BANGKOK, THAILAND – Ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil, telah mengukir langkah gemilang menuju babak perempat final turnamen bergengsi Thailand Masters 2026. Pasangan yang dijuluki sebagai unggulan keenam ini berhasil menaklukkan perlawanan sengit dari pasangan lintas negara, Hee Yong Kai Terry dari Singapura dan Gloria Emanulle Widjaja dari Indonesia. Pertarungan dramatis ini tersaji di Lapangan 1 Stadion Nimbutr, Bangkok, pada Kamis, 29 Januari 2026, di mana Adnan/Indah sukses mengamankan tiket perempat final melalui kemenangan dua gim langsung dengan skor akhir 21-17 dan 21-19. Kemenangan ini tidak hanya menjadi pencapaian individu bagi Adnan/Indah, tetapi juga memperkaya catatan kesuksesan delegasi bulu tangkis Indonesia yang telah menunjukkan performa impresif di babak 16 besar turnamen ini, di mana sepuluh wakil Merah Putih lainnya juga telah berhasil melaju.
Pertandingan antara Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil melawan Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanulle Widjaja berlangsung dengan tensi tinggi sejak gim pertama dimulai. Sejak awal, Adnan/Indah menunjukkan dominasi dengan berhasil membangun keunggulan yang cukup signifikan, mencapai skor 10-6. Namun, pasangan lintas negara, Terry/Gloria, menunjukkan ketangguhan mental yang patut diacungi jempol. Mereka tidak tinggal diam dan mulai merapatkan jarak poin, berhasil mengejar ketertinggalan dan bahkan membalikkan kedudukan pada interval pertama dengan skor tipis 11-9. Meskipun sempat tertekan, Adnan/Indah menunjukkan fokus yang luar biasa di paruh kedua gim. Mereka berhasil meminimalisir kesalahan yang tidak perlu dan memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk kembali mengendalikan permainan. Dengan strategi yang matang dan eksekusi yang apik, Adnan/Indah akhirnya berhasil mengunci kemenangan di gim pertama dengan skor 21-17, memberikan keunggulan awal dalam pertandingan krusial ini.
Perjuangan Sengit di Gim Kedua dan Keberhasilan Menembus Perempat Final
Memasuki gim kedua, dinamika pertandingan kembali berubah secara dramatis. Kali ini, giliran pasangan Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanulle Widjaja yang memulai dengan sangat agresif dan berhasil mencuri momentum. Mereka melesat unggul dengan cepat, menciptakan jarak yang cukup mencolok di awal gim, bahkan mencapai skor 4-0. Keunggulan awal ini tentu saja memberikan tekanan tersendiri bagi Adnan/Indah. Namun, seperti yang telah mereka tunjukkan di gim pertama, mental juang Adnan/Indah kembali teruji. Mereka tidak pernah menyerah dan terus berjuang untuk mengejar setiap poin yang hilang. Dengan kesabaran dan ketekunan, Adnan/Indah perlahan namun pasti berhasil membalikkan keadaan. Mereka sukses menyamakan kedudukan dan bahkan berhasil memimpin pada saat interval pertama gim kedua, dengan skor 11-9. Pertarungan di gim kedua semakin memanas, dengan kedua pasangan saling jual beli serangan dan menunjukkan permainan kelas dunia. Setiap reli panjang dan pukulan keras menjadi saksi bisu ketegangan yang menyelimuti Stadion Nimbutr. Akhirnya, setelah melalui perjuangan yang luar biasa dan saling kejar-kejaran poin yang mendebarkan, Adnan/Indah berhasil menutup gim kedua dengan kemenangan tipis, 21-19. Kemenangan ini memastikan langkah mereka ke babak perempat final Thailand Masters 2026, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi ganda campuran Indonesia.
Keberhasilan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil melaju ke perempat final ini merupakan bagian dari gelombang kesuksesan yang ditorehkan oleh para wakil Indonesia di babak 16 besar Thailand Masters 2026. Sehari sebelumnya, sepuluh wakil Indonesia lainnya telah lebih dulu memastikan tempat mereka di babak selanjutnya, menunjukkan dominasi dan kekuatan tim bulu tangkis Indonesia di kancah internasional. Daftar panjang wakil Indonesia yang telah menunjukkan performa gemilang antara lain adalah Moh. Zaki Ubaidillah, yang berlaga di sektor tunggal putra. Di sektor ganda putri, Rachel Alleysa Rose/Febi Setianingrum juga berhasil melaju, begitu pula dengan Alwi Farhan di tunggal putra. Sektor ganda putra menampilkan kekuatan ganda Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, serta Amallia Cahya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti di ganda putri. Selain itu, Prahdiska Bagas Shujiwo, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Febriani Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, dan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavitanti juga turut mengamankan tiket ke babak berikutnya. Keberhasilan kolektif ini menegaskan bahwa Indonesia terus menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan dalam dunia bulu tangkis.
Potensi Derbi Indonesia dan Perjalanan Lanjutan
Selain kemenangan Adnan/Indah, hasil Thailand Masters 2026 juga menyajikan potensi “perang saudara” di antara wakil-wakil Indonesia. Babak 16 besar ini menjadi saksi bisu bagaimana beberapa pasangan Indonesia harus saling berhadapan untuk memperebutkan tiket ke babak selanjutnya. Fenomena ini merupakan konsekuensi positif dari banyaknya wakil Indonesia yang berhasil menembus babak-babak awal, menunjukkan kedalaman dan kualitas pemain yang dimiliki Indonesia. Sebagai contoh, di nomor ganda putri, sudah dipastikan satu tiket ke babak perempat final akan menjadi milik Indonesia karena dua pasangan Merah Putih akan saling bentrok. Hal serupa juga terjadi di nomor ganda campuran, di mana Ana/Trias berhasil mewujudkan “derbi Indonesia” setelah memenangi pertandingan mereka di babak 32 besar melawan duo India, yang membuka jalan bagi mereka untuk berpotensi bertemu dengan sesama wakil Indonesia di babak-babak berikutnya. Perjuangan ini tidak hanya menguji kemampuan individu, tetapi juga semangat sportivitas antar rekan senegara.
Sementara itu, perjalanan wakil Indonesia masih terus berlanjut. Ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dijadwalkan akan memainkan pertandingan mereka di babak 32 besar melawan pasangan dari Spanyol, Ruben Garcia/Lucia Rodriguez, pada malam yang sama. Pertandingan ini menjadi salah satu penutup rangkaian babak awal bagi delegasi Indonesia, dengan harapan mereka juga dapat mengikuti jejak rekan-rekan mereka yang telah berhasil melaju. Dengan banyaknya wakil Indonesia yang telah mencapai babak perempat final, optimisme untuk meraih gelar juara di Thailand Masters 2026 semakin membumbung tinggi. Para pemain diharapkan dapat terus menjaga performa, fokus pada setiap pertandingan, dan memberikan yang terbaik di setiap poin yang dimainkan. Dukungan dari publik dan para pecinta bulu tangkis di tanah air tentu akan menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk mengukir sejarah di turnamen ini.


















