Band legendaris Padi Reborn telah mempersiapkan sebuah perhelatan akbar yang menjanjikan pengalaman musikal tak terlupakan bagi para penggemarnya, yakni konser Dua Delapan. Acara spektakuler ini dijadwalkan berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada hari Sabtu, 31 Januari. Konser ini bukan sekadar panggung biasa; ia dirancang sebagai sebuah manifestasi perayaan perjalanan karier Padi Reborn yang kaya, menyajikan perpaduan harmonis antara nostalgia dan inovasi. Salah satu sorotan utama yang telah memicu antusiasme tinggi adalah janji band untuk membawakan materi lagu-lagu baru mereka dalam sebuah sesi khusus. Informasi krusial ini disampaikan langsung oleh drummer Padi Reborn, Surendro Prasetyo, yang akrab disapa Yoyo, dalam sebuah konferensi pers yang digelar di kawasan Tomang, Jakarta Barat, belum lama ini. Pernyataan Yoyo mengindikasikan bahwa konser Dua Delapan akan menjadi ajang penting bagi Padi Reborn untuk memperkenalkan fase musikal terbaru mereka, sekaligus memanjakan Sobat Padi dengan karya-karya segar yang belum pernah diperdengarkan secara langsung.
Inovasi Musikal: Segmen Khusus Lagu Baru dan Repertoar Pilihan
Dalam kesempatan konferensi pers tersebut, Yoyo secara eksplisit menguraikan strategi musikal yang akan diterapkan dalam konser Dua Delapan. Ia menekankan bahwa Padi Reborn akan mendedikasikan “segmen tersendiri yang khusus membawakan lagu baru.” Pernyataan ini bukan hanya sekadar pengumuman, melainkan sebuah janji akan pengalaman yang mendalam bagi para penggemar setia. Segmen ini menjadi krusial mengingat perjalanan Padi Reborn yang sempat mengalami jeda dan kemudian bangkit kembali dengan nama “Reborn,” menandai era baru dalam karier mereka. Memperkenalkan lagu-lagu baru di panggung sebesar Dua Delapan menunjukkan komitmen band untuk terus berevolusi dan relevan di kancah musik Indonesia, melampaui citra sebagai band nostalgia semata. Hal ini sekaligus memberikan kesempatan eksklusif bagi penonton untuk menjadi saksi pertama dari evolusi musikal Padi Reborn, merasakan energi dan pesan yang terkandung dalam karya-karya terbaru mereka.
Lebih lanjut, Yoyo juga menjabarkan komposisi setlist yang akan disajikan dalam konser Dua Delapan, yang dirancang untuk memenuhi ekspektasi berbagai lapisan penggemar. Selain memperkenalkan materi baru, Padi Reborn akan memanjakan telinga audiens dengan serangkaian lagu-lagu hits yang telah melekat di hati jutaan pendengar selama puluhan tahun. Lagu-lagu seperti “Sobat,” “Mahadewi,” “Kasih Tak Sampai,” dan “Begitu Indah” dipastikan akan menggema di Tennis Indoor Senayan, membawa kembali kenangan manis dan euforia kolektif. Namun, yang membuat konser ini semakin istimewa adalah keputusan band untuk turut menyajikan lagu-lagu yang jarang mereka bawakan di atas panggung. Yoyo menjelaskan, “Karena kan biasanya kalau di event-event festival atau biasa durasinya cuma satu jam, biasanya kita cuma bawa yang hits-hits saja.” Ini menandakan bahwa konser Dua Delapan akan menjadi kesempatan langka bagi Sobat Padi untuk menikmati sisi lain dari diskografi Padi Reborn, menggali permata tersembunyi yang mungkin belum pernah mereka dengar secara langsung. Pendekatan ini menunjukkan apresiasi band terhadap penggemar setia yang menginginkan pengalaman lebih dari sekadar penampilan festival biasa, menawarkan kedalaman dan keragaman yang lebih kaya.
Mengenai urutan lagu, Yoyo mengungkapkan bahwa flow atau alur penampilan akan disesuaikan dengan dinamika yang diinginkan, bukan sekadar urutan kronologis album. “Flow-nya akan enak dinamikanya, Jadi enggak harus urut album satu, album dua. Ada beberapa segmen nantinya,” tutur Yoyo. Pendekatan ini memungkinkan Padi Reborn untuk menciptakan sebuah narasi musikal yang mengalir, membangun emosi penonton dari satu segmen ke segmen lainnya. Dengan memecah penampilan menjadi beberapa segmen, band dapat menghadirkan variasi suasana, mulai dari momen-momen intim dan introspektif dengan lagu-lagu baru atau yang jarang dibawakan, hingga ledakan energi dengan hits-hits andalan. Strategi ini memastikan bahwa setiap penonton akan dibawa dalam sebuah perjalanan emosional yang terencana dan mendalam, menjauh dari format konser standar yang seringkali terasa monoton.
Revolusi Panggung: Pengalaman Futuristik 360 Derajat
Selain eksplorasi musikal yang mendalam, konser Dua Delapan dari Padi Reborn juga menjanjikan sebuah pengalaman visual dan sensorik yang futuristik, didukung oleh teknologi panggung mutakhir. Ini bukan hanya tentang suara, tetapi juga tentang bagaimana musik tersebut divisualisasikan dan dirasakan oleh setiap individu di antara audiens. Konsep intimate diwujudkan secara radikal melalui desain panggung 360 derajat berbentuk lingkaran yang ditempatkan tepat di tengah-tengah audiens. Desain inovatif ini secara efektif menghilangkan batasan tradisional antara penampil dan penonton, menciptakan kedekatan yang belum pernah ada sebelumnya. Setiap sudut panggung akan memberikan perspektif unik, memastikan bahwa tidak ada tempat yang “buruk” untuk menonton, dan setiap penonton dapat merasakan koneksi personal dengan band. Panggung ini tidak hanya statis; ia dilengkapi dengan teknologi hidrolik canggih yang memungkinkan setiap personel band untuk naik dan turun secara terpisah. Fitur ini membuka dimensi kreatif baru dalam koreografi panggung dan visualisasi, memungkinkan transisi yang mulus antar segmen, serta menciptakan momen-momen dramatis yang tak terduga, seolah-olah para personel muncul dan tenggelam dari dalam panggung itu sendiri.
Inovasi panggung ini juga memengaruhi bagaimana setiap personel Padi Reborn akan berinteraksi dengan audiens. Yoyo, sebagai drummer, mengungkapkan sebuah detail menarik yang memperkuat komitmen band terhadap pengalaman 360 derajat ini: ia akan menggunakan dua set drum saat tampil. “Jadi depan dan belakang, jadi semua sisi akan bisa disapa. Jadi ada beberapa lagu saya bisa balik depan belakang,” ucap Yoyo. Keputusan ini menunjukkan tingkat perencanaan dan dedikasi yang luar biasa untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun penonton yang merasa terpinggirkan. Dengan dua set drum, Yoyo dapat berinteraksi secara visual dan energik dengan audiens di semua sisi panggung, memastikan bahwa setiap orang mendapatkan pengalaman penuh dari performa drumnya yang ikonik. Ini bukan sekadar penyesuaian teknis, melainkan sebuah pernyataan artistik tentang inklusivitas dan keinginan untuk menciptakan pengalaman yang benar-benar imersif dan menyeluruh bagi setiap Sobat Padi yang hadir.
Sebagai bagian dari era kebangkitan mereka, Padi Reborn telah merilis dua single baru yang sangat dinantikan, bertajuk “Ego” dan “Haru Biru.” Kedua lagu ini bukan hanya sekadar tambahan pada diskografi mereka, melainkan representasi dari kedewasaan musikal dan eksplorasi lirik Padi Reborn pasca-reborn. Kehadiran “Ego” dan “Haru Biru” dalam setlist


















