Tragedi Kehilangan: Kronologi Mendalam Meninggalnya Buah Hati Rizal Armada dan Monica Imas
Duka mendalam menyelimuti keluarga musisi Rizal Armada dan istrinya, Monica Imas, setelah kehilangan buah hati keempat mereka yang meninggal dunia di dalam kandungan. Jenazah mungil tersebut telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang pada hari Jumat, 23 November. Pasca prosesi pemakaman yang khidmat, Rizal Armada, vokalis grup band yang dikenal dengan lagu hits “Asal Kau Bahagia”, dengan berat hati membagikan kronologi menyayat hati di balik kepergian putri tercinta mereka, yang diberi nama Gameela Az Zahra Putri Pradana.
Menurut penuturan Rizal, ia dan sang istri, Monica Imas, selalu berusaha menjaga kesehatan dan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan. Bahkan, hanya sepuluh hari sebelum kabar duka itu datang, keduanya baru saja menjalani kontrol kehamilan rutin. “Kontrol bulanan semuanya bagus, grafiknya bagus. Alhamdulillah beratnya bagus, enggak ada penyakit apa. Sempat 4D juga bagus. Intinya semuanya bagus,” ujar Rizal Armada, menekankan bahwa tidak ada indikasi masalah kesehatan yang terdeteksi pada kehamilan tersebut.
Deteksi Awal dan Kepanikan yang Menyusul
Namun, takdir berkata lain. Ketika Rizal tengah menjalankan tugasnya di Kalimantan untuk sebuah konser, Monica mulai merasakan ada sesuatu yang tidak beres dengan pergerakan sang buah hati. Melalui panggilan video, Monica menyampaikan kepada Rizal kekhawatirannya karena tidak merasakan gerakan bayi seperti biasanya. Kepanikan pun mulai terasa. “Jadi akhirnya bawa ke rumah sakit, dicek, semua segala macam,” jelas Rizal.
Setelah serangkaian pemeriksaan intensif di rumah sakit, kabar duka itu akhirnya terkonfirmasi. “Akhirnya Selasa pagi ya… Selasa pagi itu sudah tidak ada detak jantungnya. Jadi sudah meninggal dunia,” ungkap Rizal dengan suara bergetar, menggambarkan momen pilu ketika detak jantung kehidupan sang putri terhenti. Ia menambahkan bahwa ia baru mengunggah kabar duka tersebut pada Selasa sore, dikarenakan masih dalam proses penanganan dan penyesuaian diri terhadap kenyataan pahit yang baru saja dihadapinya. “Nah, gue juga posting-nya itu kalau enggak salah Selasa sore, karena masih proses semua segala macam,” tambahnya.
Perjuangan Melahirkan dan Terungkapnya Penyebab Kematian
Setelah kondisi Monica Imas dinyatakan stabil dan membaik, tim medis dan keluarga memutuskan untuk melanjutkan proses persalinan secara normal. Hal ini dilakukan demi kesehatan Monica, mengingat ia harus melewati proses induksi untuk melahirkan buah hatinya yang telah tiada. Proses induksi, yang bertujuan untuk merangsang kontraksi dan mengeluarkan bayi, akhirnya dapat dilakukan pada hari Kamis, 22 Januari, siang hari. Setelah perjuangan selama kurang lebih 12 jam, jenazah bayi Gameela Az Zahra Putri Pradana berhasil dilahirkan secara normal.
“Semalam jam 23.52, jadi jam 12 kurang 8 menit… itu dapat satu kemudahan terus akhirnya baby dilahirkan. Kondisinya bagus, semuanya bersih. Organ tubuhnya juga bagus semua. Keluar juga… jadi kita yang sedih itu jadi apa ya… senang gitu lihat si Adek. Ya alhamdulillah hari ini dimakamkan di sini,” tutur Rizal, menggambarkan perasaan campur aduk antara kesedihan atas kehilangan dan rasa syukur melihat kondisi fisik bayinya yang sempurna meskipun telah meninggal dunia.
Baru setelah bayi lahir, penyebab pasti dari kepergian sang buah hati terungkap. Rizal menjelaskan bahwa penyebab utama kematian adalah kelainan pada tali pusat. Tali pusat yang seharusnya berfungsi sebagai saluran vital untuk asupan nutrisi bagi janin, ternyata terpelintir dan akhirnya menyumbat aliran tersebut. “Si bayi karena alhamdulillah izin Allah aktif banget anaknya, jadi dia kayak si tali pusatnya itu tuh kelilit, kayak kita lagi peres baju,” jelasnya, menggunakan analogi sederhana untuk menggambarkan kondisi tali pusat yang melilit.
Lebih lanjut, Rizal menekankan bahwa posisi bayi bukanlah terlilit tali pusat, melainkan tali pusatnya sendiri yang mengalami kelilitan parah hingga menyebabkan penyumbatan. “Jadi itu yang membuat asupan makanan dan segala macam enggak bisa masuk ke bayinya. Jadi bukan melilit leher atau badan, jadi si tali pusernya muter gitu jadi ngunci,” tegasnya, menjelaskan secara rinci untuk menghindari kesalahpahaman mengenai penyebab tragis tersebut. Kondisi ini secara efektif memutus pasokan nutrisi penting yang dibutuhkan bayi untuk bertahan hidup di dalam kandungan.
Sebelumnya, Rizal Armada telah menginformasikan bahwa sang buah hati meninggal pada usia kandungan yang memasuki bulan ketujuh. Ia juga tak lupa memohon doa dari publik untuk keselamatan anak-anaknya yang lain, keluarga besar, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan doa. “Mohon doanya ya buat anak-anak, buat keluarga, buat semua yang sudah mendoakan,” pintanya.
Rizal Armada dan Monica Imas menikah pada tanggal 28 Juni 2018 dalam sebuah upacara yang sakral di Masjid Agung Surakarta, Solo, dengan balutan nuansa adat Jawa yang kental. Pernikahan mereka telah dikaruniai tiga orang anak sebelum kabar duka mengenai anak keempat ini. Kehilangan ini tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga kecil mereka, namun dengan kekuatan doa dan dukungan dari orang-orang terkasih, diharapkan mereka dapat melewati masa sulit ini.















