Revolusi Industri Kecantikan: Menelisik Visi Futuristik ParagonCorp di Beauty Science Tech 2026
Industri kecantikan global tengah mengalami pergeseran paradigma yang signifikan, di mana estetika luar tidak lagi menjadi satu-satunya fokus utama. Menjawab tantangan zaman ini, ParagonCorp secara resmi membuka perhelatan akbar bertajuk Beauty Science Tech 2026 yang diselenggarakan di City Hall Pondok Indah Mall 3, Jakarta. Acara yang dimulai pada 21 Januari 2026 ini bukan sekadar pameran produk kosmetik biasa, melainkan sebuah manifestasi dari penggabungan antara sains mutakhir, teknologi kecerdasan buatan (AI), dan pemahaman mendalam mengenai psikologi manusia. Group CEO ParagonCorp, Harman Subakat, dalam pidato pembukaannya menekankan bahwa visi perusahaan adalah mentransformasi cara masyarakat memandang kecantikan. Ia menegaskan bahwa melalui acara ini, ParagonCorp berupaya menghadirkan kecantikan sebagai sebuah pengalaman holistik yang membantu setiap individu untuk lebih memahami jati diri mereka secara mendalam, melampaui sekadar transformasi penampilan fisik yang bersifat superfisial.
Beauty Science Tech 2026 dirancang sebagai sebuah ekosistem eksplorasi diri yang imersif, di mana setiap sudut ruangan dirancang untuk memberikan edukasi sekaligus pengalaman sensorik yang tak terlupakan. Dengan mengusung konsep yang memadukan gaya hidup modern dengan inovasi ilmiah, perhelatan ini menjadi jembatan bagi para konsumen untuk berinteraksi langsung dengan teknologi yang selama ini hanya ada di balik layar laboratorium penelitian. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat produk terbaru, tetapi juga diajak untuk menyelami narasi besar tentang bagaimana sains dapat meningkatkan kualitas hidup melalui perawatan diri yang tepat dan terpersonalisasi. Langkah strategis ini menempatkan ParagonCorp sebagai pionir dalam industri beauty-tech di Asia Tenggara, yang berani mengintegrasikan data analitik dengan kebutuhan emosional penggunanya.
Struktur acara ini dibagi menjadi enam zona pengalaman yang dirancang secara sistematis untuk memandu pengunjung dalam perjalanan penemuan diri. Keenam zona tersebut meliputi Hall of Purpose, Sphere of Beauty Tech, Collective Space, Beauty Beyond Stage, Future Store, serta Exhibition & Immersive Experience. Setiap zona memiliki karakter visual dan narasi yang berbeda, menciptakan sebuah alur cerita yang koheren. Di Hall of Purpose, misalnya, pengunjung disuguhi dengan visualisasi perjalanan panjang ParagonCorp dalam membangun ekosistem kecantikan di Indonesia. Di sini, nilai-nilai perusahaan mengenai kebermanfaatan dan dampak sosial dipaparkan secara artistik, menunjukkan bahwa kecantikan sejati harus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Area ini menjadi fondasi filosofis sebelum pengunjung melangkah lebih jauh ke dalam aspek teknis dan teknologi.
Integrasi Kecerdasan Buatan dan Personalisasi dalam Enam Zona Eksplorasi
Memasuki zona Sphere of Beauty Tech, pengunjung akan langsung merasakan atmosfer futuristik yang kental dengan implementasi teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI). Di area ini, batas antara teknologi informasi dan perawatan kulit menjadi sangat tipis. Berbagai perangkat pemindai canggih tersedia untuk melakukan analisis personal secara instan, mulai dari pemetaan karakter kulit, identifikasi masalah dermatologis tersembunyi, hingga rekomendasi produk yang benar-benar sesuai dengan profil genetik dan gaya hidup individu. Teknologi AI yang dihadirkan mampu memberikan presisi yang jauh lebih tinggi dibandingkan konsultasi konvensional, memungkinkan setiap orang mendapatkan solusi yang unik dan tidak generik. Hal ini mencerminkan tren global “hyper-personalization” yang kini menjadi standar baru dalam industri gaya hidup kelas atas.
Transisi menuju Collective Space memberikan nuansa yang berbeda, di mana interaksi sosial dan kolaborasi menjadi tema sentral. Area ini dirancang lebih santai dan inklusif, berfungsi sebagai ruang diskusi bagi para komunitas kecantikan, kreator konten, dan pakar industri untuk bertukar ide. Sementara itu, Beauty Beyond Stage menjadi panggung bagi inovasi berskala global. Di sini, ParagonCorp menyoroti hasil kolaborasi dengan berbagai mitra internasional, memamerkan bagaimana riset lintas negara dapat menghasilkan terobosan baru dalam formulasi produk. Zona ini menegaskan posisi Indonesia dalam peta inovasi kecantikan dunia, membuktikan bahwa produk lokal mampu bersaing di level tertinggi melalui pendekatan berbasis sains yang ketat dan standar kualitas yang tak kenal kompromi.
Puncak dari perjalanan teknologi ini adalah Future Store, sebuah konsep ritel masa depan yang mendefinisikan ulang pengalaman berbelanja. Di sini, transaksi tidak lagi bersifat transaksional semata, melainkan berbasis pengalaman digital yang mulus. Pengunjung dapat mencoba produk secara virtual dengan akurasi warna yang sangat mendekati kenyataan, serta mendapatkan informasi lengkap mengenai kandungan bahan aktif hanya dengan sekali pindai. Semua data dari zona-zona sebelumnya terintegrasi secara otomatis, sehingga sistem dapat memberikan saran belanja yang paling relevan. Area Exhibition & Immersive Experience kemudian melengkapi rangkaian tersebut dengan menghadirkan booth interaktif dari berbagai brand di bawah naungan ParagonCorp, yang dikemas dengan aktivitas menyenangkan seperti permainan edukatif berbasis sensor gerak dan sesi konsultasi privat dengan para ahli tanpa kesan yang kaku.
Eksplorasi Brand: Dari Kesehatan Mental Gen Z hingga Geometri Wajah
Setiap brand di bawah naungan ParagonCorp membawa misi spesifik dalam ajang Beauty Science Tech 2026 ini. Emina, yang dikenal dekat dengan generasi muda, mengambil langkah progresif dengan mengangkat isu kesehatan mental dan kulit bagi Gen Z. Melalui pendekatan yang interaktif, Emina mengedukasi pengunjung bahwa kondisi psikologis seperti stres dapat berdampak langsung pada kesehatan kulit (skin-mind connection). Dengan cara yang santai namun informatif, brand ini mengajak anak muda untuk tidak hanya peduli pada penampilan luar, tetapi juga menjaga keseimbangan emosional sebagai bagian dari rutinitas kecantikan mereka. Inisiatif ini sangat relevan mengingat tingginya tingkat kesadaran kesehatan mental di kalangan generasi muda saat ini.
Di sisi lain, Wardah menghadirkan pengalaman “color personality” yang sangat diminati pengunjung. Dalam zona ini, warna tidak hanya dipandang sebagai elemen estetika untuk riasan wajah, tetapi juga sebagai medium untuk mengenali karakter dan kepribadian diri. Melalui tes kepribadian warna yang didukung oleh teori psikologi warna, pengunjung diajak untuk menemukan palet warna yang paling mampu merepresentasikan jati diri mereka. Wardah ingin menyampaikan pesan bahwa pilihan make-up adalah bentuk komunikasi non-verbal yang kuat, di mana kesesuaian antara warna dan karakter personal dapat meningkatkan kepercayaan diri secara signifikan. Eksplorasi ini memberikan dimensi baru dalam memilih produk kosmetik, yang kini lebih didasarkan pada kecocokan psikologis daripada sekadar mengikuti tren pasar.
Make Over mengambil pendekatan yang lebih teknis dan mendalam melalui analisis rotasi dan struktur wajah. Dengan menggunakan teknologi face analysis yang sangat detail, pengunjung dapat memahami bentuk wajah mereka dari berbagai sudut, termasuk analisis proporsi geometri wajah. Teknologi ini membantu individu untuk mengetahui teknik aplikasi make-up yang paling efektif untuk menonjolkan fitur wajah terbaik mereka atau menyamarkan area tertentu dengan presisi seorang profesional. Informasi teknis ini sangat berharga bagi mereka yang ingin mencapai hasil riasan tingkat tinggi di rumah. Sementara itu, bagi pecinta wewangian, stan Earth Love Life menawarkan pengalaman sensorik yang unik melalui sesi custom fragrance. Dengan syarat pembelian minimal tertentu, pengunjung diberikan kebebasan untuk meracik parfum mereka sendiri, mengeksplorasi berbagai aroma dasar, tengah, dan atas untuk menciptakan wewangian yang benar-benar merepresentasikan karakter unik mereka.
Membangun Masa Depan Kecantikan yang Autentik dan Berkelanjutan
Harman Subakat menekankan kembali bahwa tujuan akhir dari Beauty Science Tech 2026 adalah untuk memberdayakan setiap orang agar mampu mengekspresikan diri dengan cara yang paling autentik. Perhelatan yang berlangsung selama lima hari, mulai dari 21 hingga 25 Januari 2026, ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi perubahan perilaku konsumen yang lebih sadar akan pentingnya sains di balik produk yang mereka gunakan. Dengan menyediakan wadah edukasi yang masif dan mudah diakses, ParagonCorp berusaha menghapus stigma bahwa kecantikan adalah sesuatu yang dangkal. Sebaliknya, mereka menunjukkan bahwa di balik setiap botol serum atau lipstik, terdapat ribuan jam penelitian laboratorium dan integrasi data yang rumit untuk memastikan keamanan serta efektivitas produk bagi penggunanya.
Kehadiran forum-forum inspiratif yang menghadirkan para ilmuwan, dermatolog, dan pemimpin opini dalam acara ini juga memberikan dimensi intelektual yang kuat. Diskusi-diskusi tersebut mencakup berbagai topik hangat, mulai dari keberlanjutan lingkungan dalam industri kecantikan (sustainable beauty) hingga etika penggunaan AI dalam pemrosesan data konsumen. Hal ini menunjukkan tanggung jawab moral ParagonCorp sebagai pemimpin pasar untuk tidak hanya mengejar profitabilitas, tetapi juga memimpin dalam hal edukasi publik dan pelestarian lingkungan. Pengunjung pun pulang tidak hanya membawa produk fisik, tetapi juga membawa pengetahuan baru yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk merawat diri dengan lebih bijak.
Secara keseluruhan, Beauty Science Tech 2026 adalah sebuah pernyataan berani tentang masa depan industri kecantikan di Indonesia. Dengan menggabungkan teknologi tinggi, pemahaman psikologis, dan komitmen pada kebermanfaatan sosial, ParagonCorp telah menetapkan standar baru yang tinggi bagi para pelaku industri lainnya. Acara ini membuktikan bahwa kecantikan adalah sebuah perjalanan penemuan diri yang terus berkembang seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Bagi masyarakat luas, ini adalah kesempatan langka untuk melihat masa depan lebih awal, di mana setiap individu memiliki kendali penuh atas definisi kecantikan mereka sendiri melalui bantuan sains dan teknologi yang tepat guna.
Pilihan Editor: Pameran Kecantikan Jakarta X Beauty 2025 Digelar
GHAEIZA KAY RASUFFI


















