Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home World

Iran Kuasai Selat Hormuz Meski Terancam Serangan AS

Oki Wijaya by Oki Wijaya
February 2, 2026
Reading Time: 4 mins read
0
Iran Kuasai Selat Hormuz Meski Terancam Serangan AS

#image_title

Di tengah gelombang ketegangan geopolitik yang memuncak, Iran mengklaim telah meneguhkan kendali mutlak atas Selat Hormuz, jalur air strategis yang krusial bagi perdagangan energi global. Pernyataan tegas ini muncul sebagai respons langsung terhadap manuver militer Amerika Serikat dan retorika yang semakin agresif dari Washington, yang menyiratkan kemungkinan tindakan militer terhadap Teheran. Pengumuman Iran ini, yang mencakup klaim kendali atas wilayah darat, bawah laut, dan udara di sekitar selat tersebut, secara efektif menandai eskalasi baru dalam perseteruan yang telah berlangsung lama antara kedua negara. Pertanyaan mendasar yang menggantung adalah bagaimana manuver ini akan membentuk dinamika regional dan global, mengingat implikasi luas dari penutupan atau gangguan terhadap jalur pasokan energi yang vital ini.

RELATED POSTS

Megaproyek Jared Kushner: Bangun Gedung Pencakar Langit di Gaza

Indonesia Cetak Sejarah Jadi Pendiri Dewan Perdamaian Dunia

Gaza Baru AS: Proyek Impian Gedung Pencakar Langit Terungkap

Peta Selat Hormuz

Eskalasi Retorika dan Pengerahan Militer

Peningkatan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran tidak dapat dipisahkan dari serangkaian peristiwa yang memicu kekhawatiran global. Laporan dari berbagai sumber mengindikasikan bahwa Washington telah secara terbuka membahas opsi militer sebagai respons terhadap Teheran, sebuah pernyataan yang secara konsisten diulang oleh para pejabat AS. Pernyataan ini bukan sekadar retorika kosong, melainkan dibarengi dengan pengerahan kekuatan militer yang signifikan. Pejabat Amerika Serikat, misalnya, telah mengkonfirmasi penempatan jet tempur F-15E ke pangkalan militer di Yordania. Selain itu, sistem pertahanan udara canggih seperti Patriot dan THAAD juga dilaporkan telah ditransfer ke wilayah tersebut. Tujuan dari pengerahan ini, menurut para pejabat AS, adalah untuk memperkuat pertahanan pasukan Amerika dan instalasi sekutu dari potensi serangan balasan yang mungkin dilancarkan oleh Iran.

Di sisi lain, Iran tidak tinggal diam dalam menghadapi tekanan yang meningkat. Teheran telah mengeluarkan peringatan keras, menyatakan bahwa setiap serangan militer dari AS akan dianggap sebagai tindakan perang terbuka. Peringatan ini diperkuat dengan tindakan konkret yang menunjukkan kesiapan Iran untuk merespons. Salah satu langkah yang paling mencolok adalah penerbitan Pemberitahuan kepada Penerbang (NOTAM) untuk navigasi udara. NOTAM ini, yang dikeluarkan pada hari Selasa, 27 Januari (tahun spesifik tidak disebutkan dalam sumber asli, namun konteksnya mengarah pada periode ketegangan tinggi), secara eksplisit menyatakan adanya aktivitas militer yang melibatkan tembakan langsung di sekitar wilayah Selat Hormuz. Tindakan ini secara efektif mendeklarasikan sebagian wilayah udara di sekitar selat tersebut sebagai zona berbahaya, yang dapat menimbulkan risiko signifikan bagi lalu lintas udara sipil dan militer yang melintas.

Klaim Kendali Penuh atas Selat Hormuz

Dalam konteks peningkatan ketegangan dan manuver militer kedua belah pihak, Iran mengumumkan klaimnya atas “kendali penuh” atas Selat Hormuz. Pernyataan ini mencakup penegasan dominasi Iran tidak hanya di permukaan air, tetapi juga di bawah laut dan di wilayah udara yang mengelilingi selat strategis ini. Selat Hormuz, yang terletak di antara Teluk Persia dan Teluk Oman, merupakan jalur pelayaran yang sangat vital, dilalui oleh sebagian besar pasokan minyak mentah dunia. Hampir 20% dari total konsumsi minyak global melewati selat ini setiap hari. Oleh karena itu, klaim Iran atas kendali penuh atas selat ini memiliki implikasi yang sangat besar terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan energi global.

Klaim ini bukan hanya sekadar pernyataan diplomatik, tetapi juga didukung oleh indikasi kesiapan militer. Iran telah secara eksplisit menyatakan bahwa mereka siap menembak armada dari Amerika Serikat maupun Israel jika mereka dianggap sebagai ancaman atau melakukan tindakan provokatif di wilayah tersebut. Tindakan Iran dalam mengeluarkan NOTAM, yang secara efektif mendeklarasikan wilayah udara di sekitar Hormuz sebagai berbahaya karena aktivitas militer dan tembakan langsung, merupakan bukti nyata dari keseriusan mereka. Hal ini menciptakan situasi yang sangat rentan, di mana insiden kecil pun dapat dengan cepat meningkat menjadi konflik yang lebih besar, dengan konsekuensi yang tidak terbayangkan bagi kawasan Timur Tengah dan dunia.

Dampak Global dan Potensi Eskalasi

Situasi di Selat Hormuz memiliki dampak yang jauh melampaui batas-batas geografis Iran dan Amerika Serikat. Mengingat peran krusial selat ini dalam perdagangan energi global, setiap gangguan atau penutupan dapat memicu lonjakan harga minyak yang signifikan, mengganggu rantai pasokan global, dan berpotensi memicu krisis ekonomi di berbagai negara. Negara-negara yang sangat bergantung pada impor minyak, terutama di Asia, akan menjadi yang paling rentan terhadap dampak tersebut. Oleh karena itu, pernyataan Iran tentang kendali penuh atas selat ini, ditambah dengan ancaman respons militer, telah meningkatkan kekhawatiran di kalangan komunitas internasional mengenai stabilitas pasokan energi global.

Lebih lanjut, eskalasi retorika dan pengerahan militer oleh kedua belah pihak menciptakan lingkungan yang sangat tidak stabil. Pernyataan AS bahwa “semua opsi tetap terbuka” menunjukkan bahwa Washington tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan kekuatan militer jika diperlukan. Di sisi lain, peringatan Iran bahwa serangan apa pun akan dibalas sebagai “perang terbuka” menunjukkan tekad Teheran untuk mempertahankan diri dengan segala cara. Kombinasi dari ancaman yang saling berbalas dan kesiapan militer yang meningkat menciptakan potensi untuk konflik yang lebih luas, yang dapat menarik negara-negara lain di kawasan dan memiliki konsekuensi kemanusiaan serta ekonomi yang parah. Situasi ini menuntut kehati-hatian diplomatik yang ekstrem dan upaya untuk meredakan ketegangan sebelum eskalasi lebih lanjut menjadi tak terhindarkan.

Protes Anti-Pemerintah sebagai Latar Belakang

Penting untuk dicatat bahwa peningkatan ketegangan antara Teheran dan Washington ini terjadi di tengah gelombang protes anti-pemerintah yang melanda Iran. Protes-protes ini, yang dipicu oleh berbagai faktor ekonomi dan sosial, telah menimbulkan tantangan internal bagi rezim Iran. Dalam konteks ini, manuver diplomatik dan militer Iran di Selat Hormuz dapat dilihat sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian domestik, memperkuat posisi narasi nasionalis, atau bahkan sebagai taktik untuk menunjukkan kekuatan dan ketahanan negara di hadapan tekanan eksternal. Keterkaitan antara dinamika internal Iran dan kebijakan luar negerinya menjadi elemen penting dalam memahami kompleksitas situasi saat ini.

Amerika Serikat, di sisi lain, telah secara terbuka menyatakan keprihatinannya terhadap situasi hak asasi manusia di Iran dan mendukung aspirasi rakyat Iran untuk perubahan. Namun, fokus utama pernyataan AS saat ini tampaknya lebih tertuju pada isu-isu keamanan regional, program nuklir Iran, dan pengaruh Iran di kawasan. Ketegangan yang meningkat di Selat Hormuz, yang diperparah oleh klaim kendali Iran dan ancaman respons militer, menempatkan isu-isu keamanan di garis depan, sementara isu-isu seperti protes anti-pemerintah mungkin menjadi faktor sekunder dalam kalkulasi strategis AS, meskipun tetap menjadi elemen penting dalam gambaran besar hubungan bilateral kedua negara.

Tags: Geopolitik Timur TengahIran vs Amerika SerikatKeamanan GlobalKonflik Iran ASSelat Hormuz
ShareTweetPin
Oki Wijaya

Oki Wijaya

Related Posts

Megaproyek Jared Kushner: Bangun Gedung Pencakar Langit di Gaza
World

Megaproyek Jared Kushner: Bangun Gedung Pencakar Langit di Gaza

January 28, 2026
Indonesia Cetak Sejarah Jadi Pendiri Dewan Perdamaian Dunia
World

Indonesia Cetak Sejarah Jadi Pendiri Dewan Perdamaian Dunia

January 28, 2026
Gaza Baru AS: Proyek Impian Gedung Pencakar Langit Terungkap
World

Gaza Baru AS: Proyek Impian Gedung Pencakar Langit Terungkap

January 25, 2026
Trump Ledek Kacamata Hitam Macron di Pidato Dunia
World

Trump Ledek Kacamata Hitam Macron di Pidato Dunia

January 24, 2026
Indonesia di FIFA Series 2026: Lawan Berat Menanti
World

Indonesia di FIFA Series 2026: Lawan Berat Menanti

January 22, 2026
SBY: Situasi Dunia Mirip Jelang Perang Dunia!
World

SBY: Situasi Dunia Mirip Jelang Perang Dunia!

January 21, 2026
Next Post
Prabowo Siap Hadiri Puncak Harlah 1 Abad PBNU di Istora

Prabowo Siap Hadiri Puncak Harlah 1 Abad PBNU di Istora

Kunci Menyusui Lancar: Ibu Tenang, ASI Melimpah.

Kunci Menyusui Lancar: Ibu Tenang, ASI Melimpah.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Gisellma Firmansyah dan Rony Parulian Go Public? Intip Potret Terbarunya

Gisellma Firmansyah dan Rony Parulian Go Public? Intip Potret Terbarunya

February 1, 2026
Emas Meroket! Antam & Galeri24 Capai Rp2,9 Juta Hari Ini

Emas Meroket! Antam & Galeri24 Capai Rp2,9 Juta Hari Ini

January 27, 2026
Persebaya Libas PSIM 3-0 Tanpa Balas di Super League

Persebaya Libas PSIM 3-0 Tanpa Balas di Super League

January 29, 2026

Popular Stories

  • POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor Cisarua: Lumpur Maut Mengubur Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 ABK WNI Jadi Korban Pembajakan Kapal Ikan di Somalia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukses Berdayakan Desa, BNI Sabet Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta Banjir: Ini Penjelasan Terbaru!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Raheem Sterling Putus Kontrak: Terbuang dari Chelsea!
  • Pemkab HSS Juara UHC Award: Kesehatan Terjamin untuk Semua!
  • BCA 2026: Kredit Melesat, Margin NIM Tertekan?

Categories

  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Health
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Keluarga
  • Keselamatan Penerbangan
  • Kriminal
  • Kripto
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Politics
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026