Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga filantropi terkemuka di tanah air, memboyong tujuh penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Fundraising Award (IFA) 2026 yang diselenggarakan pada Kamis, 29 Januari 2026. Prestasi gemilang ini, yang diraih atas dedikasi dan profesionalisme dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), menegaskan kembali kepercayaan publik serta komitmen BAZNAS dalam menyalurkan amanah umat secara optimal. Penghargaan ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kinerja BAZNAS, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan program-programnya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan memberantas kemiskinan di seluruh Indonesia.
BAZNAS Borong Tujuh Penghargaan Prestisius di Indonesia Fundraising Award 2026
Dalam malam penganugerahan yang penuh makna, BAZNAS RI berhasil menyabet tujuh kategori penghargaan sekaligus. Prestasi ini menjadi sorotan utama dalam ajang Indonesia Fundraising Award (IFA) 2026, sebuah platform yang secara konsisten mengakui dan mengapresiasi lembaga-lembaga filantropi yang menunjukkan keunggulan dalam praktik penghimpunan dana. Ketujuh penghargaan yang diraih BAZNAS mencakup berbagai aspek krusial dalam manajemen penggalangan dana, mulai dari strategi hingga sumber daya manusia.
Secara rinci, BAZNAS diakui sebagai peraih penghargaan untuk kategori Fundraising Relationship Management Terbaik, menunjukkan kemampuan lembaga dalam membangun dan memelihara hubungan yang kuat dengan para donatur. Kategori Lembaga Pendukung Gerakan Fundraising menggarisbawahi peran BAZNAS dalam memfasilitasi dan mendorong pertumbuhan ekosistem penggalangan dana yang lebih luas. Inovasi dan efektivitas dalam pelaksanaan kegiatan penggalangan dana juga diapresiasi melalui penghargaan Event Fundraising Terbaik dan Kampanye Fundraising Terbaik, membuktikan kemampuan BAZNAS dalam merancang dan mengeksekusi program yang menarik serta berdampak.
Lebih lanjut, dedikasi individu di balik kesuksesan BAZNAS juga turut mendapatkan pengakuan. Bapak Fahrudin dianugerahi penghargaan sebagai Fundraiser Terbaik, sebuah pengakuan atas kontribusi personalnya yang signifikan. Demikian pula, Bapak H. Rulli Kurniawan meraih penghargaan sebagai Fundraiser Profesional, menyoroti keahlian dan etos kerja yang tinggi dalam bidangnya. Puncak dari seluruh pengakuan ini adalah penghargaan Lembaga Fundraising Terbaik atau Grand Award, yang secara keseluruhan mengukuhkan BAZNAS sebagai institusi filantropi terdepan di Indonesia.
Pengakuan Kinerja Profesional dan Berkelanjutan
Penghargaan-penghargaan yang diraih BAZNAS RI di ajang Indonesia Fundraising Award (IFA) 2026 bukanlah sekadar trofi, melainkan cerminan dari kinerja yang profesional, transparan, dan berkelanjutan dalam pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Pimpinan BAZNAS Bidang Pengumpulan, Bapak H. Rizaludin Kurniawan, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas capaian ini. Beliau menegaskan bahwa penghargaan ini adalah bukti nyata kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat, para muzaki (wajib zakat), dan mustahik (penerima zakat) kepada BAZNAS sebagai lembaga yang amanah dan kredibel.
“Penghargaan ini merupakan pengakuan publik kepada BAZNAS dan menjadi motivasi kami untuk terus menjaga amanah sebagai lembaga yang kredibel dan terpercaya,” ujar Bapak Rizaludin dalam sebuah pernyataan resmi. Beliau menekankan bahwa BAZNAS tidak hanya berfokus pada aspek kuantitas penghimpunan dana, tetapi juga sangat menaruh perhatian pada kualitas pengelolaan dan dampak penyalurannya. Setiap rupiah yang dititipkan oleh masyarakat diharapkan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan, serta mampu memberikan solusi berkelanjutan untuk meningkatkan taraf kesejahteraan mereka.
Lebih jauh, Bapak Rizaludin menjelaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam setiap lini operasionalnya. Kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat, menjadi kunci dalam memperluas jangkauan dan efektivitas program-program pemberdayaan. Harapannya, melalui program-program unggulan BAZNAS, masyarakat yang sebelumnya berada dalam kondisi kemiskinan dapat diberdayakan hingga pada akhirnya mampu menjadi muzaki yang berkontribusi kembali kepada masyarakat. Penghargaan ini menjadi pemantik semangat untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi kemaslahatan umat dan kemajuan bangsa.
Potensi Zakat dan Peran BAZNAS dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat
Prestasi BAZNAS di IFA 2026 juga menjadi momentum penting untuk menyoroti potensi zakat di Indonesia yang masih sangat besar. Data menunjukkan bahwa potensi donasi di Indonesia baru terserap sekitar 40 persen. Dalam konteks ini, BAZNAS RI telah berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp 1,3 triliun, sebuah angka yang signifikan namun masih menyisakan ruang pertumbuhan yang luas. Ajang seperti Indonesia Fundraising Award, yang mendorong penguatan tata kelola, menjadi sangat relevan dalam upaya memaksimalkan penyerapan potensi zakat nasional.
Bapak Rizaludin Kurniawan menambahkan bahwa BAZNAS tidak hanya bertindak sebagai lembaga penghimpun dana, tetapi juga sebagai agen perubahan yang fokus pada pemberdayaan ekonomi umat. Melalui berbagai program inovatif, BAZNAS berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di garis kemiskinan. Program-program ini dirancang untuk memberikan bekal keterampilan, modal usaha, serta pendampingan yang berkelanjutan, sehingga para mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi mampu bangkit secara mandiri dan bahkan kelak menjadi muzaki.
“Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, kolaborasi, dan dampak pengelolaan zakat bagi kemaslahatan umat dan bangsa,” pungkas Bapak Rizaludin. Komitmen BAZNAS untuk terus berinovasi dalam strategi pengumpulan dana, meningkatkan transparansi pelaporan, dan memperluas jangkauan program pemberdayaan menjadi kunci dalam mewujudkan visi Indonesia yang lebih sejahtera dan berkeadilan melalui optimalisasi potensi zakat, infak, dan sedekah.

















