Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Ramalan Zodiak Cinta Senin 26 Januari: Cancer Ramah, Scorpio Akur.

    Ramalan Zodiak Cinta Senin 26 Januari: Cancer Ramah, Scorpio Akur.

    Ramalan Shio Tikus-Kelinci Senin 26 Januari 2026: Cinta, Karier, Hoki!

    Ramalan Shio Tikus-Kelinci Senin 26 Januari 2026: Cinta, Karier, Hoki!

    Lula Lahfah: Multitalenta, Dari Medsos ke Bintang Film

    Lula Lahfah: Multitalenta, Dari Medsos ke Bintang Film

    Perjanjian Pranikah Brooklyn-Nicola Bikin Beckham Khawatir Berat

    Perjanjian Pranikah Brooklyn-Nicola Bikin Beckham Khawatir Berat

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Ramalan Zodiak Cinta Senin 26 Januari: Cancer Ramah, Scorpio Akur.

    Ramalan Zodiak Cinta Senin 26 Januari: Cancer Ramah, Scorpio Akur.

    Ramalan Shio Tikus-Kelinci Senin 26 Januari 2026: Cinta, Karier, Hoki!

    Ramalan Shio Tikus-Kelinci Senin 26 Januari 2026: Cinta, Karier, Hoki!

    Lula Lahfah: Multitalenta, Dari Medsos ke Bintang Film

    Lula Lahfah: Multitalenta, Dari Medsos ke Bintang Film

    Perjanjian Pranikah Brooklyn-Nicola Bikin Beckham Khawatir Berat

    Perjanjian Pranikah Brooklyn-Nicola Bikin Beckham Khawatir Berat

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Business

IHSG Anjlok Saat Bursa Asia Menguat: Ada Apa?

Huda Wijaya by Huda Wijaya
January 31, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
IHSG Anjlok Saat Bursa Asia Menguat: Ada Apa?

#image_title

RELATED POSTS

Ahok siap beri kesaksian di sidang kasus Pertamina

Gebrakan Menkeu Purbaya Rombak Pejabat Bea Cukai 5 Pelabuhan Besar

Emas Antam Anjlok! Cek Harga Terbaru Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), barometer utama kinerja pasar modal Indonesia, mengakhiri sesi perdagangan siang pada Selasa, 27 Januari, di zona merah yang menunjukkan sentimen negatif di kalangan investor. Pada penutupan sesi pertama, IHSG tercatat melemah signifikan sebesar 0,60 persen, membawa posisinya turun ke level 8.921,66. Pelemahan ini mencerminkan adanya tekanan jual yang cukup dominan di pasar, mengindikasikan kekhawatiran investor terhadap berbagai faktor, baik domestik maupun global, yang mungkin mempengaruhi prospek ekonomi dan korporasi. Angka 8.921,66 merupakan titik penutupan yang menjadi perhatian, mengingat pergerakan indeks seringkali dijadikan acuan bagi kesehatan ekonomi secara makro. Penurunan sebesar 0,60 persen, meskipun terlihat moderat, dapat memicu analisis lebih lanjut mengenai sektor-sektor yang paling terdampak dan potensi arah pasar di sesi perdagangan berikutnya.

Tidak hanya IHSG, indeks LQ45, yang merepresentasikan 45 saham paling likuid di Bursa Efek Indonesia, juga mengalami nasib serupa dengan pelemahan yang bahkan lebih tajam. LQ45 ditutup anjlok 1,01 persen, mencapai level 873,51. Penurunan LQ45 yang lebih dalam dari IHSG seringkali diinterpretasikan sebagai sinyal bahwa saham-saham berkapitalisasi besar dan paling aktif diperdagangkan, yang notabene menjadi pilihan utama investor institusional, sedang menghadapi tekanan jual yang substansial. Ini mengindikasikan bahwa sentimen negatif tidak hanya menyebar secara umum tetapi juga secara spesifik menargetkan saham-saham unggulan. Analisis lebih lanjut terhadap pergerakan saham menunjukkan bahwa dari total saham yang diperdagangkan, hanya 232 saham yang berhasil menguat, sementara mayoritas, yaitu 441 saham, mengalami penurunan harga. Sebanyak 130 saham lainnya berakhir stagnan atau tidak mengalami perubahan harga. Rasio saham yang melemah terhadap saham yang menguat ini, yang hampir mencapai 2:1, secara jelas menggambarkan dominasi tekanan jual dan luasnya sentimen negatif yang meliputi pasar pada hari tersebut, menandakan pasar yang sedang dalam kondisi bearish.

Aktivitas perdagangan pada sesi tersebut juga memberikan gambaran mengenai dinamika pasar. Total frekuensi saham yang ditransaksikan mencapai 2,07 juta kali. Angka frekuensi yang tinggi ini bisa mengindikasikan partisipasi aktif dari investor ritel yang cenderung melakukan transaksi dalam jumlah kecil namun sering, atau bisa juga mencerminkan upaya investor untuk keluar dari posisi mereka di tengah ketidakpastian. Sementara itu, total volume perdagangan mencapai 33,23 miliar saham, dengan nilai transaksi agregat sebesar Rp 15,1 triliun. Volume dan nilai transaksi yang besar di tengah pelemahan pasar seringkali diartikan sebagai “panic selling” atau setidaknya aksi jual yang kuat dari investor yang ingin mengurangi eksposur risiko mereka. Nilai transaksi sebesar Rp 15,1 triliun menunjukkan likuiditas yang cukup dalam di pasar, meskipun arah pergerakan harga mayoritas saham cenderung negatif, menegaskan bahwa ada aliran dana keluar yang signifikan dari pasar saham Indonesia pada penutupan sesi siang tersebut.

Di tengah gejolak pasar saham domestik, nilai tukar rupiah juga menunjukkan sinyal pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip data yang dirilis oleh Bloomberg, rupiah tercatat melemah sebesar 24,5 poin, atau setara dengan 0,15 persen, menempatkan kurs pada level Rp 16.806,5 per dolar AS. Pelemahan mata uang ini, meskipun relatif kecil, menambah daftar kekhawatiran bagi pelaku pasar dan pengambil kebijakan. Depresiasi rupiah dapat dipicu oleh berbagai faktor, termasuk sentimen global terhadap aset berisiko, perbedaan suku bunga antara Indonesia dan AS, neraca perdagangan, atau arus modal asing. Pelemahan rupiah memiliki implikasi penting bagi ekonomi Indonesia, seperti peningkatan biaya impor, potensi tekanan inflasi dari barang-barang impor, serta peningkatan beban utang luar negeri dalam mata uang asing bagi korporasi dan pemerintah. Level Rp 16.806,5 menjadi titik yang perlu dicermati, karena pergerakan nilai tukar rupiah sangat krusial bagi stabilitas ekonomi makro dan daya saing ekspor Indonesia.

Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:

Berbeda dengan kondisi pasar saham di Indonesia yang cenderung lesu, sebagian besar bursa saham utama di kawasan Asia justru menunjukkan kinerja yang positif pada sesi perdagangan siang hari yang sama. Fenomena ini menyoroti adanya divergensi sentimen investor dan faktor-faktor pendorong pasar yang berbeda di masing-masing negara. Kinerja positif di bursa regional ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan, kebijakan moneter yang akomodatif, hingga sentimen investor yang optimis terhadap prospek pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut, yang kontras dengan tekanan yang dialami IHSG.

Indeks Negara Perubahan (%) Level Penutupan
Nikkei 225 Jepang +0,70% 53.254,8
Hang Seng Hong Kong +1,03% 27.041
SSE Composite China +0,06% 4.135,04
Straits Times Singapura +0,69% 4.894,47

Tags: analisis IHSGbursa Asia menguatIHSG Anjlokpasar modal Indonesiasentimen investor
ShareTweetPin
Huda Wijaya

Huda Wijaya

Related Posts

Ahok siap beri kesaksian di sidang kasus Pertamina
Business

Ahok siap beri kesaksian di sidang kasus Pertamina

January 31, 2026
Gebrakan Menkeu Purbaya Rombak Pejabat Bea Cukai 5 Pelabuhan Besar
Business

Gebrakan Menkeu Purbaya Rombak Pejabat Bea Cukai 5 Pelabuhan Besar

January 31, 2026
Emas Antam Anjlok! Cek Harga Terbaru Hari Ini
Business

Emas Antam Anjlok! Cek Harga Terbaru Hari Ini

January 31, 2026
Pemerintah Tegas: Wajib Serap Pasokan UMKM, Petani, Peternak
Business

Pemerintah Tegas: Wajib Serap Pasokan UMKM, Petani, Peternak

January 31, 2026
Tok! Thomas Djiwandono Segera Disahkan Jadi Deputi Gubernur BI
Business

Tok! Thomas Djiwandono Segera Disahkan Jadi Deputi Gubernur BI

January 31, 2026
Dicopot Usai 3 Bulan, Intip Kekayaan Kajari Magetan Dezi Setiapermana
Business

Dicopot Usai 3 Bulan, Intip Kekayaan Kajari Magetan Dezi Setiapermana

January 30, 2026
Next Post
Roy Suryo Gandeng Rocky Gerung Jadi Saksi Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo Gandeng Rocky Gerung Jadi Saksi Kasus Ijazah Jokowi

Kejagung Periksa Kajari Padang Lawas dan Magetan, Ada Apa?

Kejagung Periksa Kajari Padang Lawas dan Magetan, Ada Apa?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Bahaya Gas Tertawa Viral: Dampak Fatal Jika Disalahgunakan!

Bahaya Gas Tertawa Viral: Dampak Fatal Jika Disalahgunakan!

January 29, 2026
Makam Raja Mataram Kotagede Membludak Jelang Ramadan: Antusiasme Peziarah

Makam Raja Mataram Kotagede Membludak Jelang Ramadan: Antusiasme Peziarah

January 29, 2026
Sal-Fanny Ramaikan Konser Padi Reborn: Kejutan Spesial!

Sal-Fanny Ramaikan Konser Padi Reborn: Kejutan Spesial!

January 26, 2026

Popular Stories

  • POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor Cisarua: Lumpur Maut Mengubur Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 ABK WNI Jadi Korban Pembajakan Kapal Ikan di Somalia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukses Berdayakan Desa, BNI Sabet Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta Banjir: Ini Penjelasan Terbaru!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Jaga Inflasi: Mendagri Fokus Komoditas Pangan
  • Reda Manthovani Bangga Prestasi Gemilang Indonesia ASEAN Para Games 2025
  • Infrastruktur Sumatera Tuntas 2028: Era Baru Konektivitas Dimulai!

Categories

  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Health
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Keluarga
  • Keselamatan Penerbangan
  • Kriminal
  • Kripto
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Politics
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026