| Peringkat | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia | 17 |
| 2 | Jakarta Electric PLN Mobile | 11 |
| 3 | Jakarta Pertamina Enduro | 9 |
| 4 | Bandung BJB Tandamata | 9 |
| 5 | Jakarta Livin Mandiri | 7 |
| 6 | Jakarta Popsivo Polwan | 6 |
| 7 | Medan Falcons | 1 |
Posisi Jakarta Electric PLN di peringkat kedua masih bersifat dinamis dan sangat bergantung pada hasil pertandingan tim lain, terutama Jakarta Pertamina Enduro yang memiliki jumlah pertandingan lebih sedikit. Namun, bagi Electric PLN, modal 11 poin ini adalah fondasi yang sangat kuat untuk mengarungi putaran kedua dengan kepercayaan diri tinggi.
Menatap Putaran Kedua dan Target Final Four
Keberhasilan menyapu bersih kemenangan di Seri Gresik ini menjadi sinyal bahaya bagi tim-tim rival. Jakarta Electric PLN Mobile telah menunjukkan bahwa mereka memiliki kedalaman skuad yang mumpuni dan mentalitas pemenang. Performa gemilang Poppy Aulia Nursutan diharapkan dapat terus terjaga hingga fase krusial kompetisi. Tim kepelatihan Electric PLN diprediksi akan terus mengasah sinkronisasi antara pemain asing dan lokal untuk meminimalisir kesalahan teknis yang masih sesekali muncul.
Bagi para penggemar bola voli tanah air, kebangkitan Jakarta Electric PLN memberikan warna tersendiri dalam kompetisi tahun ini. Persaingan menuju babak final four dipastikan akan semakin sengit. Dengan performa yang “menggila” dari para pemain kuncinya, Jakarta Electric PLN kini bukan lagi sekadar partisipan, melainkan penantang gelar yang sangat serius. Putaran kedua akan menjadi ujian konsistensi bagi Poppy Aulia dan kawan-kawan untuk membuktikan bahwa mereka layak kembali membawa pulang trofi juara Proliga ke markas PLN.

















