Pekan lanjutan BRI Super League 2025/2026 menyajikan drama dan kejutan di berbagai penjuru lapangan hijau, dengan dua pertandingan krusial yang menyorot performa tim-tim papan tengah. Pada Minggu, 1 Maret 2026, Bhayangkara FC berhasil menorehkan kemenangan tandang impresif atas Dewa United dengan skor meyakinkan 2-0 di Indomilk Arena, Tangerang. Sementara itu, di Stadion Manahan, Solo, Persis Solo sukses mengamankan tiga poin penuh setelah menundukkan Persik Kediri dalam laga sengit yang berakhir 2-1. Dua hasil ini tidak hanya menambah koleksi poin bagi Bhayangkara FC dan Persis Solo, tetapi juga secara signifikan mengubah dinamika klasemen sementara, memperketat persaingan di papan atas dan tengah liga.
Bhayangkara FC Bangkit, Bungkam Dewa United di Kandang Sendiri
Duel antara Dewa United dan Bhayangkara FC yang berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu malam WIB, tepatnya pukul 20.30 WIB, menjadi sorotan utama. Bhayangkara FC, yang dikenal dengan julukan The Guardians, datang sebagai tim tamu dengan misi melanjutkan tren positif mereka. Sejak peluit kick-off dibunyikan, pertandingan berjalan ketat dengan Dewa United, yang diperkuat oleh pemain seperti Taisei Marukawa, mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun, soliditas pertahanan Bhayangkara FC terbukti efektif dalam meredam setiap gempuran tuan rumah. Memasuki fase akhir babak pertama, momentum mulai bergeser. The Guardians secara perlahan menemukan celah di lini pertahanan Dewa United, menciptakan beberapa peluang berbahaya.
Titik balik pertandingan terjadi pada menit ke-44 ketika Bhayangkara FC mendapatkan hadiah penalti. Moussa Sidibe, pemain sayap yang kemudian menjadi “aktor kunci” dan “momok” bagi Dewa United, maju sebagai eksekutor. Dengan ketenangan yang luar biasa, Sidibe melepaskan sepakan penalti yang terarah dan bersarang mulus di gawang Dewa United, membawa tim tamu unggul 1-0 menjelang turun minum. Gol ini memberikan dorongan moral yang besar bagi Bhayangkara FC dan mengubah strategi permainan kedua tim di babak kedua. Dewa United berusaha keras untuk menyamakan kedudukan, namun permainan gemilang Sidibe dan kolektifitas Bhayangkara FC semakin menyulitkan mereka.
Keunggulan Bhayangkara FC diperlebar pada menit ke-59 melalui skema serangan balik cepat yang mematikan. Lagi-lagi, Moussa Sidibe menjadi motor serangan dengan memberikan umpan terukur kepada Doumbia. Tanpa ragu, Doumbia melepaskan sepakan keras dari dalam kotak penalti yang tak mampu dihalau oleh kiper Dewa United, membuat skor berubah menjadi 2-0. Gol kedua ini semakin mengukuhkan dominasi Bhayangkara FC. Sepanjang sisa pertandingan, The Guardians menunjukkan organisasi permainan yang sangat baik, menjaga lini pertahanan mereka tetap rapat dan tidak memberikan ruang sedikit pun bagi Dewa United untuk bangkit. Mereka berhasil mempertahankan keunggulan dua gol hingga peluit panjang dibunyikan, mengamankan kemenangan tandang yang krusial.
Kemenangan 2-0 atas Dewa United ini merupakan tambahan krusial bagi Bhayangkara FC dalam persaingan papan atas klasemen BRI Super League 2025/2026. Hasil ini sekaligus melanjutkan “tren positif” mereka, dengan empat laga terakhir The Guardians selalu berakhir dengan kemenangan. Dengan koleksi 38 poin, Bhayangkara FC kini menempati posisi kelima di klasemen sementara, menjaga peluang mereka untuk terus bersaing di zona atas liga. Sementara itu, Dewa United harus puas tertahan di posisi kesembilan dengan 33 angka, sebuah hasil yang tentu mengecewakan di kandang sendiri.
Persis Solo Raih Kemenangan Dramatis atas Persik Kediri
Di pertandingan lain yang tak kalah seru, Persis Solo menjamu Persik Kediri di markas kebanggaan mereka, Stadion Manahan, Solo. Pertandingan ini juga menyajikan jual beli serangan dan drama hingga menit-menit akhir. Persis Solo berhasil membuka keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-23 melalui gol yang dicetak oleh Bruno Gomes. Gol tersebut disambut meriah oleh para pendukung tuan rumah, memberikan harapan akan kemenangan yang meyakinkan. Namun, keunggulan Persis tidak bertahan lama.
Hanya delapan menit berselang, tepatnya pada menit ke-31, Persik Kediri berhasil menyamakan kedudukan. Jose Enrique menjadi penyelamat bagi tim tamu dengan mencetak gol balasan, membuat skor menjadi 1-1 dan mengembalikan tensi pertandingan. Skor imbang ini bertahan cukup lama, menunjukkan betapa ketatnya persaingan antara kedua tim. Kedua kesebelasan saling berupaya untuk mencetak gol kemenangan, melancarkan serangan dan bertahan dengan gigih.
Drama puncak terjadi di penghujung laga. Ketika pertandingan tampaknya akan berakhir imbang, Persis Solo berhasil menemukan celah di pertahanan Persik Kediri pada menit ke-86. Paparyga muncul sebagai pahlawan bagi Laskar Sambernyawa dengan mencetak gol penentu kemenangan. Sepakan Paparyga berhasil merobek jala gawang Persik, membawa Persis Solo unggul 2-1 di menit-menit krusial. Gol ini memastikan tiga poin penting bagi Persis Solo di kandang sendiri, menjaga asa mereka di papan tengah klasemen dan memberikan suntikan moral yang besar untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Secara keseluruhan, pekan ini menjadi bukti nyata persaingan ketat di BRI Super League 2025/2026. Kemenangan Bhayangkara FC dan Persis Solo tidak hanya memperkuat posisi mereka di klasemen, tetapi juga menjanjikan kelanjutan musim yang penuh intrik dan kejutan. Para penggemar sepak bola disuguhkan tontonan berkualitas tinggi dengan gol-gol dramatis dan performa tim yang konsisten, menandakan bahwa setiap poin akan sangat berharga dalam perebutan gelar juara maupun posisi di papan atas.

















