Gelombang euforia global kembali menyapu dunia hiburan, menandai babak baru dalam sejarah K-pop saat grup fenomenal BTS secara resmi mencatatkan rekor penjualan tiket yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tur dunia mereka yang sangat dinanti, bertajuk “Arirang”, telah ludes terjual di seluruh wilayah Amerika Utara dan Eropa dalam hitungan menit, memicu kegembiraan masif di kalangan jutaan penggemar setia mereka, ARMY. Fenomena luar biasa ini bukan sekadar pencapaian komersial, melainkan juga simbol kekuatan global BTS dan momentum monumental kembalinya ketujuh anggota ke panggung internasional setelah menyelesaikan masa wajib militer mereka, menegaskan kembali dominasi mereka di industri musik global.
Antusiasme yang membara ini dikonfirmasi langsung oleh agensi yang menaungi BTS, Big Hit Music, sebagaimana dilansir dari The Korea Times. Mereka mengumumkan bahwa seluruh tiket untuk 41 jadwal konser yang direncanakan di dua benua tersebut telah habis terjual sesaat setelah sesi penjualan dibuka secara resmi. Tingginya permintaan ini bahkan memaksa pihak agensi untuk mengambil langkah luar biasa dengan menambahkan jadwal konser di beberapa kota besar yang strategis, termasuk Tampa, Stanford, dan Las Vegas di Amerika Serikat, sebuah indikasi jelas akan skala permintaan yang melampaui ekspektasi awal. Penambahan jadwal ini, meskipun menantang secara logistik, menunjukkan komitmen agensi untuk mengakomodasi sebagian kecil dari jutaan penggemar yang berjuang mendapatkan tempat di konser bersejarah ini.
Eforia Penjualan Tiket: Ludes dalam Hitungan Menit di Dua Benua
Sejak penjualan tiket resmi dibuka pada pekan lalu, situs-situs penjualan tiket global menjadi saksi bisu dari “serbuan” jutaan penggemar BTS atau ARMY dari seluruh penjuru Amerika Serikat dan Eropa. Mereka berbondong-bondong menyerbu platform daring, menciptakan lonjakan trafik yang belum pernah terjadi sebelumnya. Di Amerika Serikat, tiket untuk stadion-stadion ikonik dan berkapasitas raksasa seperti MetLife Stadium di New York dan Rose Bowl di Los Angeles dilaporkan ludes terjual dalam waktu yang sangat singkat, bahkan kurang dari 10 menit setelah penjualan dibuka. Fenomena ini digambarkan oleh beberapa media sebagai “bak kacang goreng”, mencerminkan kecepatan luar biasa tiket berpindah tangan dari situs penjualan ke tangan penggemar.


















