| Indikator Pasar | Pekan Sebelumnya | Pekan Ini (30 Jan 2026) | Perubahan (%) |
|---|---|---|---|
| IHSG (Level) | 8.951,010 | 8.329,606 | -6,94% |
| Kapitalisasi Pasar | Rp 16.244 Triliun | Rp 15.046 Triliun | -7,37% |
| Rata-rata Nilai Transaksi | Rp 33,85 Triliun | Rp 43,76 Triliun | +29,28% |
| Volume Transaksi Harian | 65,72 Miliar Lembar | 63,30 Miliar Lembar | -3,69% |
Di tengah badai keluar modal asing, secercah harapan muncul dari penguatan basis investor domestik. Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah investor pasar modal Indonesia per akhir Januari 2026 telah menembus angka 21,04 juta Single Investor Identification (SID). Angka ini mencerminkan pertumbuhan yang luar biasa dengan penambahan sebanyak 673.218 SID baru hanya dalam waktu satu bulan sejak akhir tahun 2025. Lebih spesifik lagi, jumlah investor yang secara khusus berinvestasi di instrumen saham kini hampir menyentuh angka 9 juta SID, atau tepatnya tumbuh sekitar 34,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pertumbuhan masif jumlah investor ritel domestik ini menjadi benteng pertahanan terakhir bagi pasar modal Indonesia. Meskipun belum mampu sepenuhnya membendung tekanan jual dari investor asing yang memiliki modal jauh lebih besar, partisipasi aktif masyarakat lokal menunjukkan bahwa literasi keuangan dan minat investasi di tanah air terus meningkat. Para analis memprediksi bahwa volatilitas masih akan menghantui pasar dalam beberapa pekan ke depan hingga adanya kejelasan mengenai struktur kepemimpinan baru di BEI dan OJK. Investor disarankan untuk tetap tenang, melakukan diversifikasi portofolio, dan memantau secara cermat perkembangan kebijakan ekonomi makro yang dapat mempengaruhi fundamental emiten di bursa.

















