- Indeks Nikkei 225 di Jepang mengalami penurunan yang cukup signifikan, yaitu sebesar 592,500 poin atau 1,11 persen, ditutup pada level 52.991,101. Penurunan ini mengindikasikan adanya tekanan jual yang cukup kuat di pasar saham Jepang.
- Indeks Hang Seng di Hong Kong juga terpantau melemah, dengan koreksi sebesar 76,390 poin atau 0,29 persen, berakhir di angka 26.487,509. Sentimen pasar di Hong Kong tampaknya dipengaruhi oleh faktor-faktor global maupun domestik.
- Indeks SSE Composite di China mencatat penurunan yang sangat tipis, hanya 0,350 poin atau 0,01 persen, ditutup pada level 4.113,649. Pergerakan yang nyaris datar ini menunjukkan keseimbangan antara kekuatan beli dan jual di pasar saham Tiongkok.
- Sementara itu, Indeks Straits Times di Singapura juga mengalami pelemahan, turun 11,359 poin atau 0,23 persen, ditutup pada level 4.823,520. Pasar saham Singapura menunjukkan adanya tren penurunan yang moderat.
Secara keseluruhan, penutupan perdagangan saham hari ini menunjukkan IHSG yang berhasil bertahan di zona hijau, meskipun dengan kenaikan yang minimal. Sementara itu, indeks LQ45 mengalami koreksi. Aktivitas perdagangan yang tinggi dengan nilai transaksi miliaran rupiah menegaskan bahwa pasar modal Indonesia tetap menjadi arena yang dinamis bagi para investor. Pergerakan nilai tukar rupiah yang sedikit melemah dan tren koreksi di sebagian besar bursa saham Asia memberikan gambaran yang lebih luas mengenai sentimen pasar pada hari ini.


















