- Gencatan Senjata Segera: Mendesak penghentian seluruh aktivitas militer baik dari pihak koalisi AS-Israel maupun serangan balasan dari Iran untuk mencegah jatuhnya korban sipil lebih lanjut.
- Pembukaan Ruang Dialog: Menyediakan platform netral di Jakarta atau lokasi yang disepakati untuk pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara perwakilan Iran dan Amerika Serikat.
- Penghormatan Integritas Wilayah: Menekankan bahwa serangan terhadap ibu kota negara berdaulat merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional yang tidak dapat dibenarkan.
- Stabilisasi Keamanan Regional: Mengajak negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk berperan aktif dalam meredam ketegangan dan tidak memihak dalam konflik bersenjata ini.
Hingga saat ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mematangkan rencana keberangkatan Presiden Prabowo ke Teheran. Kesiapan fisik dan diplomatik Presiden Prabowo ini menunjukkan pergeseran gaya diplomasi Indonesia yang kini lebih proaktif dan berani mengambil risiko di panggung internasional. Meskipun tantangan yang dihadapi sangat besar, mengingat kompleksitas hubungan Iran-AS yang telah memburuk selama puluhan tahun, kehadiran Indonesia sebagai mediator diharapkan dapat memberikan perspektif baru yang lebih imparsial. Dunia kini menanti apakah tawaran damai dari Jakarta ini akan diterima oleh pihak-pihak yang bertikai, ataukah Timur Tengah akan terus terperosok ke dalam jurang konflik yang lebih dalam.
Di sisi lain, Kedutaan Besar Iran di Jakarta juga telah mengeluarkan pernyataan tegas yang merespons serangan Israel dan AS sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional. Mereka mengapresiasi posisi Indonesia yang selalu berdiri tegak membela keadilan dan kedaulatan negara-negara berkembang. Dengan dukungan domestik yang kuat dan reputasi internasional yang terus menanjak, langkah Presiden Prabowo Subianto untuk terbang ke Teheran menjadi simbol harapan bagi terciptanya perdamaian abadi di wilayah yang selama ini didera konflik berkepanjangan tersebut. Indonesia berkomitmen untuk tidak berhenti berupaya hingga stabilitas keamanan global kembali terwujud dan dialog menggantikan dentuman mesiu di langit Teheran.

















