencang.

















