J&T Express, raksasa logistik global, mengukir sejarah pada tahun 2025 dengan melampaui angka 30 miliar paket terkirim secara internasional, sebuah pencapaian monumental yang menggarisbawahi ekspansi pesatnya di berbagai benua. Indonesia, sebagai salah satu pilar utama di kawasan Asia Tenggara, memainkan peran krusial dalam meroketnya kinerja operasional perusahaan ini, menyumbang peningkatan pengiriman yang signifikan melebihi 60 persen secara tahunan. Pengumuman kinerja kuartal keempat dan rekapitulasi tahunan 2025 ini tidak hanya menegaskan dominasi J&T Express di pasar-pasar strategis, tetapi juga menyoroti strategi inovatif dan investasi infrastruktur yang terus digalakkan untuk mempertahankan momentum pertumbuhan yang kuat.
Charles Junyi Hou, Group Vice President J&T Express, secara gamblang memaparkan bahwa fondasi kesuksesan perusahaan ini bertumpu pada dua pilar utama: pesatnya perkembangan ekosistem e-commerce global dan basis pelanggan yang kian beragam. Dukungan dari kedua faktor ini memungkinkan J&T Express untuk tidak hanya mempertahankan, tetapi juga memperkuat posisinya di pasar-pasar vital seperti Asia Tenggara dan wilayah-wilayah yang baru digarap (New Markets). “Di Cina, kami secara aktif mengejar pertumbuhan yang lebih berkualitas, dan pencapaian pengiriman lebih dari 30 miliar paket secara global pada 2025 akan menjadi titik awal baru bagi kami,” ujar Hou, menekankan ambisi perusahaan untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan globalnya. Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen J&T Express untuk terus memperkuat jaringan operasionalnya di seluruh dunia, mendorong pertumbuhan melalui implementasi strategi inovatif, dan secara konsisten beradaptasi untuk memenuhi serta melampaui ekspektasi pasar.
Kinerja Finansial dan Operasional yang Mengagumkan di 2025
Analisis mendalam terhadap data kinerja operasional J&T Express sepanjang tahun 2025 mengungkap gambaran yang sangat positif. Pada kuartal keempat tahun 2025, perusahaan ini berhasil mencatatkan total volume pengiriman sebesar 8,46 miliar paket. Angka ini menunjukkan lonjakan substansial sebesar 14,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (Year-on-Year/YoY). Peningkatan ini tidak hanya tercermin dari angka agregat, tetapi juga dari rata-rata volume pengiriman harian yang mencapai 92 juta paket secara global, sebuah indikator aktivitas operasional yang sangat tinggi dan efisien.
Namun, pencapaian paling fenomenal terjadi sepanjang tahun fiskal 2025. J&T Express secara kumulatif berhasil mengirimkan total 30,13 miliar paket. Ini merupakan kali pertama dalam sejarah perusahaan, yang didirikan pada tahun 2015, mampu menembus angka 30 miliar paket dalam kurun waktu satu tahun. Angka fantastis ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 22,2 persen YoY dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh rata-rata volume pengiriman harian yang impresif, yaitu 82,5 juta paket, yang juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 22,6 persen YoY. Pertumbuhan yang stabil ini sebagian besar disumbangkan oleh kinerja bisnis yang solid di pasar Asia Tenggara, New Markets, serta kontribusi yang terus meningkat dari pasar domestik Cina.
Indonesia dan Asia Tenggara Sebagai Motor Penggerak Pertumbuhan
Peran vital Indonesia dan kawasan Asia Tenggara dalam mendongkrak kinerja global J&T Express tidak dapat dipungkiri. Pada kuartal keempat 2025, volume pengiriman di wilayah Asia Tenggara melonjak drastis hingga mencapai 2,44 miliar paket. Angka ini merupakan peningkatan luar biasa sebesar 73,6 persen YoY. Jika kita melihat rekapitulasi tahunan, kawasan Asia Tenggara secara total membukukan volume pengiriman sebesar 7,66 miliar paket sepanjang tahun 2025. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat, yaitu sebesar 67,8 persen YoY. Khusus di Indonesia, kontribusi terhadap pertumbuhan ini sangat signifikan, dengan peningkatan pengiriman yang tercatat melampaui 60 persen secara tahunan sepanjang tahun 2025. Hal ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar terpenting bagi J&T Express di luar Cina.
Selain Asia Tenggara, J&T Express juga menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat di New Markets, yang mencakup negara-negara seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Meksiko, Brasil, dan Mesir. Pada kuartal keempat 2025, volume pengiriman di pasar-pasar ini berhasil menembus angka 100 juta paket, mencapai 130 juta paket, yang berarti peningkatan sebesar 79,7 persen YoY. Secara tahunan, volume pengiriman di New Markets mencapai 400 juta paket, naik 43,6 persen YoY. Sementara itu, pasar Cina, sebagai basis operasi utama, juga mencatat pertumbuhan yang positif, dengan volume pengiriman sebesar 5,89 miliar paket pada kuartal IV 2025 dan 22,07 miliar paket untuk volume pengiriman tahun penuh, yang meningkat 11,4 persen YoY.
Investasi Strategis dalam Infrastruktur dan Teknologi untuk Efisiensi Maksimal
Untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan dan efisiensi operasional, J&T Express terus mengalokasikan sumber daya secara strategis untuk investasi infrastruktur dan teknologi. Sepanjang tahun 2025, perusahaan gencar mengoptimalkan jaringan mitra dan outlet di berbagai pasar, serta meningkatkan kapabilitas pusat sortir. Di pasar Cina, J&T Express secara agresif mendorong inisiatif otomatisasi di tingkat outlet dan memperluas penerapan cloud warehouse. Selain itu, perusahaan juga aktif mendukung investasi peralatan otomatis di outlet-outlet dan mulai mengimplementasikan kendaraan tanpa awak untuk meningkatkan efisiensi pengiriman last-mile. Inisiatif ini membuahkan hasil nyata, dengan peningkatan sebesar 26 persen pada jumlah peralatan otomatis di outlet pada akhir tahun dibandingkan pertengahan tahun, serta penerapan 1.000 unit kendaraan tanpa awak yang secara signifikan meningkatkan efisiensi pengiriman terakhir.
Lebih lanjut, J&T Express telah berhasil membangun total 173 cloud warehouse di berbagai lokasi. Fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat penyimpanan, tetapi juga memungkinkan penyediaan layanan bernilai tambah yang dirancang untuk menjawab beragam kebutuhan spesifik pelanggan. Dengan demikian, J&T Express berupaya memperkuat loyalitas pelanggan dan meningkatkan pengalaman mereka secara keseluruhan. Inovasi teknologi juga merambah ke tingkat operasional yang lebih teknis. J&T Express telah menjadi pelopor dalam penggunaan peralatan sortir otomatis kelas industri pertama di Asia Tenggara, yang diterapkan pada outlet last-mile di Thailand. Rencana ekspansi teknologi ini mencakup peningkatan otomatisasi secara nasional pada tahun 2026. Teknologi serupa juga telah diimplementasikan di outlet-outlet di Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Hingga akhir tahun 2025, J&T Express mengoperasikan jaringan yang luas dengan 19.300 outlet dan 246 pusat sortir. Jumlah mesin sortir otomatis di seluruh pasar globalnya juga mengalami peningkatan signifikan, bertambah 134 unit secara tahunan menjadi total 413 unit, yang menegaskan komitmen perusahaan terhadap otomatisasi dan efisiensi.


















