Persaingan sengit di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, siap memanas saat seri pembuka MotoGP 2026 memasuki babak krusial. Selain perebutan poin di kelas utama MotoGP, perhatian khusus tertuju pada kelas Moto3 yang akan menampilkan talenta muda terbaik dunia, termasuk kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama. Balapan yang dijadwalkan tayang langsung di Trans7 dan dapat diakses melalui streaming SPOTV ini menjanjikan tontonan mendebarkan, di mana Veda Ega Pratama berambisi mencuri perhatian di tengah persaingan global. Kualifikasi telah usai, memetakan posisi start para pebalap, termasuk rekor lap baru yang mencengangkan dan performa impresif dari para rookie.
Veda Ega Pratama Unjuk Gigi di Grid Start Kelima Moto3 Thailand 2026
Gebrakan luar biasa ditunjukkan oleh Veda Ega Pratama, pembalap muda kebanggaan Indonesia yang memperkuat tim Honda Team Asia, dalam sesi kualifikasi Moto3 Grand Prix Thailand 2026. Berhasil mengamankan posisi kelima di grid start, Veda Ega Pratama membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu talenta yang patut diperhitungkan di kancah internasional. Catatan waktu terbaiknya yang mencapai 1 menit 80,877 detik menjadi bukti kesiapannya bersaing di lintasan Sirkuit Internasional Chang yang legendaris. Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan konsistensi, terutama mengingat statusnya sebagai rookie yang baru pertama kali merasakan atmosfer kompetisi kelas ini di seri pembuka.
Posisi start Veda Ega Pratama menempatkannya di barisan depan, memberikan keuntungan strategis untuk memulai balapan. Ia hanya terpaut 0.789 detik dari sang pole sitter, David Almansa, yang mencetak rekor lap baru sepanjang masa dengan waktu 1 menit 40,088 detik. Keunggulan Almansa hampir setengah detik atas pesaing terdekatnya, Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo, menegaskan dominasinya di sesi kualifikasi. Front row dilengkapi oleh Adrian Fernandez dari Leopard Racing, yang menempati posisi ketiga. Sementara itu, Maximo Quiles, salah satu favorit juara musim ini dari CFMOTO Gaviota Aspar Gateam, akan memulai balapan dari posisi keempat, tepat di depan Veda Ega Pratama.
Performa Impresif David Almansa dan Persaingan Ketat di Barisan Terdepan
David Almansa dari tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP tampil memukau dengan mencatatkan rekor lap baru di Sirkuit Internasional Chang pada sesi kualifikasi Moto3 Thailand 2026. Dengan waktu impresif 1 menit 40,088 detik, Almansa berhasil mengungguli seluruh rivalnya, mengamankan posisi pole position. Keunggulannya yang signifikan, hampir setengah detik, atas pembalap di posisi kedua, Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo), menunjukkan performa luar biasa dan kesiapan mentalnya menghadapi musim kompetisi yang baru. Keberhasilan ini tidak hanya menempatkannya di posisi terdepan untuk balapan, tetapi juga menorehkan namanya dalam sejarah sirkuit tersebut.
Di belakang Almansa, persaingan ketat terjadi untuk memperebutkan posisi di barisan terdepan. Alvaro Carpe harus puas berada di urutan kedua, disusul oleh Adrian Fernandez dari Leopard Racing yang melengkapi tiga besar. Maximo Quiles, yang digadang-gadang sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini, menempati posisi keempat. Performa stabilnya menunjukkan bahwa ia akan menjadi ancaman serius bagi para pesaingnya sepanjang musim. Di posisi kelima, Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia menjadi sorotan utama, membuktikan bahwa pembalap Indonesia ini memiliki potensi besar untuk bersaing di level tertinggi.
Melengkapi sepuluh besar, David Munoz dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP menempati posisi keenam, diikuti oleh Ryusei Yamanaka (AEON Credit – MT Helmets – MSI) dan Scott Ogden (CIP Green Power) di posisi ketujuh dan kedelapan. Guido Pini dari Leopard Racing berhasil mengamankan posisi kesembilan, sementara rookie Casey O’Gorman dari SIC58 Squadra Corse melengkapi sepuluh besar di posisi kesepuluh. Daftar ini mencerminkan keseimbangan kekuatan di kelas Moto3, di mana setiap pembalap memiliki peluang untuk meraih hasil maksimal.
Sebelum sesi kualifikasi yang menentukan ini, para pembalap telah melalui serangkaian sesi latihan bebas yang juga menunjukkan potensi persaingan yang ketat. Dalam sesi Practice, David Almansa kembali menunjukkan kecepatan impresifnya dengan catatan waktu 1 menit 40,990 detik, mengungguli Alvaro Carpe dan Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3). Maximo Quiles juga menunjukkan performa kuat di sesi ini, menempati urutan keempat. Veda Ega Pratama, yang berhasil menembus enam besar di FP1, kembali menunjukkan performa menjanjikan dengan mengamankan urutan kedelapan di Practice, memastikan dirinya lolos otomatis ke Q2.
Jadwal lengkap seri pembuka MotoGP Thailand 2026 pada hari Minggu, 1 Maret 2026, akan dimulai dengan balapan Moto3 yang dijadwalkan pukul 12.00 WIB. Selanjutnya, kelas Moto2 akan berlangsung pada pukul 13.15 WIB, sebelum puncaknya, balapan utama MotoGP, yang akan dimulai pada pukul 15.00 WIB. Seluruh rangkaian balapan ini akan disiarkan langsung oleh Trans7 dan juga dapat diakses melalui SPOTV 2, memberikan kesempatan bagi para penggemar otomotif di Indonesia untuk menyaksikan aksi para pembalap terbaik dunia.
| Pos | Pembalap | Tim | Putaran Terbaik |
|---|---|---|---|
| 1 | David Almansa | Liqui Moly Dynavolt Intact GP (KTM) | 1: 40.088s |
| 2 | Alvaro Carpe | Red Bull KTM Ajo (KTM) | +0.430s |
| 3 | Adrian Fernandez | Leopard Racing (Honda) | +0.605s |
| 4 | Maximo Quiles | CFMOTO Aspar Team (KTM) | +0.609s |
| 5 | Veda Ega Pratama | Honda Team Asia (Honda) | +0.789s |
| 6 | David Munoz | Liqui Moly Dynavolt Intact GP (KTM) | +1.003s |
| 7 | Ryusei Yamanaka | AEON Credit- MT Helmets – MSI (KTM) | +1.110s |
| 8 | Scott Ogden | CIP Green Power (KTM) | +1.203s |
| 9 | Guido Pini | Leopard Racing (Honda) | +1.231s |
| 10 | Casey O’Gorman | SIC58 Squadra Corse (Honda) | +1.249s |
Balapan Moto3 Thailand 2026 menjadi panggung debut bagi Veda Ega Pratama sebagai satu-satunya wakil Indonesia di kelas ini pada musim 2026. Keputusannya untuk bergabung dengan Honda Team Asia setelah menorehkan prestasi sebagai runner-up Red Bull Rookies Cup 2025 menjadi langkah strategis. Sirkuit Internasional Chang di Buriram, Thailand, yang menjadi tuan rumah seri pembuka, akan menjadi saksi bisu perjuangan Veda untuk mengukir sejarah. Bersama dengan 23 pembalap lainnya dari 12 tim yang berpartisipasi, Veda Ega Pratama akan berjuang keras untuk meraih poin dan menunjukkan performa terbaiknya di hadapan publik global.
















