Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Ramalan Zodiak 28 Jan 2026: 5 Tanda Ini Panen Rezeki!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Agama Spiritual

Ditjen Pesantren: Menag Ungkap Kebutuhan Rp 12,6 T

Kiki Wijaya by Kiki Wijaya
February 3, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Ditjen Pesantren: Menag Ungkap Kebutuhan Rp 12,6 T

#image_title

Sebuah usulan anggaran monumental sebesar Rp 12,6 triliun diajukan oleh Kementerian Agama untuk pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren yang baru. Angka fantastis ini, yang dilaporkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar kepada Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat, menjadi sorotan utama dalam rapat kerja yang diselenggarakan di Kompleks Senayan, Jakarta, pada Rabu, 28 Januari 2026. Kebutuhan dana besar ini didasarkan pada mandat luas yang akan diemban oleh Ditjen Pesantren, mencakup tiga pilar utama: pendidikan, aspek keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pembentukan satuan kerja baru setingkat eselon I ini diharapkan dapat mengoptimalkan peran dan fungsi pesantren dalam pembangunan nasional, sebuah langkah strategis yang telah lama digagas dan kini mendekati realisasi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

RELATED POSTS

Chiki Fawzi Dicoret Haji: Ada Arahan Atasan

Hitung Mundur Ramadhan 2026: Cek Jadwal dan Perkiraan Awal Puasa

Makam Raja Mataram Kotagede Membludak Jelang Ramadan: Antusiasme Peziarah

Mandat Luas Ditjen Pesantren: Pilar Pendidikan, Keagamaan, dan Pemberdayaan

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa besaran anggaran Rp 12,6 triliun merupakan estimasi awal yang sangat krusial untuk mendukung berbagai fungsi strategis Direktorat Jenderal Pesantren. Anggaran ini tidak hanya mencakup pembentukan unit Eselon I yang baru, tetapi juga akan dialokasikan untuk berbagai program prioritas. Tiga fungsi utama yang diamanatkan oleh Undang-Undang Pesantren menjadi landasan pemikiran di balik kebutuhan pendanaan yang signifikan ini. Pertama, fungsi pendidikan, yang mencakup peningkatan mutu kurikulum, pengembangan metode pengajaran, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik di lingkungan pesantren. Hal ini penting untuk memastikan bahwa lulusan pesantren memiliki kompetensi yang relevan dengan tantangan zaman dan dapat bersaing di dunia kerja.

Kedua, fungsi keagamaan, yang berfokus pada pemeliharaan dan pengembangan ajaran Islam yang moderat, toleran, dan berwawasan kebangsaan. Ditjen Pesantren diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menangkal paham-paham radikalisme dan intoleransi melalui program-program pembinaan keagamaan yang efektif. Ketiga, fungsi pemberdayaan ekonomi, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi berbasis pesantren. Ini bisa mencakup pelatihan keterampilan, fasilitasi akses permodalan, serta pengembangan produk-produk unggulan dari pesantren.

Lebih lanjut, Nasaruddin Umar merinci bahwa anggaran tersebut juga akan digunakan untuk pembinaan kelembagaan pesantren, memastikan tata kelola yang baik dan akuntabel. Peningkatan mutu pendidikan pesantren secara keseluruhan juga menjadi prioritas, termasuk penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Penguatan peran pesantren dalam mendorong kemandirian ekonomi umat juga menjadi fokus utama, sejalan dengan amanat undang-undang yang relevan. “Dengan ruang lingkup tugas yang luas tersebut, diperlukan dukungan pendanaan yang memadai agar Ditjen Pesantren mampu menjalankan mandatnya secara optimal,” ujar Menteri Agama, menekankan pentingnya alokasi anggaran yang memadai untuk mencapai tujuan strategis pembentukan Ditjen ini.

Sejarah dan Urgensi Pembentukan Ditjen Pesantren

Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, menambahkan perspektif historis dan urgensi di balik pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren. Ia menjelaskan bahwa gagasan pembentukan Ditjen khusus ini sebenarnya telah ada sejak tahun 2019. Selama ini, pengelolaan dan pembinaan pesantren berada di bawah Direktorat Pendidikan Islam, yang dinilai kurang memadai mengingat kompleksitas dan cakupan peran pesantren yang lebih luas dari sekadar pendidikan formal.

Keputusan Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 22 Oktober 2025 untuk menyetujui pembentukan direktorat jenderal khusus ini merupakan tonggak sejarah penting. Persetujuan ini didasari oleh pemahaman bahwa pesantren memiliki peran multidimensional yang tidak hanya terbatas pada aspek pendidikan. “Kalau Presiden tanda tangani, resmilah Kementerian Agama yang beberapa waktu kehilangan beberapa dirjen, sekarang malah menambah satu dirjen baru, namanya Dirjen Pondok Pesantren,” ungkap Syafi’i dalam keterangannya di DPR, Jakarta. Proses administrasi pembentukan Ditjen ini telah diserahkan kepada Kementerian Sekretariat Negara dan saat ini tengah menunggu persetujuan final dari Presiden.

Urgensi pembentukan Ditjen Pesantren semakin terasa ketika melihat besaran anggaran yang selama ini dialokasikan. Romo Syafi’i mengungkapkan bahwa ketika masih berada di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Ditjen Pesantren hanya mendapatkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 1,2 triliun per tahun. Ia menilai angka ini sangat tidak proporsional jika dibandingkan dengan jumlah pesantren, santri, dan kiai yang dikelolanya. “APBN-nya cuma Rp 1,2 triliun per tahun, padahal dia mengelola 43 ribu pesantren, 11 juta santri, dan 1,7 juta kiai,” tegasnya. Angka ini menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara beban tugas dan sumber daya yang tersedia. Selama ini, banyak pesantren yang bertahan dengan mengandalkan pendanaan mandiri, namun dengan adanya Ditjen khusus, diharapkan dukungan anggaran yang jauh lebih besar dapat direalisasikan untuk memberdayakan seluruh ekosistem pesantren secara optimal.

Tags: Anggaran PesantrenDitjen PesantrenKementerian AgamaNasaruddin UmarPemberdayaan Pesantren
ShareTweetPin
Kiki Wijaya

Kiki Wijaya

Related Posts

Chiki Fawzi Dicoret Haji: Ada Arahan Atasan
Agama Spiritual

Chiki Fawzi Dicoret Haji: Ada Arahan Atasan

February 2, 2026
Hitung Mundur Ramadhan 2026: Cek Jadwal dan Perkiraan Awal Puasa
Agama Spiritual

Hitung Mundur Ramadhan 2026: Cek Jadwal dan Perkiraan Awal Puasa

February 1, 2026
Makam Raja Mataram Kotagede Membludak Jelang Ramadan: Antusiasme Peziarah
Agama Spiritual

Makam Raja Mataram Kotagede Membludak Jelang Ramadan: Antusiasme Peziarah

January 29, 2026
Kementerian Haji larang kepala daerah jadi petugas haji 2026
Agama Spiritual

Kementerian Haji larang kepala daerah jadi petugas haji 2026

January 24, 2026
Pembunuh Shinzo Abe Divonis Seumur Hidup: Terungkap Kaitan Agama
Agama Spiritual

Pembunuh Shinzo Abe Divonis Seumur Hidup: Terungkap Kaitan Agama

January 24, 2026
Biaya Haji Turun! Menhaj Ungkap Kesiapan PPIH TNI-Polri
Agama Spiritual

Biaya Haji Turun! Menhaj Ungkap Kesiapan PPIH TNI-Polri

January 23, 2026
Next Post
WNI TewasNorwegia: Kecelakaan Maut Libatkan 2 Lansia

WNI TewasNorwegia: Kecelakaan Maut Libatkan 2 Lansia

BCA Bakal Buyback Saham Jumbo Rp 5 Triliun, Simak Detailnya

BCA Bakal Buyback Saham Jumbo Rp 5 Triliun, Simak Detailnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Terungkap! Harry Styles Akan Presenter Grammy Awards 2026

Terungkap! Harry Styles Akan Presenter Grammy Awards 2026

February 3, 2026
Curah Hujan Ekstrem Tak Terduga: Bukan Cuma Jakarta!

Curah Hujan Ekstrem Tak Terduga: Bukan Cuma Jakarta!

January 26, 2026
Black Box ATR Ditemukan: 2 Korban Teridentifikasi, Pencarian Berlanjut

Black Box ATR Ditemukan: 2 Korban Teridentifikasi, Pencarian Berlanjut

January 24, 2026

Popular Stories

  • POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor Cisarua: Lumpur Maut Mengubur Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 ABK WNI Jadi Korban Pembajakan Kapal Ikan di Somalia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukses Berdayakan Desa, BNI Sabet Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta Banjir: Ini Penjelasan Terbaru!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • PPATK: 183 Ribu Aduan, Judi Online Merajalela!
  • Polri di bawah Presiden: Akuntabilitas ke DPR & Rakyat Makin Mudah
  • Maarten Paes ke Ajax: Jordi Cruyff & Denny Landzaat, Rp 24 M

Categories

  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Health
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Keluarga
  • Keselamatan Penerbangan
  • Kriminal
  • Kripto
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Politics
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026