Drama perebutan gelar juara Premier League musim 2025/2026 kembali memanas dan menyajikan kejutan yang mendebarkan. Arsenal, sang pemuncak klasemen, berhasil menjauh dari kejaran rival terberatnya, Manchester City, setelah meraih kemenangan telak dalam derby London Utara yang penuh gengsi. Kemenangan impresif 4-1 atas Tottenham Hotspur di Tottenham Hotspur Stadium pada Minggu (22/2/2026) tidak hanya mengamankan posisi The Gunners di puncak, tetapi juga memberikan napas lega bagi para penggemar setia mereka, termasuk komunitas AIS Banjarmasin yang kini bisa sedikit tersenyum lebar. Hasil ini, yang datang sehari setelah Manchester City sempat memangkas jarak, menegaskan ambisi Arsenal untuk mengakhiri puasa gelar liga yang telah berlangsung sejak tahun 2004, sekaligus merangkum dinamika ketat di papan atas klasemen Liga Inggris.
Arsenal Kokoh di Puncak: Dominasi Derby London Utara
Arsenal benar-benar menegaskan status mereka sebagai tim penantang gelar serius dengan penampilan yang tajam dan penuh determinasi melawan rival sekota, Tottenham Hotspur. Pertandingan yang berlangsung di kandang Spurs, Tottenham Hotspur Stadium, berakhir dengan skor mencolok 4-1 untuk keunggulan tim tamu. Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin biasa; ia adalah pernyataan kuat dari skuad asuhan Mikel Arteta yang menunjukkan mental juara di momen-momen krusial. Dua bintang Arsenal, Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres, menjadi motor utama kemenangan dengan masing-masing mencetak dua gol yang memukau.
Eze, gelandang serang lincah kebangsaan Inggris, tampil luar biasa sepanjang pertandingan. Dengan dua golnya di laga ini, ia kini telah mengoleksi total enam gol di liga musim ini, dan yang lebih mencengangkan, lima di antaranya dicetak ke gawang Tottenham Hotspur. Performa cemerlang Eze melawan Spurs semakin dipertegas dengan fakta bahwa ia juga mencetak hattrick pada pertemuan pertama kedua tim di musim ini. Catatan impresif ini menempatkannya sejajar dengan legenda-legenda Arsenal seperti Robin van Persie dan Thierry Henry, yang juga pernah mencetak lima gol ke gawang Spurs dalam satu musim liga. Meskipun Tottenham sempat memberikan perlawanan dan Randal Kolo Muani berhasil menyamakan skor di satu titik, Arsenal tidak memberikan ampun. Mereka merespons dengan cepat dan menunjukkan kualitas superior mereka, membuktikan bahwa mereka siap bertarung hingga garis akhir demi meraih gelar liga pertama mereka dalam lebih dari dua dekade.

















