Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit yang sangat dinantikan dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026. Pada Minggu, 22 Februari 2026, pukul 20.30 WIB, Persib Bandung, sang pemuncak klasemen, akan menjamu Persita Tangerang dalam laga pekan ke-22 yang krusial. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga ajang balas dendam bagi skuad Maung Bandung yang pernah takluk di pertemuan pertama musim ini, sekaligus ujian mental bagi Pendekar Cisadane yang datang dengan motivasi berlipat ganda. Seluruh drama dan tensi tinggi laga ini dapat disaksikan secara langsung melalui siaran televisi Indosiar dan platform streaming Vidio, menjanjikan tontonan sepak bola berkualitas tinggi bagi para penggemar.
Pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, secara tegas menargetkan raihan tiga poin penuh di hadapan publik sendiri. Ambisi untuk mengalahkan tim asuhan Carlos Pena semakin membara mengingat kekalahan tipis 1-2 yang mereka alami pada pertemuan pertama di kandang Persita pada September 2025. Kekalahan tersebut menjadi noda yang ingin dihapus oleh Pangeran Biru, sekaligus menjadi motivasi ekstra untuk membuktikan dominasi mereka di kandang. Bagi Persib, setiap poin sangat berharga untuk menjaga jarak di puncak klasemen dan memperkokoh posisi mereka dalam perburuan gelar juara Super League musim ini. Tekanan untuk meraih kemenangan di kandang sendiri, GBLA, yang dikenal angker bagi tim tamu, menjadi tantangan sekaligus pemicu semangat bagi anak asuh Bojan Hodak.
Pertemuan kedua ini, oleh karena itu, telah dilabeli sebagai ajang balas dendam yang wajib dimenangkan bagi tim berjuluk Maung Bandung. Dalam sesi jumpa pers yang digelar pada Sabtu, 21 Februari 2026, Bojan Hodak mengungkapkan pandangannya terkait laga mendatang. “Kami kalah di pertemuan pertama melawan mereka, laga kedua besok akan sulit, tetapi kami bermain di kandang dan di kandang kami selalu mendapatkan hasil positif,” ujar pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut. Pernyataan ini menegaskan kepercayaan diri Bojan terhadap rekor kandang Persib yang impresif, di mana GBLA kerap menjadi benteng tak tertembus bagi lawan-lawan mereka. Dukungan penuh dari bobotoh yang akan memadati stadion diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk mengamankan kemenangan dan membalaskan kekalahan sebelumnya.
Lebih lanjut, Bojan Hodak tidak meremehkan kekuatan Persita Tangerang. Ia menilai bahwa Pendekar Cisadane merupakan tim yang kerap menghadirkan kejutan bagi klub-klub besar di kancah Super League. Menurut Bojan, permainan skuad asuhan Carlos Pena yang dikenal disiplin dan efektif memiliki potensi besar untuk menyulitkan anak asuhnya. “Persita adalah tim yang bagus, terorganisir dengan baik, dan musim ini mereka mengejutkan beberapa tim,” kata Bojan, memberikan pujian sekaligus peringatan kepada timnya. Karakteristik permainan Persita yang terstruktur dan mampu memanfaatkan celah lawan menjadi perhatian utama bagi staf pelatih Persib, menuntut persiapan taktik yang matang untuk membongkar pertahanan mereka.
Analisis Bojan Hodak terhadap Persita semakin mendalam. Ia menilai bahwa tim tamu tampil sangat kompak dan bertahan dengan sangat apik, membentuk benteng pertahanan yang sulit ditembus oleh lawan-lawannya. Fakta bahwa mereka tidak banyak kebobolan menunjukkan soliditas lini belakang yang patut diwaspadai, meskipun di sisi lain, mereka juga tidak banyak mencetak gol. Ini mengindikasikan gaya bermain yang pragmatis, cenderung menunggu dan memanfaatkan kesalahan lawan. Oleh karena itu, pemain-pemain kreatif Persib seperti Thom Haye dan rekan-rekannya dituntut untuk lebih inovatif dan sabar dalam membongkar rapatnya benteng pertahanan Pendekar Cisadane. “Mereka sangat kompak dan rapat, mereka tidak banyak kebobolan, tapi mereka juga tidak banyak mencetak gol. Tapi mereka menunggu kami melakukan kesalahan lalu melancarkan serangan balik,” tambah Bojan, menguraikan strategi serangan balik cepat yang menjadi ciri khas Persita.

















