Jakarta, Indonesia – Di tengah dinamika ekonomi global dan domestik yang terus berkembang, Kementerian Keuangan Republik Indonesia pada awal tahun 2026 telah merilis laporan vital mengenai kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dalam konferensi pers APBN KiTa yang diselenggarakan di Kementerian Keuangan pada Senin, 23 Februari 2026, secara transparan mengumumkan bahwa per 31 Januari 2026, kas negara mencatatkan defisit sebesar Rp 54,6 triliun

















