Park Sunghoon, bintang global yang merupakan anggota inti dari grup K-pop fenomenal ENHYPEN, secara resmi telah dikonfirmasi akan mengemban tugas mulia sebagai pembawa obor (torchbearer) dalam rangkaian estafet Olimpiade Musim Dingin 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Milano dan Cortina d’Ampezzo, Italia. Penunjukan bersejarah ini, yang diumumkan secara resmi oleh agensi BELIFT LAB pada Jumat, 23 Januari, menandai momen krusial di mana prestasi atletik masa lalu bersatu dengan kesuksesan industri hiburan modern, menjadikan Sunghoon sebagai representasi ideal dari semangat juang dan kreativitas Korea Selatan di panggung internasional. Sebagai mantan atlet figure skating tingkat nasional yang pernah mendedikasikan hidupnya di atas es, keterlibatan Sunghoon dalam ajang olahraga paling prestisius di dunia ini bukan sekadar strategi pemasaran global, melainkan sebuah penghormatan mendalam terhadap dedikasi seumur hidupnya yang kini bertransformasi menjadi ikon budaya pop dunia yang menginspirasi jutaan penggemar lintas generasi.
Kisah hidup Sunghoon merupakan narasi luar biasa tentang ketekunan dan transisi karier yang jarang terjadi di industri hiburan. Jauh sebelum ia dikenal sebagai idola yang memikat di atas panggung musik, Sunghoon adalah seorang atlet figure skating kompetitif yang telah menghabiskan lebih dari satu dekade untuk mengasah kemampuannya di gelanggang es. Memulai kariernya sejak usia delapan tahun, ia tumbuh besar dalam disiplin olahraga yang sangat menuntut fisik dan mental. Sunghoon bukan sekadar atlet amatir; ia merupakan bagian dari tim cadangan nasional Korea Selatan dan telah memenangkan berbagai medali di kompetisi internasional, termasuk medali perak di ajang Asian Figure Skating Trophy dan Lombardia Trophy. Dedikasinya selama sepuluh tahun di dunia olahraga es ini membentuk karakter tangguh yang kemudian ia bawa saat memutuskan untuk pensiun dan beralih ke dunia hiburan, hingga akhirnya melakukan debut bersama ENHYPEN pada tahun 2020 setelah melalui kompetisi ketat di ajang survival I-LAND.
Rekam Jejak Atletik dan Transformasi Menuju Ikon Global
Kehadiran Sunghoon dalam estafet obor Olimpiade Musim Dingin 2026 membawa beban simbolis yang sangat kuat karena latar belakangnya yang autentik. Sejak tahun 2025, Sunghoon telah memegang peran strategis sebagai duta promosi untuk Komite Olahraga & Olimpiade Korea (KSOC). Dalam peran tersebut, ia bertindak sebagai jembatan komunikasi antara dunia olahraga elit yang penuh disiplin dengan dinamika budaya pop yang digandrungi oleh generasi muda. Penunjukannya sebagai pembawa obor didukung kuat oleh Samsung Electronics, salah satu mitra Olimpiade tingkat dunia (Worldwide Olympic Partner), yang merekomendasikan Sunghoon berdasarkan pengaruh globalnya yang masif serta keterikatan emosionalnya dengan olahraga musim dingin. Samsung dan BELIFT LAB melihat bahwa Sunghoon adalah sosok yang mampu memanifestasikan nilai-nilai Olimpiade—yakni persahabatan, rasa hormat, dan keunggulan—melalui perjalanan hidupnya yang inspiratif dari seorang atlet menjadi seorang penampil kelas dunia.
Dalam pernyataan emosional yang dikutip dari berbagai sumber internasional, Sunghoon mengungkapkan bahwa kesempatan ini adalah perwujudan dari mimpi yang pernah ia pendam selama bertahun-tahun. Baginya, berdiri di jalur estafet obor Olimpiade adalah cara untuk kembali terhubung dengan akar jati dirinya sebagai seorang atlet. Ia mengakui bahwa dahulu, bertanding di Olimpiade adalah tujuan utama dalam hidupnya saat masih aktif di dunia skating. Meskipun kini ia menempuh jalur yang berbeda sebagai penyanyi, keterlibatannya dalam seremoni ini memberikan makna penutupan yang indah sekaligus pembukaan babak baru bagi kariernya. Sunghoon berharap kehadirannya dapat memberikan dorongan moral dan energi positif bagi para atlet nasional yang saat ini tengah berjuang keras dalam persiapan fisik dan mental demi mengharumkan nama bangsa di Milano dan Cortina d’Ampezzo mendatang.
Secara teknis, proses pemilihan pembawa obor Olimpiade melibatkan kriteria yang sangat ketat, di mana kandidat harus memiliki kontribusi nyata atau cerita hidup yang mampu menginspirasi masyarakat luas. Sunghoon memenuhi semua kriteria tersebut dengan sempurna. Sebagai mantan atlet yang memahami betul pahit getirnya latihan keras di bawah suhu ekstrem, ia membawa kredibilitas yang tidak dimiliki oleh banyak selebritas lainnya. Partisipasinya dalam estafet ini juga diprediksi akan meningkatkan eksposur global terhadap Olimpiade Musim Dingin 2026, mengingat basis penggemar ENHYPEN yang dikenal sebagai ENGENE memiliki loyalitas dan jangkauan digital yang sangat luas di seluruh dunia. Hal ini menciptakan sinergi yang saling menguntungkan antara komite penyelenggara, sponsor, dan industri K-pop dalam mempromosikan semangat sportivitas global.
Sinergi Budaya Pop dan Semangat Olimpiade di Panggung Internasional
Tren keterlibatan idola K-pop dalam ajang Olimpiade sebenarnya telah dimulai dengan beberapa preseden penting yang menunjukkan betapa besarnya pengaruh budaya Korea di mata dunia. Sebelum Sunghoon, dunia menyaksikan bagaimana Jin dari grup BTS terpilih sebagai pembawa obor untuk Olimpiade Musim Panas Paris 2024, sebuah momen yang disambut dengan antusiasme luar biasa dari ribuan penggemar yang memadati rute estafet di Prancis. Namun, kasus Sunghoon memiliki keunikan tersendiri karena keterkaitannya yang spesifik dengan olahraga musim dingin. Keterlibatan ENHYPEN dalam ajang ini pun tidak berhenti pada kehadiran personal Sunghoon semata. Grup ini juga memberikan kontribusi melalui karya musik mereka; lagu berjudul “SHOUT OUT” yang diambil dari mini-album MANIFESTO : DAY 1 (2022), secara resmi telah dipilih sebagai lagu penyemangat (cheering song) bagi Tim Korea.
Lagu “SHOUT OUT” sendiri memiliki karakteristik melodi yang penuh energi dengan lirik yang menekankan pada persatuan, keberanian untuk bersuara, dan semangat pantang menyerah. Pesan-pesan yang terkandung dalam lagu tersebut sangat selaras dengan filosofi Olimpiade yang mengedepankan solidaritas antarmanusia. Dengan diputarnya lagu ini sebagai lagu resmi penyemangat, ENHYPEN secara kolektif turut serta dalam membangun atmosfer kompetisi yang positif dan penuh semangat bagi para atlet. Hal ini membuktikan bahwa pengaruh K-pop telah melampaui batas-batas hiburan audio-visual dan telah merambah ke dalam aspek-aspek sosiokultural yang lebih luas, termasuk dalam diplomasi olahraga internasional. Sunghoon dan ENHYPEN kini menjadi wajah dari modernitas Korea yang tetap menghargai nilai-nilai tradisional dan kerja keras.
Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 6 hingga 22 Februari 2026 di Italia. Ajang ini akan menjadi panggung bagi ribuan atlet terbaik dunia untuk berkompetisi dalam berbagai disiplin olahraga es dan salju. Kehadiran Sunghoon di rute estafet obor diperkirakan akan menjadi salah satu highlight yang paling dinantikan oleh media internasional dan penggemar. Melalui partisipasi ini, Sunghoon tidak hanya membawa obor yang apinya melambangkan perdamaian, tetapi juga membawa harapan dan kebanggaan bagi industri kreatif Korea Selatan. Momen ini akan tercatat dalam sejarah sebagai bukti nyata bahwa dedikasi seseorang di masa lalu, meskipun jalurnya berubah, akan selalu menemukan cara untuk bersinar kembali di panggung yang paling megah sekalipun.

















