- Penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN): Memastikan seluruh proyek infrastruktur yang telah dimulai dapat beroperasi secara penuh untuk mendukung mobilitas barang dan jasa.
- Digitalisasi Ekonomi dan Pemerintahan: Memperluas jangkauan internet broadband hingga ke pelosok desa guna mendukung UMKM masuk ke dalam ekosistem digital global.
- Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK): Memberikan insentif fiskal dan non-fiskal yang kompetitif bagi investor di sektor manufaktur dan jasa teknologi tinggi.
- Modernisasi Sektor Logistik: Mengintegrasikan sistem transportasi antarmoda untuk menciptakan efisiensi rantai pasok nasional.
Dari perspektif fiskal, manajemen utang negara dan optimalisasi pendapatan negara melalui reformasi perpajakan menjadi instrumen vital untuk membiayai agenda pembangunan yang ambisius tersebut. Pemerintah dituntut untuk meningkatkan tax ratio tanpa menekan daya beli masyarakat secara berlebihan. Penggunaan teknologi digital dalam sistem administrasi perpajakan diharapkan dapat meminimalisir kebocoran dan memperluas basis pajak secara adil. Selain itu, alokasi anggaran yang lebih besar pada sektor pendidikan dan kesehatan mencerminkan komitmen jangka panjang untuk menciptakan generasi unggul yang siap bersaing di kancah internasional.
Ketahanan Sosial dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia
Transformasi ekonomi tidak akan sempurna tanpa adanya peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Program-program kesejahteraan sosial, seperti pemberian makanan bergizi gratis bagi anak sekolah dan ibu hamil, merupakan investasi strategis untuk memutus rantai stunting dan meningkatkan skor PISA (Programme for International Student Assessment) Indonesia. Para ahli kesehatan menekankan bahwa gizi yang baik adalah prasyarat mutlak bagi perkembangan kognitif anak, yang pada gilirannya akan menentukan produktivitas tenaga kerja Indonesia di masa depan. Pemerintah juga berkomitmen untuk memperkuat sistem kesehatan nasional melalui pembangunan rumah sakit berstandar internasional di berbagai daerah agar akses layanan medis berkualitas tidak lagi terpusat di kota-kota besar.
Di kancah internasional, Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai kekuatan menengah yang berpengaruh (middle power). Melalui diplomasi ekonomi yang aktif, Indonesia berupaya memperluas akses pasar bagi produk-produk dalam negeri melalui berbagai perjanjian perdagangan bebas (FTA) dan kemitraan ekonomi komprehensif (CEPA). Kepemimpinan Indonesia di forum-forum global seperti G20 dan ASEAN membuktikan bahwa negara ini memiliki peran kunci dalam menjaga stabilitas kawasan dan mendorong kerja sama multilateral yang saling menguntungkan. Dengan kombinasi antara kebijakan domestik yang kuat dan diplomasi luar negeri yang lincah, Indonesia optimis dapat menavigasi kompleksitas global menuju masa depan yang lebih cerah dan berkeadilan.
Sebagai penutup, keberhasilan seluruh agenda besar ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil. Transparansi dalam tata kelola pemerintahan dan partisipasi publik dalam pengawasan kebijakan akan memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan dari APBN benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat. Indonesia tidak hanya sedang membangun fisik negaranya, tetapi juga sedang membangun mentalitas bangsa yang inovatif, resilien, dan kompetitif. Dengan semangat gotong royong dan visi yang jelas, langkah menuju Indonesia Emas 2045 kini terasa semakin nyata dan terukur, membawa harapan bagi ratusan juta rakyat dari Sabang sampai Merauke.


















