- Status Kepesertaan: Peserta yang dapat mendaftar dalam program ini adalah mereka yang berstatus sebagai nasabah aktif BNI, debitur BNI, atau Agen46 BNI. Status ini akan diverifikasi oleh pihak BNI.
- Prosedur Pendaftaran: Pendaftaran harus dilakukan secara langsung di Kantor Cabang BNI yang berada di wilayah Jabodetabek.
- Dokumen yang Dibawa: Calon peserta wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan fotokopinya saat mendaftar. Selain itu, menunjukkan aplikasi “wondr by BNI” yang terinstal di ponsel juga merupakan syarat wajib.
- Kewajiban Media Sosial: Peserta diwajibkan untuk mengikuti (follow) akun media sosial resmi BNI yang meliputi Instagram, Facebook, X (sebelumnya Twitter), YouTube, dan TikTok. Hal ini bertujuan untuk memastikan peserta mendapatkan informasi terkini dan pengumuman penting terkait program.
- Batas Maksimal Pendaftaran Perorangan: Satu nasabah BNI (baik nasabah aktif, debitur, maupun Agen46) diperbolehkan mendaftarkan maksimal empat peserta. Ini berarti satu akun pendaftar dapat mencakup empat orang anggota keluarga atau kerabat yang memenuhi syarat.
- Ketentuan Tiket: Setiap tiket yang didapatkan berlaku hanya untuk satu orang peserta.
- Larangan Pendaftaran Ganda Antar-BUMN: Peserta hanya diperbolehkan mendaftar di satu program mudik gratis yang diselenggarakan oleh BUMN. Jika terdeteksi bahwa seorang peserta mendaftar di lebih dari satu BUMN dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026, maka pendaftaran peserta tersebut akan dinyatakan gugur. Aturan ini penting untuk memberikan kesempatan yang lebih merata kepada calon pemudik lainnya.
- Keputusan Akhir: Persetujuan akhir atas seluruh pendaftaran peserta tetap menjadi kewenangan penuh panitia penyelenggara. Keputusan ini akan didasarkan pada hasil verifikasi terhadap pemenuhan seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku, serta ketersediaan kuota yang masih ada.
Rute Perjalanan yang Strategis Menjangkau Berbagai Destinasi
BNI telah merancang empat rute perjalanan mudik gratis yang strategis, mencakup kota-kota penting di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Rute-rute ini dipilih berdasarkan animo masyarakat yang tinggi untuk pulang kampung ke daerah-daerah tersebut, serta mempertimbangkan kelancaran arus transportasi. Dengan adanya pilihan rute yang beragam, BNI berupaya untuk memfasilitasi pemudik agar dapat mencapai tujuan akhir mereka dengan lebih efisien dan nyaman.
Berikut adalah rincian rute yang disediakan dalam program mudik gratis BNI 2026:
- Purwokerto: Rute ini akan membawa peserta dari Jakarta menuju Purwokerto. Jalur yang akan dilalui meliputi melewati Tol Cikampek, kemudian menyusuri Tol Trans Jawa. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan melalui Pejagan, Bumiayu, dan Ajibarang sebelum akhirnya tiba di Purwokerto. Rute ini dirancang untuk menjangkau wilayah barat daya Jawa Tengah.
- Semarang: Bagi pemudik yang memiliki tujuan ke ibu kota Jawa Tengah, rute Semarang menjadi pilihan utama. Perjalanan dimulai dari Jakarta, melalui Tol Cikampek, dan melanjutkan di Tol Trans Jawa. Titik keluar yang strategis di Krapyak akan mengarahkan peserta langsung menuju Kota Semarang.
- Yogyakarta via Solo: Rute ini melayani dua kota tujuan penting di Jawa Tengah, yaitu Yogyakarta dan Solo. Peserta akan diberangkatkan dari Jakarta melalui Tol Cikampek dan Tol Trans Jawa. Selanjutnya, perjalanan akan diarahkan melalui Colomadu, Klaten, dan Prambanan sebelum mencapai Yogyakarta. Rute ini juga secara efektif melintasi dan memberikan akses ke wilayah Solo.
- Malang via Surabaya: Rute terpanjang dalam program ini dirancang untuk menjangkau Jawa Timur bagian selatan, yaitu Malang, dengan singgah atau melewati Surabaya. Perjalanan dimulai dari Jakarta, melewati Tol Cikampek dan Tol Trans Jawa. Peserta akan diarahkan melalui Weru, kemudian menuju Surabaya, dilanjutkan melalui Tol Sidoarjo sebelum akhirnya tiba di Malang. Rute ini sangat cocok bagi pemudik yang memiliki keluarga di Malang atau kota-kota di sekitarnya.
Setiap rute telah dipertimbangkan dengan matang untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi perjalanan. Pemilihan rute melalui Tol Trans Jawa diharapkan dapat mempercepat waktu tempuh dibandingkan menggunakan jalur non-tol, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan-jalan utama.

















