Dunia musik Indonesia berduka atas kepergian salah satu vokalis legendarisnya, Lucky Widja, yang meninggal dunia pada Minggu malam, 26 Februari 2024, pukul 22.26 WIB. Vokalis grup band Element ini menghembuskan napas terakhirnya di usia 49 tahun di Rumah Sakit Halim, Jakarta. Kabar duka ini menyebar dengan cepat di kalangan insan media hiburan melalui pesan singkat berantai di platform WhatsApp, meninggalkan kesedihan mendalam bagi para penggemar dan rekan sejawatnya.
Menurut pesan duka yang beredar, jenazah almarhum Lucky Widja telah selesai dimandikan dan sedang dalam proses persiapan untuk dibawa ke rumah duka. Rumah duka beralamat di Jalan Haji Tholib Nomor 17 A, Kavling 5, Cipete Utara, Jakarta Selatan. Rencananya, jenazah akan disalatkan setelah salat Zuhur dan kemudian dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, sebuah tempat peristirahatan terakhir yang akan menjadi saksi bisu kepergian sang musisi.
Perjuangan Melawan Penyakit dan Semangat Berkarya
Meskipun telah lama berjuang melawan penyakit infeksi ginjal yang mengharuskannya menjalani prosedur cuci darah secara rutin, semangat Lucky Widja untuk berkarya di dunia musik tidak pernah padam. Penyakit yang dideritanya tidak lantas membuatnya terhenti. Bukti nyata dari dedikasinya terlihat dari aktivitasnya yang masih padat hingga menjelang akhir hayatnya. Pada tanggal 10 Januari 2024 lalu, ia masih aktif berbagi ilmu dan pengalamannya sebagai pembicara dalam sebuah lokakarya di The 13th UI Music Fair Workshop. Sesi tersebut berfokus pada pentingnya membangun penjenamaan diri (personal branding) dalam industri musik, sebuah topik yang sangat relevan bagi para musisi muda.
Lebih lanjut, pada malam pergantian tahun baru, Lucky Widja bersama dengan grup band Element masih menggelar konser meriah di Sangatta, Kalimantan Timur. Penampilan ini menunjukkan bahwa kondisi kesehatannya, meskipun menantang, tidak menghalangi hasratnya untuk menghibur para penggemar dan memberikan yang terbaik di atas panggung. Semangat juangnya ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, membuktikan bahwa passion dapat mengalahkan keterbatasan fisik.
Ungkapan Duka Cita dari Sahabat dan Rekan Sejawat
Kepergian Lucky Widja meninggalkan duka yang mendalam bagi para sahabat dan rekan musisi. Ferdy Taher, salah satu sahabat dekat Lucky sekaligus vokalis dan gitaris Element, mengungkapkan rasa kehilangannya melalui unggahan di akun Instagramnya. Dalam pesan yang menyentuh, Ferdy mengenang Lucky sebagai sahabat, adik, dan partner bermusik yang tak tergantikan. “Selamat jalan sahabat gw…ade gw…partner gw di panggung…Lo udah tenang, ga sakit lagi…ga butuh cuci darah lagi…ga perlu oxygen lagi…lo happy sekarang, bisa muda lagi…tenang di sana ya Ki. Gw sendirian di panggung nyanyinya sekarang…semoga gw bisa ya nyanyi sendiri…semoga lo husnul khotimah ya Ki… sampai ketemu lagi kita ya brader…,” tulis Ferdy, menggambarkan betapa besar arti Lucky dalam hidupnya dan kariernya.
Ungkapan duka cita juga datang dari Arie Untung, seorang tokoh publik yang juga dekat dengan almarhum. Melalui unggahan di akun Instagramnya, Arie mendoakan agar almarhum Lucky Widja, yang juga dikenal dengan akun Instagram @luckywidja dan @elementbikeid, mendapatkan husnul khotimah. Ia memohon agar segala amal ibadah almarhum diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa, segala dosanya dihapuskan, serta dijauhkan dari siksa kubur dan siksa neraka. Doa-doa ini mencerminkan harapan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
Perjalanan Karier Gemilang Lucky Widja
Lucky Widjatmoko, nama lengkap almarhum, lahir pada tanggal 1 September 1976. Sebelum menorehkan namanya di kancah musik Indonesia, Lucky mengawali kariernya di industri hiburan Tanah Air dengan cara yang cukup unik. Pada tahun 1996, ia berhasil keluar sebagai Juara 1 Top Guess dalam pemilihan model yang diselenggarakan oleh Majalah Aneka. Prestasi ini membuka jalan baginya untuk lebih dikenal di dunia hiburan.
Setahun kemudian, tepatnya pada tahun 1997, Lucky bersama dengan Ronny Setiawan dan Didi Riyadi mendirikan grup musik Element. Kehadirannya sebagai vokalis utama membawa warna baru bagi musik pop Indonesia dan meraih popularitas yang signifikan. Namun, perjalanan kariernya tidak hanya berhenti di situ. Lucky pernah mengambil keputusan untuk keluar dari Element demi mengejar karier sebagai penyanyi solo. Di samping karier musiknya, Lucky juga sempat menjajal dunia akting dengan membintangi sejumlah serial televisi dan film layar lebar, di antaranya adalah “Gen X”, “Virgin The Series”, “Dajjal”, dan “Aku Sayang Kamu”.
Pendidikan juga menjadi prioritas bagi Lucky Widja. Ia berhasil menamatkan studinya di Universitas Kristen Indonesia. Setelah lulus, ia sempat meniti karier sebagai seorang arsitek, sebuah profesi yang menunjukkan sisi lain dari bakat dan kemampuannya. Meskipun telah memiliki karier di bidang lain, kecintaannya pada musik tidak pernah pudar. Ia tetap aktif manggung sesekali, menunjukkan bahwa musik adalah bagian tak terpisahkan dari dirinya. Enam tahun sebelum kepergiannya, Lucky Widja memutuskan untuk kembali bergabung dengan Element, reuni yang disambut hangat oleh para penggemar setia grup band tersebut.


















