Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Mitigasi Bencana

Antrean Perawatan Kereta: Bahaya Tersembunyi Keselamatan Anda

aksaralokal by aksaralokal
February 2, 2026
Reading Time: 4 mins read
0
Antrean Perawatan Kereta: Bahaya Tersembunyi Keselamatan Anda

#image_title

Backlog Perawatan Prasarana Ancaman Berulang Keselamatan Kereta Api Indonesia: KNKT Soroti Isu Krusial

JAKARTA – Ancaman keselamatan perkeretaapian Indonesia kembali disorot tajam oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Laporan mendalam sepanjang tahun 2025 mengungkap bahwa backlog atau penumpukan pekerjaan perawatan prasarana masih menjadi isu keselamatan yang persisten dan berulang. Fenomena ini, yang teridentifikasi secara spesifik pada lintasan dengan frekuensi perjalanan tinggi dan beban operasional yang masif, menunjukkan adanya kerentanan sistemik yang memerlukan perhatian segera dari seluruh pemangku kepentingan. Temuan ini muncul dalam konteks investigasi kecelakaan kereta api yang terjadi di berbagai wilayah operasional, menegaskan urgensi penanganan masalah mendasar ini demi menjamin keamanan dan keandalan sistem transportasi berbasis rel di tanah air.

RELATED POSTS

3 gempa bumi guncang selatan Jawa kemarin, ini panduan resmi dari BMKG saat terjadi lindu

Ribuan Hektare Sawah Sumatra Masih Lautan Lumpur, Petani Terancam Kelaparan

Hujan Buatan Jakarta Diperpanjang! Waspada Cuaca Ekstrem Februari

Investigator Subkomite Investigasi Kecelakaan Perkeretaapian KNKT, Hertriadi Ismawan, secara gamblang menyatakan bahwa permasalahan backlog pada perawatan prasarana terus menghantui operasional kereta api setiap tahunnya. “Masih terdapat permasalahan backlog pada perawatan prasarana yang terus berulang setiap tahun, terutama di lintas yang frekuensi keretanya tinggi atau passing tonnage-nya tinggi,” ungkap Hertriadi, mengutip pernyataan dari Antara pada Rabu, 28 Januari 2026. Istilah passing tonnage merujuk pada volume total beban angkutan yang melewati suatu segmen jalur kereta api dalam periode waktu tertentu. Semakin tinggi passing tonnage, semakin besar pula beban struktural yang diterima oleh prasarana jalur, termasuk rel, bantalan, dan struktur penopang lainnya. Akumulasi beban ini menuntut jadwal perawatan yang ketat dan preventif untuk mencegah keausan prematur dan potensi kegagalan struktural. Keterlambatan atau penundaan dalam melakukan perawatan rutin pada jalur-jalur dengan intensitas penggunaan tinggi ini berisiko tinggi menimbulkan kerusakan yang dapat berujung pada insiden, seperti anjlokan.

Analisis Insiden dan Rekomendasi Keselamatan

Selama periode tahun 2025, KNKT mencatat empat insiden kecelakaan kereta api yang seluruhnya tergolong sebagai kejadian anjlokan. Meskipun keempat kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, namun signifikansi dari anjlokan ini tidak dapat diabaikan. Insiden-insiden tersebut meliputi anjlokan kereta angkutan batu bara di wilayah Divisi Regional (Divre) III Palembang, yang mengindikasikan potensi masalah pada infrastruktur jalur yang dilalui kereta barang dengan muatan berat. Selain itu, anjlokan KA Argo Bromo Anggrek di Daerah Operasi (Daop) III Cirebon, salah satu kereta penumpang jarak jauh yang memiliki jadwal padat, menunjukkan bahwa isu keselamatan tidak hanya terbatas pada kereta barang. Insiden serupa juga terjadi pada KRL Commuter Line di Stasiun Jakarta Kota, yang merupakan moda transportasi massal dengan frekuensi perjalanan sangat tinggi di wilayah perkotaan padat, serta anjlokan KA Purwojaya di lintas Daop I Jakarta. Keempat kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa backlog perawatan prasarana memiliki dampak langsung pada keselamatan operasional kereta api di berbagai segmen dan jenis layanan.

Secara kumulatif, dalam rentang waktu sepuluh tahun, periode 2015 hingga 2025, KNKT telah melakukan investigasi terhadap total 58 kecelakaan perkeretaapian yang tersebar di berbagai wilayah operasi di seluruh Indonesia. Angka ini mencerminkan kompleksitas tantangan keselamatan yang dihadapi oleh industri perkeretaapian nasional. Lebih lanjut, pada tahun 2025, KNKT berhasil menyelesaikan dua laporan akhir investigasi yang mendalam. Laporan pertama berkaitan dengan anjlokan KA 3028 di Emplasemen Stasiun Penanggiran, Palembang, yang kemungkinan besar terkait dengan kondisi prasarana jalur di area tersebut. Laporan kedua membahas kejadian ketika KA Bandara menabrak semboyan batas berhenti di Emplasemen Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, sebuah insiden yang menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap sinyal dan prosedur operasional, serta potensi masalah pada sistem persinyalan atau tata kelola jalur di area krusial seperti bandara.

Penguatan Pengawasan dan Pemahaman Konsep Keselamatan

Menanggapi temuan-temuan tersebut, KNKT menekankan perlunya penguatan sistem pengawasan terhadap proses pemeriksaan dan pemeliharaan sarana serta prasarana kereta api. Penguatan ini diharapkan dapat melibatkan secara aktif baik regulator maupun operator perkeretaapian. “Masih kurangnya pemahaman terkait konsep RAMS (reliability, availability, maintainability, and safety) dalam penyelenggaraan perkeretaapian di Indonesia,” ujar Hertriadi, menyoroti kesenjangan pengetahuan yang krusial. Konsep RAMS merupakan kerangka kerja fundamental dalam rekayasa keandalan dan keselamatan yang mencakup empat pilar utama: Reliability (Keandalan) yang mengacu pada kemampuan sistem untuk berfungsi sesuai spesifikasi dalam kondisi yang ditentukan, Availability (Ketersediaan) yang berkaitan dengan kesiapan sistem untuk beroperasi ketika dibutuhkan, Maintainability (Kemudahan Perawatan) yang merujuk pada kemudahan dan efisiensi dalam melakukan perawatan dan perbaikan, serta Safety (Keselamatan) yang merupakan tujuan akhir untuk mencegah cedera atau kerugian. Kurangnya pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip ini dapat berakibat pada keputusan perawatan yang kurang optimal, alokasi sumber daya yang tidak tepat, dan akhirnya menurunkan tingkat keselamatan secara keseluruhan.

Selain isu pemahaman konsep, KNKT juga mengidentifikasi bahwa regulasi yang mengatur tata cara pengujian prasarana dan sarana perkeretaapian yang berlaku saat ini dinilai belum sepenuhnya mengakomodasi perkembangan teknologi baru yang pesat. Kemajuan teknologi dalam industri perkeretaapian, seperti penggunaan material baru, sistem kontrol otomatis, dan metode pemeliharaan prediktif, memerlukan kerangka regulasi yang adaptif dan mampu mengintegrasikan inovasi tersebut. Ketidaksesuaian regulasi dengan teknologi terkini dapat menghambat penerapan solusi keselamatan yang lebih canggih dan efisien. Isu krusial lainnya yang diangkat oleh KNKT adalah belum adanya single accountable unit atau satu unit penanggung jawab utama yang jelas dalam menjamin keselamatan di perlintasan sebidang. Perlintasan sebidang, yang merupakan titik temu antara jalur kereta api dan jalan raya, seringkali menjadi lokasi rawan kecelakaan akibat interaksi antara kendaraan bermotor dan kereta api. Tanpa satu entitas yang memiliki akuntabilitas tunggal untuk mengelola dan meningkatkan keselamatan di area ini, koordinasi antarlembaga dan implementasi tindakan pencegahan bisa menjadi terfragmentasi dan kurang efektif.

Rekomendasi Keselamatan dan Upaya Pencegahan

Berdasarkan data tindak lanjut rekomendasi keselamatan yang telah diterbitkan KNKT selama periode 2015 hingga 2025, tercatat sebanyak 283 rekomendasi keselamatan telah disampaikan kepada regulator dan operator perkeretaapian. Dari jumlah tersebut, sebuah kemajuan signifikan terlihat dengan status 253 rekomendasi yang telah berstatus closed atau selesai ditindaklanjuti. Ini menunjukkan adanya upaya kolektif dalam merespons temuan-temuan KNKT. Namun, sisa rekomendasi yang masih dalam proses pemantauan menegaskan bahwa pekerjaan untuk mencapai standar keselamatan tertinggi masih terus berlanjut dan memerlukan pengawasan berkelanjutan. Keberhasilan dalam menindaklanjuti rekomendasi ini sangat bergantung pada komitmen dan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem perkeretaapian Indonesia.

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, menegaskan bahwa orientasi utama dari setiap investigasi kecelakaan yang dilakukan oleh lembaganya adalah pada aspek pencegahan. “Tujuan investigasi adalah mencari penyebab kecelakaan atau kesimpulan dari masalah tersebut untuk tidak terulang kembali,” tegas Soerjanto. Pendekatan proaktif ini sangat penting untuk membangun sistem transportasi rel yang tidak hanya efisien, tetapi yang terpenting, andal dan aman bagi seluruh pengguna. KNKT berkomitmen untuk terus memperkuat mekanisme pemantauan terhadap tindak lanjut rekomendasi keselamatan. Upaya ini merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang untuk mendukung terciptanya sistem transportasi rel yang semakin tangguh dan minim risiko kecelakaan, sejalan dengan visi Indonesia untuk memiliki infrastruktur transportasi yang modern dan berstandar internasional.

Tags: backlog perawatankeselamatan kereta apiKNKTperawatan prasarana kereta
ShareTweetPin
aksaralokal

aksaralokal

Related Posts

3 gempa bumi guncang selatan Jawa kemarin, ini panduan resmi dari BMKG saat terjadi lindu
Mitigasi Bencana

3 gempa bumi guncang selatan Jawa kemarin, ini panduan resmi dari BMKG saat terjadi lindu

February 1, 2026
Ribuan Hektare Sawah Sumatra Masih Lautan Lumpur, Petani Terancam Kelaparan
Mitigasi Bencana

Ribuan Hektare Sawah Sumatra Masih Lautan Lumpur, Petani Terancam Kelaparan

February 1, 2026
Hujan Buatan Jakarta Diperpanjang! Waspada Cuaca Ekstrem Februari
Mitigasi Bencana

Hujan Buatan Jakarta Diperpanjang! Waspada Cuaca Ekstrem Februari

February 1, 2026
PUPR Butuh Rp74 T Atasi Bencana: Ini Rinciannya!
Mitigasi Bencana

PUPR Butuh Rp74 T Atasi Bencana: Ini Rinciannya!

January 31, 2026
Pernyataan Pramono: Jakarta Mustahil Bebas Genangan Banjir Permanen
Mitigasi Bencana

Pernyataan Pramono: Jakarta Mustahil Bebas Genangan Banjir Permanen

January 31, 2026
Modifikasi Cuaca Tekan Banjir Jakarta: Klaim Pramono
Mitigasi Bencana

Modifikasi Cuaca Tekan Banjir Jakarta: Klaim Pramono

January 30, 2026
Next Post
Pesulap Merah Berduka: Sampai Jumpa, Cintaku!

Pesulap Merah Berduka: Sampai Jumpa, Cintaku!

Thailand Geger Nipah! Ribuan Penumpang Bandara Diperiksa Ketat

Thailand Geger Nipah! Ribuan Penumpang Bandara Diperiksa Ketat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Tukang Es Gabus Dikeroyok: Es Diremas, Nyawa Terancam

Tukang Es Gabus Dikeroyok: Es Diremas, Nyawa Terancam

January 31, 2026
Donald Trump Borong Surat Utang Netflix dan Warner Bros

Donald Trump Borong Surat Utang Netflix dan Warner Bros

January 18, 2026
Ironi Sudewo: Bupati Pati Dulu Digeruduk, Kini Ditangkap KPK

Ironi Sudewo: Bupati Pati Dulu Digeruduk, Kini Ditangkap KPK

January 21, 2026

Popular Stories

  • POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor Cisarua: Lumpur Maut Mengubur Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 ABK WNI Jadi Korban Pembajakan Kapal Ikan di Somalia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukses Berdayakan Desa, BNI Sabet Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta Banjir: Ini Penjelasan Terbaru!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Tak kapok, residivis bandar narkoba dan 3 pengguna sabu-sabu di Surabaya ditangkap
  • Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman
  • Pendakian ke Gunung Ciremai dihentikan sementara

Categories

  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Health
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Keluarga
  • Keselamatan Penerbangan
  • Kriminal
  • Kripto
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Politics
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026