SERAMBINEWS.COM – Sebuah insiden yang cukup unik dan menarik perhatian terjadi di Stadion Mapei, Reggio Emilia, pada Minggu, 25 Januari 2026, setelah pertandingan lanjutan Liga Italia musim 2025/2026 antara Sassuolo dan Cremonese. Emil Audero, kiper utama klub Cremonese sekaligus penjaga gawang andalan Tim Nasional Indonesia, secara tidak sengaja tertinggal oleh bus timnya. Kejadian ini bermula dari momen keakraban dan interaksi yang berlangsung lebih lama dari perkiraan setelah peluit panjang dibunyikan.
Emil Audero Terlambat Meninggalkan Stadion: Obrolan Hangat dengan Jay Idzes dan Jurnalis
Pertandingan yang berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan Sassuolo, berkat gol cepat Alieu Fadera di menit ketiga, memiliki magnet tersendiri bagi publik sepak bola Indonesia. Pasalnya, laga ini menjadi panggung pertemuan dua punggawa Timnas Indonesia yang berkarier di Serie A: Jay Idzes, yang membela Sassuolo, dan Emil Audero, yang berdiri kokoh di bawah mistar gawang Cremonese. Kedua pemain ini tidak hanya menunjukkan performa yang mengesankan di lapangan, tetapi juga menjadi pusat perhatian karena hubungan mereka di luar lapangan.
Setelah pertandingan usai, suasana di area stadion tidak langsung sepi bagi Audero. Ia terpantau masih berada di area stadion karena tengah terlibat dalam percakapan mendalam. Sumber-sumber terpercaya, termasuk laporan dari media Italia ternama, La Gazzetta dello Sport, mengonfirmasi bahwa Audero sedang asyik berbincang dengan Jay Idzes, rekan setimnya di Timnas Indonesia, serta beberapa jurnalis dan kreator konten yang berasal dari Indonesia. Interaksi ini, yang penuh dengan kehangatan dan pertukaran cerita, ternyata memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan.
“Setelah pertandingan, mantan kiper Juventus itu berhenti untuk berbicara dengan sepasang jurnalis-kreator asal Indonesia. Audero adalah penjaga gawang tim nasional, dan bersamanya ada rekan setimnya di tim nasional, Jay Idzes,” demikian kutipan dari laporan La Gazzetta dello Sport yang menyoroti momen langka ini. Obrolan tersebut tidak hanya sebatas basa-basi, namun kemungkinan besar juga mencakup diskusi tentang performa, pengalaman bermain di Italia, serta persiapan untuk agenda Timnas Indonesia yang akan datang.
Solusi dari Cremonese: Mobil Dinas Menanti Sang Kiper
Menyadari bahwa Audero tertinggal bus tim yang telah lebih dulu meninggalkan Stadion Mapei, pihak manajemen Cremonese menunjukkan respons yang sigap dan profesional. Klub yang dijuluki Grigiorossa ini tidak tinggal diam dan segera menyiapkan solusi terbaik untuk memastikan sang kiper dapat kembali ke markas tim dengan nyaman. Sebuah unit mobil dinas, yang biasanya diperuntukkan bagi pemain yang tertinggal atau harus menjalani prosedur pasca-pertandingan seperti tes anti-doping, disiapkan khusus untuk mengantar Emil Audero.
Menurut laporan yang sama dari La Gazzetta dello Sport, situasi ini tidak sepenuhnya mengejutkan bagi klub. Terlebih lagi, diketahui bahwa tidak semua pemain Cremonese kembali ke markas tim menggunakan bus tim. Sejumlah pemain memang memiliki opsi untuk kembali dengan kendaraan pribadi mereka. Hal ini menyebabkan ketidakhadiran Emil Audero di bus tim tidak segera disadari oleh staf pelatih atau rekan-rekannya.
“Percakapan dan agenda yang telah direncanakan berlangsung cukup lama. Karena itu, klub memutuskan menyediakan mobil dinas, yang biasanya digunakan untuk mengantar pemain yang tertinggal, umumnya mereka yang masih menjalani prosedur anti-doping,” jelas Gazzetta, menggarisbawahi bahwa penyediaan mobil dinas adalah prosedur standar yang diterapkan klub dalam situasi serupa. Fleksibilitas ini menunjukkan kematangan manajemen Cremonese dalam menangani berbagai situasi yang mungkin timbul di lingkungan tim.
Faktor lain yang turut memperkuat kelancaran penanganan situasi ini adalah jadwal libur tim yang dijadwalkan pada hari berikutnya, serta jarak yang relatif dekat antara Reggio Emilia (lokasi Stadion Mapei) dengan tempat tim Cremonese bermarkas. Kondisi ini memungkinkan tim untuk tidak terlalu memperketat pengecekan nama pemain saat bus berangkat, karena diprediksi tidak akan ada kendala berarti bagi pemain yang terlambat untuk kembali.
Prospek Masa Depan dan Agenda Timnas Indonesia
Insiden ini juga menggarisbawahi pentingnya kehadiran dan dampak Emil Audero serta Jay Idzes bagi Timnas Indonesia. Jay Idzes bersama Sassuolo dijadwalkan akan menghadapi pertandingan berikutnya melawan Pisa pada tanggal 31 Januari 2026. Sementara itu, Emil Audero akan menghadapi ujian yang lebih berat bersama Cremonese, yaitu menghadapi tim raksasa Serie A, Inter Milan, pada tanggal 2 Februari 2026.
Dengan performa solid yang terus ditunjukkan oleh Emil Audero di setiap pertandingan, peluangnya untuk kembali dipercaya sebagai kiper utama Cremonese semakin terbuka lebar. Konsistensinya di bawah mistar gawang menjadi aset berharga bagi klub dan juga tim nasional. Lebih jauh lagi, baik Emil Audero maupun Jay Idzes dipastikan akan segera bergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia yang dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Maret 2026. Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, akan memimpin langsung pemusatan latihan tersebut, yang diharapkan dapat semakin memperkuat skuad Garuda menjelang berbagai kompetisi internasional yang menanti.

















