Kapten Persib Bandung, Marc Klok, secara mengejutkan menyambut hangat kabar bergabungnya rekan setimnya di Tim Nasional Indonesia, Shayne Pattynama, ke kubu rival abadi, Persija Jakarta, menjelang paruh musim kompetisi Super League 2025/2026. Alih-alih menunjukkan kekhawatiran atas penguatan rival, Klok justru melihat transfer ini sebagai sinyal positif yang akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan level dan kualitas kompetisi sepak bola di Tanah Air secara keseluruhan. Pernyataan ini, yang disampaikan Klok pada Sabtu, 24 Januari 2026, menyoroti pandangan luasnya mengenai evolusi liga domestik, di mana kedatangan pemain berkaliber internasional seperti Pattynama dipandang sebagai katalisator krusial bagi kemajuan sepak bola Indonesia.
Klok mengamati sebuah tren yang semakin menguat dan menjanjikan dalam beberapa waktu terakhir: derasnya aliran pemain berkualitas, baik naturalisasi maupun asing, yang memilih untuk berkarier di Super League Indonesia. “Saya pikir selalu baik ketika banyak yang ikut ke Super League. Dan sekarang kita lihat trennya ada banyak pemain datang ke Indonesia,” ujar gelandang pengatur serangan berusia 32 tahun itu. Fenomena ini, menurut Klok, bukan hanya sekadar menambah daftar nama di klub-klub, melainkan sebuah indikasi bahwa Super League kini memiliki daya tarik yang lebih besar dan berpotensi untuk “naik kelas” di kancah regional maupun internasional. Lebih jauh, Klok meyakini bahwa kehadiran pemain-pemain dengan pengalaman internasional ini dapat membawa standar baru, baik dalam hal teknis permainan, profesionalisme, maupun mentalitas kompetitif, yang pada gilirannya akan meningkatkan citra liga dan memungkinkan para pemain, termasuk mereka yang kembali ke daerah atau negara asal mereka setelah berkarier di Indonesia, untuk membawa pulang pengalaman berharga dan nilai jual yang lebih tinggi.


















