Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle

    Ramalan zodiak cinta Sabtu, 31 Januari 2026: Leo penuh perhatian, Sagitarius fokus pada tujuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle

    Ramalan zodiak cinta Sabtu, 31 Januari 2026: Leo penuh perhatian, Sagitarius fokus pada tujuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Pemulihan Bencana

Relokasi 300 Rumah Longsor Purbalingga: Jateng Siap Bertindak

Oki Wijaya by Oki Wijaya
February 5, 2026
Reading Time: 5 mins read
0
Relokasi 300 Rumah Longsor Purbalingga: Jateng Siap Bertindak

#image_title

PURBALINGGA, JAWA TENGAH – Menanggapi bencana dahsyat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Purbalingga pada Jumat, 23 Januari 2026, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara sigap melakukan kunjungan lapangan pada Jumat, 30 Januari 2026. Kunjungan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan sebuah mandat untuk mempercepat penanganan dan memastikan nasib ratusan warganya yang terdampak. Fokus utama adalah pada pembangunan kembali 300 rumah yang rata dengan tanah akibat amukan alam, serta pemulihan infrastruktur vital yang ikut hancur, seperti delapan jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian dan aksesibilitas masyarakat. Gubernur menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan bantuan sementara, tetapi juga menyediakan hunian tetap (huntap) yang aman dan layak bagi para penyintas bencana, menandai langkah awal pemulihan komprehensif yang melibatkan koordinasi lintas sektor dan instansi.

RELATED POSTS

TNI-Pemerintah: Akses Desa Tapanuli Utara Pulih Cepat

Longsor Cisarua Bandung Barat: 60 Jenazah Dievakuasi, 20 Masih Hilang

Kemenkes Terjunkan 513 Nakes Jangkau Wilayah Paling Terisolir di Aceh

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau lokasi terdampak banjir dan longsor di Purbalingga.

Bencana hidrometeorologi yang menghantam Purbalingga pada 23 Januari 2026, tepatnya sekitar pukul 22.00 WIB, telah meninggalkan jejak kehancuran yang mendalam. Empat desa yang terbagi dalam dua kecamatan menjadi saksi bisu keganasan alam: Desa Sangkanayu dan Lambur di Kecamatan Mrebet, serta Desa Kutabawa dan Serang di Kecamatan Karangreja. Peristiwa tragis ini tidak hanya merenggut rumah, tetapi juga mengikis rasa aman dan stabilitas kehidupan ratusan kepala keluarga. Menyadari skala keparahan bencana, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam kunjungannya pada 30 Januari 2026, mengeluarkan pernyataan tegas mengenai rencana relokasi dan pembangunan kembali 300 unit rumah warga yang telah hilang. Rencana ini akan dimulai dengan penyediaan hunian sementara (huntara) sebagai langkah mitigasi jangka pendek, sebelum dilanjutkan dengan pembangunan hunian tetap (huntap) yang permanen dan terjamin keamanannya. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemulihan yang terstruktur, memastikan bahwa setiap warga yang kehilangan tempat tinggal mendapatkan kembali fondasi kehidupan mereka.

Relokasi 300 Rumah: Dari Huntara Menuju Huntap yang Berkelanjutan

Komitmen Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, untuk membangun kembali 300 rumah warga yang terdampak banjir dan longsor di Purbalingga bukan sekadar janji, melainkan sebuah program strategis yang akan melibatkan kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan kementerian terkait. Proses ini dipandang sebagai tugas yang kompleks, membutuhkan pendekatan yang cermat dan sosialisasi yang mendalam kepada seluruh korban bencana. “Ini tidak gampang, jadi perlu ada sosialisasi dan pendekatan. Semua korban harus terdata secara by name by address,” tegas Gubernur Luthfi, menggarisbawahi pentingnya akurasi data dalam setiap tahapan penanganan. Pendekatan “by name by address” ini krusial untuk memastikan bahwa bantuan dan program relokasi tepat sasaran, menjangkau setiap individu dan keluarga yang berhak. Tahap awal akan difokuskan pada penyediaan hunian sementara (huntara) yang berfungsi sebagai tempat berlindung darurat bagi para pengungsi, memberikan kelegaan sementara sambil menunggu pembangunan hunian tetap (huntap) rampung. Proses transisi dari huntara ke huntap ini akan dikelola secara hati-hati, memastikan bahwa lokasi huntap yang dipilih aman dari potensi bencana di masa depan dan memiliki akses terhadap fasilitas publik yang memadai. Keterlibatan kementerian terkait, seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, diharapkan dapat mempercepat proses teknis dan penyediaan sumber daya yang dibutuhkan untuk pembangunan hunian yang kokoh dan layak huni.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berbincang dengan warga terdampak bencana di pengungsian.

Lebih lanjut, gubernur menekankan bahwa penyediaan hunian tetap ini tidak hanya sekadar membangun fisik bangunan, tetapi juga membangun kembali komunitas dan rasa aman bagi masyarakat. “Semua korban harus terdata secara by name by address,” ujar Ahmad Luthfi, menunjukkan pentingnya pendataan yang akurat untuk memastikan tidak ada satu pun warga yang terlewatkan dalam program pemulihan ini. Pendataan yang detail ini akan menjadi dasar bagi perencanaan kebutuhan material, tenaga kerja, dan alokasi anggaran yang tepat sasaran. Proses sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat terdampak juga menjadi kunci, agar mereka memahami seluruh tahapan program relokasi dan pembangunan, serta dapat berpartisipasi aktif dalam prosesnya. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan dan memastikan bahwa solusi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi mereka. Dengan adanya huntara, warga yang kehilangan tempat tinggal dapat segera memiliki tempat berlindung yang aman, sementara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten terus berupaya mencari dan menyiapkan lokasi yang paling sesuai untuk huntap, mempertimbangkan aspek geologis, aksesibilitas, serta ketersediaan lahan yang memadai.

Infrastruktur Kritis Pulih: Jembatan sebagai Prioritas Pemulihan Ekonomi

Selain fokus pada perumahan, bencana banjir dan longsor di Purbalingga juga meninggalkan dampak kerusakan yang signifikan pada infrastruktur vital, terutama delapan jembatan yang dilaporkan putus. Kerusakan ini berpotensi melumpuhkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, mengingat jembatan merupakan penghubung krusial antarwilayah. Menyadari urgensi ini, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa perbaikan jembatan menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana. “Proses perbaikan jembatan menjadi prioritas karena merupakan penghubung jalur ekonomi dan hajat hidup orang banyak,” ungkapnya. Langkah jangka pendek yang diambil adalah menyambung kembali jembatan yang putus dengan menggunakan jembatan sementara. Penggunaan jembatan sementara ini bertujuan untuk segera memulihkan aksesibilitas transportasi barang dan orang, sehingga aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan normal secepat mungkin. Paralel dengan itu, program perbaikan dan pembangunan jembatan permanen akan segera disiapkan. Upaya ini akan melibatkan kajian teknis yang mendalam untuk memastikan jembatan yang dibangun memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap bencana di masa mendatang dan dapat melayani kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang. Koordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan instansi teknis terkait lainnya akan dilakukan untuk mempercepat proses perencanaan, desain, dan konstruksi jembatan-jembatan yang rusak.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meninjau lokasi terdampak banjir dan longsor di Dusun Gunungmalang, Purbalingga.

Perbaikan jembatan bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga aspek strategis dalam pemulihan ekonomi daerah. Jembatan yang berfungsi dengan baik akan memfasilitasi kelancaran distribusi logistik, akses petani ke pasar, serta pergerakan tenaga kerja. Dengan demikian, pemulihan infrastruktur jembatan secara langsung berkontribusi pada revitalisasi sektor ekonomi yang terdampak bencana. Gubernur Luthfi juga memantau langsung penanganan di lapangan, termasuk kunjungan ke Posko Balai Desa Serang untuk menggelar rapat percepatan penanganan bencana bersama lintas instansi. Selain itu, ia juga menyempatkan diri mengunjungi lokasi pengungsian warga di Villa Serang, meninjau Dusun Gunungmalang dan Dusun Kaliurip yang terdampak parah, serta mengecek kesiapan dapur umum yang didirikan oleh Brimob. Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam penanganan bencana yang holistik, mulai dari respons cepat, pemulihan infrastruktur, hingga dukungan psikososial bagi para korban.

Bantuan Komprehensif dan Dukungan Moral untuk Masyarakat Bangkit

Dalam upaya penanganan pascabencana, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, tidak hanya berfokus pada aspek fisik seperti pembangunan rumah dan perbaikan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian besar pada pemenuhan kebutuhan dasar dan dukungan moral bagi para pengungsi. Hal ini ditunjukkan melalui penyerahan bantuan simbolis senilai hampir Rp700 juta yang mencakup berbagai item penting. Bantuan tersebut meliputi permakanan, yang menjadi prioritas utama untuk memastikan ketersediaan pangan bagi para pengungsi, mainan anak-anak untuk memberikan sedikit kelegaan dan keceriaan di tengah situasi sulit, pakaian untuk memenuhi kebutuhan sandang, serta bantuan perumahan yang merupakan bagian dari program relokasi jangka panjang. “Dalam penanganan bencana ini, masyarakat tidak hanya diberi bantuan dapur umum maupun bantuan lainnya tetapi yang penting masyarakat harus bisa bangkit dan eksis kembali itu jauh lebih penting,” ungkap Gubernur Luthfi, menekankan bahwa tujuan akhir dari seluruh upaya penanganan adalah memberdayakan masyarakat agar dapat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan mereka dengan mandiri dan tangguh. Dukungan psikososial dan motivasi untuk bangkit kembali menjadi elemen krusial dalam proses pemulihan pascabencana, melengkapi bantuan material yang diberikan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak hingga mereka benar-benar pulih dan mandiri.

Di sisi lain, Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menjelaskan bahwa proses pencarian lokasi untuk hunian tetap (huntap) bagi 300 rumah warga terdampak bencana masih terus dilakukan. Upaya ini melibatkan partisipasi aktif dari masing-masing Kepala Desa di wilayah yang terkena dampak, guna memastikan bahwa lokasi yang dipilih adalah yang paling aman dan sesuai. “Kami sedang cari lokasinya dan hitung kebutuhan pembangunan,” jelas Bupati Hanif, mengindikasikan bahwa proses perencanaan dan kalkulasi kebutuhan pembangunan huntap sedang berjalan intensif. Keterlibatan kepala desa sangat penting karena mereka memiliki pemahaman mendalam mengenai kondisi wilayah dan kebutuhan spesifik warganya. Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, bersama dengan partisipasi aktif dari masyarakat di tingkat desa, menjadi kunci keberhasilan program relokasi dan pemulihan pascabencana. Dengan adanya sinergi yang kuat, diharapkan proses pemulihan di Purbalingga dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal bagi seluruh warga yang terdampak.

Tags: Ahmad Luthfibencana alam Jawa Tengahlongsor Purbalinggapembangunan huntaprelokasi rumah
ShareTweetPin
Oki Wijaya

Oki Wijaya

Related Posts

TNI-Pemerintah: Akses Desa Tapanuli Utara Pulih Cepat
Pemulihan Bencana

TNI-Pemerintah: Akses Desa Tapanuli Utara Pulih Cepat

February 5, 2026
Pemulihan Bencana

Longsor Cisarua Bandung Barat: 60 Jenazah Dievakuasi, 20 Masih Hilang

February 5, 2026
Kemenkes Terjunkan 513 Nakes Jangkau Wilayah Paling Terisolir di Aceh
Pemulihan Bencana

Kemenkes Terjunkan 513 Nakes Jangkau Wilayah Paling Terisolir di Aceh

February 5, 2026
Huntara Cepat: PRR Dorong Bangun 3 Daerah Sumut
Pemulihan Bencana

Huntara Cepat: PRR Dorong Bangun 3 Daerah Sumut

February 5, 2026
Pengungsi Sumatera Berkurang: Ini Penyebabnya
Pemulihan Bencana

Pengungsi Sumatera Berkurang: Ini Penyebabnya

February 3, 2026
Bencana Aceh: 16 Ribu Hunian Darurat Dibangun
Pemulihan Bencana

Bencana Aceh: 16 Ribu Hunian Darurat Dibangun

February 2, 2026
Next Post
Bungkam Unggulan, Ana/Trias, Ubed, Alwi Lolos Semifinal Thailand Masters 2026

Bungkam Unggulan, Ana/Trias, Ubed, Alwi Lolos Semifinal Thailand Masters 2026

Pangdam: Daftar Prajurit TNI Gratis, Transparan, Jangan Tertipu!

Pangdam: Daftar Prajurit TNI Gratis, Transparan, Jangan Tertipu!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

IHSG Anjlok? Geopolitik Guncang Pasar, Target 9.050

IHSG Anjlok? Geopolitik Guncang Pasar, Target 9.050

January 22, 2026
Indonesia di FIFA Series 2026: Lawan Berat Menanti

Indonesia di FIFA Series 2026: Lawan Berat Menanti

January 22, 2026
Indonesia Masters: 9 Wakil Lolos, Tunggal Putri Gugur!

Indonesia Masters: 9 Wakil Lolos, Tunggal Putri Gugur!

January 25, 2026

Popular Stories

  • POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor Cisarua: Lumpur Maut Mengubur Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 ABK WNI Jadi Korban Pembajakan Kapal Ikan di Somalia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukses Berdayakan Desa, BNI Sabet Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta Banjir: Ini Penjelasan Terbaru!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Thailand & Singapura: Rahasia Cegah Nipah, Indonesia Wajib Tiru!
  • Timnas Futsal Indonesia vs Irak: Perebutan Juara Grup A, Kunci Lawan ASEAN!
  • Skandal Korupsi Investasi TaniHub Segera Disidangkan, Simak Fakta Terbarunya

Categories

  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Health
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Keluarga
  • Keruntuhan Struktur
  • Keselamatan Penerbangan
  • Kriminal
  • Kripto
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Politics
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026