Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi saksi bisu keperkasaan Persib Bandung saat melumat Madura United dengan skor telak 5-0 dalam lanjutan pekan ke-23 Super League 2025/2026 pada Kamis malam, 26 Februari 2026. Kemenangan fantastis ini tidak hanya mengamankan tiga poin krusial bagi skuad berjuluk Maung Bandung, tetapi juga mempertegas dominasi mereka sebagai kandidat kuat juara musim ini dengan mengokohkan posisi di puncak klasemen sementara. Di hadapan ribuan pendukung setianya, anak asuh Bojan Hodak tampil tanpa celah sejak menit pertama, mengandalkan kolektivitas permainan yang rapi serta efektivitas penyelesaian akhir yang mematikan dari lini serang mereka yang dihuni oleh Ramon Tanque, Uilliam Barros, hingga pemain pengganti Andrew Jung dan Frans Putros.
Sejak peluit sepak mula ditiup oleh wasit, Persib Bandung langsung mengambil inisiatif serangan dengan intensitas tinggi, memaksa Madura United bermain bertahan di area penalti mereka sendiri. Pertandingan baru berjalan satu menit, Maung Bandung hampir saja membuka keunggulan melalui aksi Eliano Reijnders. Pemain bernomor punggung 2 tersebut melepaskan sepakan keras yang terukur setelah menerima umpan pendek di dalam kotak penalti, namun kiper Madura United, Diky Indriyana, melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola keluar lapangan. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan oleh motor serangan Persib, Luciano Guaycochea, yang dengan cerdik mengatur ritme permainan di lini tengah. Laskar Sape Kerrab, julukan Madura United, tampak kewalahan menghadapi transisi cepat yang diperagakan oleh tuan rumah, di mana benteng pertahanan mereka mulai menunjukkan celah akibat koordinasi yang kurang solid di bawah tekanan bertubi-tubi.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-13 ketika Persib Bandung berhasil mencetak gol pembuka yang membakar semangat publik GBLA. Berawal dari penetrasi cepat Kakang Rudianto di sisi kanan lapangan, sang bek sayap mengirimkan umpan silang akurat yang mengarah tepat ke jantung pertahanan lawan. Ramon Tanque, yang berdiri dalam posisi menguntungkan, melompat lebih tinggi dari barisan bek Madura United untuk menyambut bola dengan sundulan tajam yang tak mampu dijangkau oleh Diky Indriyana. Skor 1-0 tidak membuat Persib menurunkan tempo permainan; sebaliknya, mereka semakin beringas dalam memburu gol tambahan. Skuad asuhan Bojan Hodak terus menciptakan serangkaian peluang emas, sementara Madura United berupaya keluar dari tekanan dengan mengandalkan serangan balik cepat, meski selalu kandas di kaki barisan pertahanan Persib yang digalang oleh Federico Barba dan Patricio Matricardi.
Dominasi Total Maung Bandung dan Efektivitas Lini Serang
Memasuki pertengahan babak pertama, tepatnya pada menit ke-29, Persib kembali mempertontonkan kerja sama tim yang memukau melalui skema umpan satu-dua antara Ramon Tanque dan Eliano Reijnders. Kombinasi apik ini berhasil membongkar blokade rendah Madura United dan membuka ruang tembak bagi Eliano, namun lagi-lagi Diky Indriyana tampil sigap dengan menepis tendangan tersebut. Namun, ketangguhan Diky akhirnya runtuh kembali pada menit ke-33. Kali ini, Berguinho yang beroperasi di sektor kiri mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti. Ramon Tanque dengan insting predatornya berhasil menyontek bola dengan tenang, mencatatkan gol keduanya dalam pertandingan ini sekaligus menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Pesta gol babak pertama ditutup pada masa injury time menit ke-45+4 melalui aksi Uilliam Barros. Berawal dari kemelut di depan gawang setelah Diky Indriyana gagal menangkap bola dengan sempurna, Barros dengan cepat menyambar bola pantulan tersebut untuk mengubah skor menjadi 3-0 sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Madura United mencoba melakukan perubahan strategi dengan bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan tiga gol. Harapan bagi tim tamu sempat muncul pada menit ke-50 saat mereka mendapatkan hadiah tendangan bebas di posisi strategis. Lulinha, pemain kunci bernomor punggung 11, mengambil eksekusi tersebut dan melepaskan tembakan keras yang melengkung tajam menuju sudut gawang. Namun, kiper Persib, Teja Paku Alam, menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan akrobatik yang menggagalkan peluang terbaik Madura United tersebut. Hanya berselang dua menit, Persib kembali mengancam melalui sundulan Uilliam Barros yang memanfaatkan umpan sepak pojok, tetapi Diky Indriyana masih mampu menepisnya. Bola muntah sempat disambar oleh Saddil Ramdani dengan tendangan first-time, namun kesigapan Diky di bawah mistar gawang mencegah skor bertambah lebih cepat bagi tuan rumah.
Dominasi Persib kembali terlihat jelas saat memasuki pertengahan babak kedua, di mana keunggulan fisik dan kecepatan pemain Maung Bandung membuat lini tengah Madura United sering kehilangan bola. Bojan Hodak kemudian melakukan penyegaran dengan memasukkan Andrew Jung untuk menggantikan sang pencetak dua gol, Ramon Tanque. Keputusan ini terbukti jitu, karena pada menit ke-79, Andrew Jung langsung mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan silang presisi dari Eliano Reijnders yang tampil impresif sepanjang laga, Jung melepaskan tembakan yang merobek jala gawang Madura United untuk keempat kalinya. Skor 4-0 membuat mentalitas pemain tamu semakin terpuruk, sementara Persib terus mengalirkan bola dengan penuh percaya diri, mencari celah untuk memberikan pukulan terakhir di sisa waktu pertandingan.
Puncak Klasemen dan Catatan Statistik Pertandingan
Pesta gol di Stadion GBLA akhirnya disempurnakan oleh Frans Putros pada menit ke-89. Proses gol kelima ini terbilang cukup dramatis dan melibatkan kerja sama kolektif yang intens. Diawali dari umpan silang Beckham Putra Nugraha yang mengarah ke Adam Alis, pemain bernomor punggung 18 tersebut melakukan aksi individu dengan menggiring bola melewati satu bek lawan sebelum melepaskan tendangan datar. Meski sempat ditepis oleh Diky, Adam Alis kembali mendapatkan bola dan melepaskan tembakan kedua yang sayangnya membentur tiang gawang. Di saat itulah, Frans Putros yang berlari dari lini kedua muncul sebagai pahlawan dengan menyambar bola pantulan tersebut masuk ke dalam gawang yang sudah kosong. Gol tersebut memastikan kemenangan telak 5-0 bagi Persib Bandung hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Hasil impresif ini membawa dampak signifikan pada tabel klasemen sementara Super League 2025/2026. Persib Bandung kini semakin kokoh di posisi puncak dengan raihan 53 poin, memperlebar jarak dari para pesaing terdekatnya dan memperbesar peluang untuk merengkuh gelar juara di akhir musim. Sebaliknya, kekalahan memalukan ini membuat Madura United semakin terpuruk di peringkat ke-14 dengan koleksi 20 poin, posisi yang sangat rawan mengingat mereka hanya terpaut sedikit dari zona degradasi. Secara statistik, Persib unggul dalam segala aspek, mulai dari penguasaan bola, jumlah tembakan tepat sasaran, hingga akurasi umpan, yang menunjukkan kesenjangan kualitas permainan antara kedua tim pada malam tersebut.
Berikut adalah rincian susunan pemain yang diturunkan oleh kedua tim dalam laga pekan ke-23 tersebut:
| Tim | Susunan Pemain (Starting XI) |
|---|---|
| Persib Bandung | Teja Paku Alam (GK), Federico Barba, Patricio Matricardi, Eliano Reijnders, Kakang Rudianto, Frans Putros, Luciano Guaycochea, Saddil Ramdani, Uilliam Barros, Berguinho, Ramon Tanque. |
| Madura United | Mochammad Diky Indriyana (GK), Pedro Monteiro, Nur Diansyah, Jorge Mendonca, Roger Bonet Badia, Ferian Rizki Maulana, Kerim Palic, Riquelme Sousa Silva, Iran Goncalves Junior, Luiz Marcelo Morais dos Reis (Lulinha). |
Kemenangan lima gol tanpa balas ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Persib di musim 2025/2026 sebagai salah satu skor kemenangan terbesar mereka. Performa gemilang Ramon Tanque yang mencetak brace serta kontribusi nyata dari para pemain pengganti menunjukkan kedalaman skuad yang luar biasa di bawah arahan Bojan Hodak. Bagi Madura United, evaluasi total harus segera dilakukan jika mereka ingin tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim depan, terutama dalam memperbaiki koordinasi lini pertahanan yang tampak rapuh saat menghadapi tim dengan agresivitas tinggi seperti Maung Bandung.
Pilihan Editor: Peta Persaingan Tengah Musim Super League

















