Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Ramalan Zodiak Cinta Senin 26 Januari: Cancer Ramah, Scorpio Akur.

    Ramalan Zodiak Cinta Senin 26 Januari: Cancer Ramah, Scorpio Akur.

    Ramalan Shio Tikus-Kelinci Senin 26 Januari 2026: Cinta, Karier, Hoki!

    Ramalan Shio Tikus-Kelinci Senin 26 Januari 2026: Cinta, Karier, Hoki!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Ramalan Zodiak Cinta Senin 26 Januari: Cancer Ramah, Scorpio Akur.

    Ramalan Zodiak Cinta Senin 26 Januari: Cancer Ramah, Scorpio Akur.

    Ramalan Shio Tikus-Kelinci Senin 26 Januari 2026: Cinta, Karier, Hoki!

    Ramalan Shio Tikus-Kelinci Senin 26 Januari 2026: Cinta, Karier, Hoki!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Health

Waspada Bahaya Fatal Penyalahgunaan Gas Tertawa yang Sedang Viral

Eka Siregar by Eka Siregar
February 1, 2026
Reading Time: 5 mins read
0
Waspada Bahaya Fatal Penyalahgunaan Gas Tertawa yang Sedang Viral

#image_title

Fenomena penyalahgunaan gas dinitrogen oksida (N2O), yang lebih populer dikenal di tengah masyarakat sebagai “gas tertawa” atau “Whip Pink,” kini tengah menjadi atensi serius Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menyusul tren berbahaya yang marak di media sosial. Praktik menghirup gas ini secara sengaja melalui berbagai media inhalan telah memicu kekhawatiran mendalam karena efek euforia singkat atau sensasi “high” yang ditimbulkannya ternyata menyimpan risiko fatalitas yang tinggi, mulai dari kerusakan saraf permanen hingga kematian mendadak. Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, secara tegas memperingatkan bahwa meskipun zat ini memiliki fungsi legal dalam industri medis, otomotif, dan kuliner, penggunaannya sebagai sarana rekreasi merupakan ancaman kesehatan publik yang serius, terutama di kalangan remaja yang sering kali tergiur oleh gaya hidup “nge-fly” tanpa memahami konsekuensi biologis yang menghancurkan di balik sensasi tersebut.

RELATED POSTS

Malang Siap 100% UHC 2026: Ini Rahasianya!

Pemkab Aceh Selatan Sabet UHC Awards 2026: Intip Prestasinya!

Orang Tua Wajib Tahu! Menkes: Gigi & Hipertensi Ancam Anak

Secara fundamental, Nitrous Oxide (N2O) adalah senyawa kimia yang memiliki peran krusial dalam berbagai sektor profesional jika dikelola sesuai prosedur yang tepat. Dalam ranah medis, gas ini telah lama diandalkan sebagai agen anestesi atau obat bius yang efektif untuk prosedur bedah minor, praktik kedokteran gigi, hingga membantu proses persalinan karena kemampuannya dalam meredakan rasa sakit (analgetik) dengan cepat. Sementara itu, dalam dunia otomotif, N2O dikenal luas melalui sistem Nitrous Oxide System (NOS) yang berfungsi meningkatkan performa mesin secara instan dengan cara menyuplai oksigen tambahan selama proses pembakaran internal, yang pada gilirannya menghasilkan ledakan tenaga yang lebih besar. Di sektor industri makanan, gas ini digunakan sebagai zat pendorong atau propellant dalam tabung whipped cream semprot, yang bertugas mengubah tekstur krim cair menjadi busa padat yang stabil melalui tekanan gas di dalam kaleng.

Distribusi gas ini di pasar legal biasanya dikemas dalam berbagai bentuk sesuai peruntukannya. Untuk kebutuhan medis berskala besar, N2O disimpan dalam tabung silinder berwarna biru atau melalui sistem distribusi curah di rumah sakit. Untuk kebutuhan kuliner, gas ini tersedia dalam bentuk cartridges kecil yang dikenal dengan sebutan whippets. Namun, ketersediaan yang relatif mudah inilah yang kemudian dimanfaatkan secara menyimpang. Para pengguna rekreasional sering kali memindahkan gas dari tabung-tabung kecil tersebut ke dalam balon untuk dihirup, atau bahkan menggunakan tabung yang lebih besar demi mendapatkan efek euforia, relaksasi ekstrem, hingga halusinasi ringan secara berkelompok. Transformasi fungsi dari alat bantu industri menjadi zat inhalan inilah yang menjadi titik awal terjadinya kerusakan sistemik pada tubuh manusia.

Mekanisme Kerusakan Saraf dan Bahaya “Oplosan” Gas Tertawa

Penyalahgunaan N2O bekerja dengan cara yang sangat agresif terhadap sistem saraf pusat. Begitu gas ini dihirup, molekul N2O akan berdifusi dengan kecepatan tinggi melalui paru-paru, masuk ke dalam aliran darah, dan langsung menuju otak. Di dalam pusat saraf, gas ini bekerja menghambat transmisi sinyal rasa sakit dan secara simultan memicu pelepasan dopamin dalam jumlah besar. Inilah yang menyebabkan munculnya perasaan senang yang meluap-luap, tawa tanpa sebab yang tidak terkendali, hingga sensasi melayang. Namun, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menekankan bahwa sensasi ini hanyalah tipuan kimiawi yang berlangsung sangat singkat, biasanya hanya beberapa menit, yang justru mendorong pengguna untuk menghirupnya berulang kali secara kompulsif demi mempertahankan efek tersebut, yang pada akhirnya memicu perilaku adiktif.

Bahaya yang paling mematikan terjadi ketika N2O masuk ke dalam paru-paru dan menggantikan posisi oksigen dalam darah. Kondisi ini menyebabkan otak dan jantung mengalami kekurangan oksigen secara akut atau hipoksia. Tanpa pasokan oksigen yang cukup, tubuh dapat mengalami kolaps secara tiba-tiba tanpa peringatan awal, yang sering kali berujung pada henti jantung atau kematian mendadak. Situasi ini diperparah dengan munculnya tren “oplosan” di mana para pengguna mencampurkan penggunaan gas tertawa dengan konsumsi alkohol. Kombinasi antara zat depresan dari alkohol dan efek inhalan dari N2O menciptakan beban ganda pada sistem pernapasan dan saraf, yang secara drastis meningkatkan risiko fatalitas bagi penggunanya.

Selain risiko kematian mendadak, dampak jangka panjang dari penyalahgunaan gas ini mencakup kerusakan saraf permanen yang sangat menyiksa. Penggunaan N2O secara kronis diketahui dapat mengganggu metabolisme vitamin B12 dalam tubuh. Vitamin B12 sangat krusial untuk menjaga integritas selubung mielin yang melindungi saraf. Ketika cadangan B12 terdeplesi akibat paparan gas tertawa, selubung saraf akan mulai rusak, menyebabkan penderitanya mengalami mati rasa, kelemahan otot, gangguan koordinasi gerak, hingga kelumpuhan. Kepala BNN mengingatkan bahwa literasi masyarakat harus ditingkatkan, terutama mengenai produk-produk yang sering muncul di media sosial dengan nama samaran seperti “Whip Pink”, yang seolah-olah dicitrakan sebagai bagian dari gaya hidup modern namun sebenarnya adalah ancaman kesehatan yang nyata.

Daftar Risiko Kesehatan Akibat Penyalahgunaan N2O:

  • Hipoksia Akut: Kekurangan oksigen pada jaringan tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan otak permanen dalam waktu singkat.
  • Defisiensi Vitamin B12 Parah: Mengakibatkan degenerasi sumsum tulang belakang dan kerusakan saraf tepi (neuropati).
  • Gangguan Jantung: Risiko aritmia atau henti jantung mendadak akibat tekanan gas yang mengganggu ritme sirkulasi darah.
  • Kehilangan Kesadaran: Risiko terjatuh atau kecelakaan fisik akibat pingsan mendadak saat menghirup gas.
  • Efek Psikologis: Memicu ketergantungan psikis, kecemasan ekstrem, dan gangguan persepsi realitas.

Status Hukum dan Urgensi Regulasi di Masa Depan

Meskipun dampak negatifnya sudah sangat jelas, status hukum Nitrous Oxide di Indonesia saat ini masih berada dalam zona abu-abu regulasi narkotika. Komjen Pol. Suyudi menjelaskan bahwa hingga awal tahun 2026, N2O belum secara resmi diklasifikasikan sebagai narkotika atau psikotropika dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. Bahkan, dalam daftar terbaru Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 7 Tahun 2025, zat ini belum dimasukkan ke dalam golongan narkotika. Hal ini dikarenakan sifat aslinya yang merupakan zat industri dan medis yang legal, sehingga pengawasannya memerlukan pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan narkotika konvensional seperti sabu atau ganja.

Namun, BNN menegaskan bahwa ketiadaan status narkotika bukan berarti zat ini aman untuk disalahgunakan. Pemerintah terus memantau perkembangan tren global, di mana banyak negara mulai memperketat regulasi terhadap N2O dan bahkan mengklasifikasikannya sebagai zat terlarang jika ditemukan untuk tujuan rekreasi. Permenkes Nomor 7 Tahun 2025 sendiri sebenarnya menjadi instrumen fleksibel yang memungkinkan pemerintah untuk melakukan penyesuaian terhadap jenis-jenis narkotika baru atau New Psychoactive Substances (NPS) yang berpotensi menimbulkan ketergantungan dan kerusakan massal di masyarakat.

Sebagai langkah preventif, BNN mengimbau para orang tua dan pendidik untuk lebih waspada terhadap tren di media sosial yang mengagung-agungkan penggunaan gas tertawa. Edukasi mengenai batasan penggunaan zat kimia sangatlah krusial; bahwa zat apa pun, sekecil apa pun fungsinya di industri, bisa berubah menjadi racun mematikan jika disalahgunakan di luar batas peruntukannya. Penegakan hukum di masa depan kemungkinan besar akan lebih menyasar pada sisi distribusi ilegal untuk tujuan non-industri, guna memutus rantai pasokan gas tertawa ke kalangan remaja. Literasi yang kuat mengenai bahaya laten di balik tawa singkat yang dihasilkan N2O menjadi benteng utama dalam melindungi generasi muda dari ancaman “silent killer” yang tersembunyi di dalam tabung-tabung gas tersebut.

Tags: bahaya Whip Pinkgas tertawapenyalahgunaan N2Operingatan BNNrisiko fatal N2O
ShareTweetPin
Eka Siregar

Eka Siregar

Related Posts

Malang Siap 100% UHC 2026: Ini Rahasianya!
Health

Malang Siap 100% UHC 2026: Ini Rahasianya!

February 1, 2026
Health

Pemkab Aceh Selatan Sabet UHC Awards 2026: Intip Prestasinya!

February 1, 2026
Orang Tua Wajib Tahu! Menkes: Gigi & Hipertensi Ancam Anak
Health

Orang Tua Wajib Tahu! Menkes: Gigi & Hipertensi Ancam Anak

February 1, 2026
Dosen UGM Ungkap Bahaya Kecanduan Game, Anda Waspada?
Health

Dosen UGM Ungkap Bahaya Kecanduan Game, Anda Waspada?

January 31, 2026
Istri Ungkap TBC Lucky Widja Merusak Ginjal
Health

Istri Ungkap TBC Lucky Widja Merusak Ginjal

January 31, 2026
Bahaya Whip Pink Viral, BNN Ingatkan Risiko Fatal Hirup Gas
Health

Bahaya Whip Pink Viral, BNN Ingatkan Risiko Fatal Hirup Gas

January 30, 2026
Next Post
Malang Siap 100% UHC 2026: Ini Rahasianya!

Malang Siap 100% UHC 2026: Ini Rahasianya!

Polda Metro Jaya Minta Maaf ke Pedagang Es Gabus Kemayoran

Polda Metro Jaya Minta Maaf ke Pedagang Es Gabus Kemayoran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Singapura Paspor Terkuat Dunia 2026, Ini Posisi Terbaru Indonesia

Singapura Paspor Terkuat Dunia 2026, Ini Posisi Terbaru Indonesia

January 19, 2026
Harga Emas Antam Rp 2,88 Juta, Danantara Kucurkan Investasi

Harga Emas Antam Rp 2,88 Juta, Danantara Kucurkan Investasi

January 27, 2026
Adies Kadir Jadi Hakim MK, DPR Sebut Kekhawatiran Publik Wajar

Adies Kadir Jadi Hakim MK, DPR Sebut Kekhawatiran Publik Wajar

January 31, 2026

Popular Stories

  • POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor Cisarua: Lumpur Maut Mengubur Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 ABK WNI Jadi Korban Pembajakan Kapal Ikan di Somalia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukses Berdayakan Desa, BNI Sabet Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta Banjir: Ini Penjelasan Terbaru!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Kurzawa Terkesima Bobotoh, Siap Tempur Bersama Persib Bandung!
  • Riza Chalid: Intervensi Bisnis Minyak Ahok Terheran-heran
  • Psikolog: Keamanan Emosional Kunci Anak Bahagia & Sukses di Sekolah

Categories

  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Health
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Keluarga
  • Keselamatan Penerbangan
  • Kriminal
  • Kripto
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Politics
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026