Kasus kematian tragis selebgram kenamaan Lula Lahfah di sebuah unit apartemen mewah di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat malam (23/1) kini memasuki babak baru setelah pihak kepolisian secara resmi merilis kronologi lengkap serta rekaman kamera pengawas (CCTV) yang mengungkap keterlibatan mendalam sang kekasih, musisi dan YouTuber Reza Arap Oktovian. Penemuan jenazah Lula yang bermula dari kecurigaan asisten rumah tangga ini memicu penyelidikan intensif oleh Polres Metro Jakarta Selatan guna mengungkap penyebab pasti di balik hilangnya nyawa sang pembuat konten, di mana bukti-bukti di lapangan menunjukkan momen-momen krusial saat Reza Arap tiba di lokasi kejadian bersama tim medis untuk memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia akibat gangguan pernapasan yang fatal. Investigasi ini menjadi perhatian publik secara luas karena melibatkan sosok publik figur besar dan mengungkap fakta-fakta baru mengenai kondisi kesehatan korban sebelum mengembuskan napas terakhirnya di dalam kamar yang terkunci rapat.
Peristiwa memilukan ini bermula pada Jumat sore, ketika seorang asisten rumah tangga (ART) yang bekerja di unit apartemen tersebut mulai merasakan keganjilan yang tidak biasa. Sejak pagi hari hingga menjelang petang, Lula Lahfah sama sekali tidak memberikan respons terhadap panggilan maupun ketukan pintu dari sang ART. Kecurigaan yang semakin memuncak membuat sang ART memutuskan untuk berkoordinasi dengan pihak keamanan dan manajemen apartemen guna melakukan pengecekan lebih lanjut. Mengingat pintu kamar dalam keadaan terkunci dari dalam, pihak keamanan kemudian memanggil teknisi apartemen untuk melakukan pembukaan paksa. Tepat pada pukul 17.50 WIB, pintu berhasil dibuka dan pemandangan memilukan tersaji di depan mata; Lula ditemukan dalam kondisi tidak berdaya dan sudah tidak bernyawa di atas tempat tidurnya. Penemuan ini segera memicu kepanikan di lingkungan apartemen dan asisten pribadi Reza Arap, Cynthia, segera dihubungi untuk mengabarkan situasi darurat tersebut kepada sang musisi yang saat itu sedang tidak berada di lokasi.
Berdasarkan rekaman CCTV yang diputar oleh pihak kepolisian, terlihat detik-detik menegangkan saat Reza Arap tiba di lobi apartemen setelah menerima kabar duka tersebut. Arap tidak datang sendirian; ia didampingi oleh asistennya, Cynthia, yang sebelumnya telah diminta oleh Arap untuk segera mencari dan membawa bantuan medis profesional ke lokasi kejadian. Dalam rekaman tersebut, nampak raut wajah penuh kekhawatiran dari Reza Arap saat ia melangkah terburu-buru menuju lift apartemen. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menjelaskan bahwa kehadiran Arap di lokasi adalah murni atas inisiatif untuk memastikan kondisi medis sang kekasih setelah menerima laporan awal dari asistennya. Sekitar pukul 19.23 WIB, tim dokter pribadi yang dihubungi oleh Cynthia tiba di unit apartemen untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh Lula. Namun, upaya medis tersebut tampaknya sudah terlambat karena tanda-tanda vital korban sudah tidak ditemukan lagi, dan tim medis justru menemukan sejumlah botol obat-obatan di sekitar lokasi penemuan jenazah yang kemudian diamankan sebagai barang bukti oleh tim identifikasi kepolisian.
Eksaminasi Forensik dan Pemeriksaan Intensif Reza Arap
Pihak kepolisian tidak berhenti pada pengumpulan bukti visual semata, melainkan juga melakukan pemeriksaan mendalam terhadap para saksi kunci, termasuk Reza Arap yang menjalani pemeriksaan maraton di Polres Metro Jakarta Selatan. YouTuber yang akrab disapa Arap tersebut dilaporkan harus menjawab sekitar 30 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik terkait aktivitas terakhir korban, hubungan pribadi mereka, hingga pengetahuan Arap mengenai riwayat kesehatan Lula. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menyinkronkan keterangan saksi dengan bukti-bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP). AKBP Iskandarsyah menegaskan bahwa status Arap saat ini adalah sebagai saksi yang kooperatif dalam membantu proses penyelidikan. Polisi juga mendalami temuan obat-obatan di kamar korban untuk mengetahui apakah ada keterkaitan langsung antara konsumsi zat tersebut dengan penyebab kematian, ataukah obat-obatan tersebut merupakan bagian dari perawatan rutin atas penyakit serius yang selama ini diidap oleh sang selebgram tanpa diketahui publik secara luas.
Hasil pendalaman sementara dari tim medis dan forensik menunjukkan sebuah fakta medis yang signifikan mengenai kondisi kesehatan Lula Lahfah sebelum meninggal dunia. Polisi mengungkapkan bahwa berdasarkan rekam medis yang berhasil dihimpun, korban ternyata memiliki riwayat penyakit yang cukup serius yang telah dideritanya selama beberapa waktu terakhir. Meski tidak merinci jenis penyakit tersebut secara spesifik demi menjaga privasi keluarga, pihak kepolisian memastikan bahwa hasil pemeriksaan luar pada tubuh korban tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik, penganiayaan, atau luka akibat benda tumpul maupun tajam. Penyebab utama kematian yang dinyatakan oleh pihak RS Fatmawati adalah kegagalan sistem pernapasan atau kehabisan napas yang terjadi secara mendadak. Hal ini memperkuat dugaan bahwa kematian Lula bersifat alami akibat komplikasi kesehatan, namun polisi tetap melakukan uji toksikologi terhadap sampel obat-obatan yang ditemukan guna memastikan tidak ada unsur kelalaian atau faktor eksternal lainnya yang memicu kondisi fatal tersebut.
Momen Haru di Lift Apartemen dan Prosesi Pemakaman
Salah satu momen paling menyentuh yang terekam dalam kamera pengawas adalah ketika jenazah Lula Lahfah dipindahkan dari unit apartemennya menuju mobil ambulans. Dalam rekaman CCTV lift, Reza Arap terlihat setia mendampingi sang kekasih yang sudah berada di dalam kantong jenazah berwarna oranye. Arap nampak berdiri mematung di samping tandu jenazah dengan kepala tertunduk, menunjukkan duka yang mendalam di hadapan petugas medis dan tim kepolisian yang mengawal proses evakuasi. Kehadiran Arap di sisi jenazah Lula hingga ke Rumah Sakit Fatmawati menjadi bukti nyata dari kedekatan emosional mereka di saat-saat terakhir. Kesaksian dari para petugas di lapangan menyebutkan bahwa Arap terus memastikan agar proses pemindahan jenazah berjalan dengan lancar dan penuh rasa hormat, sebelum akhirnya jenazah diserahkan sepenuhnya kepada pihak forensik untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan di RS Fatmawati selesai dilakukan, jenazah Lula Lahfah akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. Prosesi pemakaman berlangsung dengan suasana penuh haru pada Sabtu (24/1) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Jakarta Timur. Keluarga, kerabat dekat, serta sejumlah rekan sesama selebgram hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal ceria dan penuh talenta tersebut. Meskipun pemakaman telah dilaksanakan, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan belum sepenuhnya ditutup. Polisi masih menunggu hasil laboratorium forensik yang lebih mendetail untuk memberikan kesimpulan akhir yang komprehensif. Kasus ini menjadi pengingat bagi publik mengenai pentingnya kepedulian terhadap kondisi kesehatan mental dan fisik orang-orang terdekat, serta bagaimana prosedur hukum tetap harus ditegakkan secara transparan meski melibatkan tokoh-tokoh populer di tanah air.


















