| Indikator Capaian | Detail Informasi |
|---|---|
| Total Volume Ekspor | 964,2 Ton |
| Jumlah Negara Tujuan | 6 Negara (Termasuk Aljazair) |
| Nilai Transaksi (USD) | Lebih dari USD 4,6 Juta |
| Nilai Transaksi (IDR) | Sekitar Rp 77,6 Miliar |
| Total Anggota | 450 Orang |
| Luas Lahan Kelola | 1.589 Hektare |
| Tenaga Kerja Terlibat | 1.200 Orang |
Miftahudin Shaf menegaskan bahwa nilai transaksi yang mencapai Rp 77,6 miliar tersebut merupakan bukti nyata bahwa koperasi mampu mengelola bisnis skala besar dengan profesionalisme tinggi. Enam negara yang menjadi tujuan ekspor tersebut mencakup berbagai kawasan, yang menunjukkan bahwa profil rasa dan kualitas kopi dari Gunung Luhur Berkah telah memenuhi standar internasional yang beragam. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari konsistensi koperasi dalam menjaga mutu produk, mulai dari pemilihan benih, teknik budidaya organik yang berkelanjutan, hingga proses sortir yang ketat sebelum produk dikemas ke dalam kontainer ekspor.
Ke depan, Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah menargetkan untuk terus memperluas pangsa pasarnya ke negara-negara lain di Eropa dan Asia Timur. Dengan dukungan penuh dari Kementerian Koperasi dan percepatan modal dari LPDB, mereka optimistis volume ekspor akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Langkah ini diharapkan dapat memicu munculnya “GLB-GLB baru” di sektor komoditas lain seperti kakao, karet, atau rempah-rempah, sehingga koperasi benar-benar menjadi pilar utama dalam struktur ekonomi nasional yang tangguh dan mandiri sesuai dengan cita-cita luhur para pendiri bangsa.


















