Momen Langka: Presiden Terpilih dan Presiden Ke-7 Bersaksi di Pernikahan Asisten Pribadi
Sebuah momen langka dan sarat makna tersaji di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu, 18 Januari, ketika Presiden Republik Indonesia terpilih, Prabowo Subianto, menghadiri acara pernikahan Asisten Pribadinya (Aspri), Agung Surahman. Kehadiran Prabowo tidak hanya menandai dukungannya terhadap salah satu orang terdekatnya, tetapi juga menjadi saksi bisu dari sebuah babak baru dalam kehidupan Agung, yang dihelat dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan.
Iring-iringan mobil yang membawa Prabowo Subianto tiba di lokasi acara pada pukul 10.12 WIB, memasuki area Taman Mini Indonesia Indah melalui pintu utama. Kedatangan beliau disambut dengan penuh hormat, dan Prabowo langsung diarahkan menuju ruangan tempat dilangsungkannya prosesi akad nikah. Suasana di sekitar lokasi acara pun terasa istimewa, mencerminkan pentingnya momen tersebut, tidak hanya bagi keluarga mempelai, tetapi juga bagi para tamu kehormatan yang hadir.
Kehadiran Dua Pemimpin Bangsa dalam Satu Panggung Pernikahan
Yang semakin menambah semarak dan nilai historis acara tersebut adalah kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Beliau telah lebih dahulu tiba di lokasi pada pukul 09.55 WIB, menunjukkan kedekatan dan penghargaannya terhadap acara tersebut. Presiden Jokowi terlihat mengenakan setelan jas berwarna biru navy yang elegan, memancarkan aura kepemimpinan yang khas. Kedatangannya disambut hangat oleh keluarga mempelai dan juga Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, yang turut mendampingi dan memastikan kelancaran acara.
Sebuah kehormatan besar bagi Agung Surahman dan pasangannya, Aulia Mahardiana Warsioarti, karena kedua pemimpin bangsa ini, baik Presiden terpilih maupun Presiden ke-7, bersedia menjadi saksi nikah mereka. Momen ketika Prabowo Subianto dan Joko Widodo memasuki ruangan akad nikah secara bersamaan menjadi sorotan utama, menggarisbawahi arti penting persatuan dan silaturahmi di kalangan tokoh negara, terlepas dari dinamika politik yang ada. Prosesi akad nikah sendiri dimulai pada pukul 10.45 WIB, menandai dimulainya kehidupan baru bagi pasangan pengantin.
Jejeran Karangan Bunga dari Tokoh-tokoh Penting
Menjelang dan selama acara berlangsung, halaman depan gedung tempat akad nikah dilaksanakan dihiasi oleh jejeran karangan bunga ucapan selamat. Kehadiran karangan bunga ini semakin menegaskan betapa luasnya jaringan dan pengaruh dari keluarga mempelai, khususnya Agung Surahman yang memiliki kedekatan dengan lingkaran kekuasaan. Beberapa nama besar yang turut mengirimkan karangan bunga antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Trenggono, Wakil Menteri Luar Negeri Armanatha Nasir, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani, serta Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Deretan nama ini menunjukkan tingginya apresiasi dan perhatian dari berbagai elemen pemerintahan dan tokoh publik.
Selain nama-nama yang telah disebutkan, daftar tamu kehormatan yang hadir dalam acara sakral ini sangatlah panjang dan prestisius, mencakup berbagai posisi strategis di pemerintahan dan lembaga negara. Kehadiran mereka tidak hanya memberikan doa restu kepada kedua mempelai, tetapi juga memperlihatkan soliditas dan kebersamaan di antara para pemangku kepentingan bangsa. Di antara para tamu yang hadir adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Angga Raka Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Iftitah Sulaiman, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Dikristek) Brian Yuliarto, Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suharyanto, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Keberagaman posisi ini menunjukkan betapa luasnya lingkaran pertemanan dan relasi yang dimiliki oleh Agung Surahman, serta betapa pentingnya acara ini bagi banyak pihak.
Daftar tamu penting terus bertambah dengan kehadiran Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua Dewan Energi Nasional (DEN) Luhut Pandjaitan, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti, Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, Asisten Khusus Presiden di Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan Dirgayuza Setiawan, Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Budiman Sudjatmiko, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Kehadiran jajaran menteri kabinet, pimpinan lembaga negara, petinggi TNI-Polri, serta tokoh-tokoh penting lainnya dalam satu acara pernikahan menegaskan kembali pentingnya momen ini. Acara ini tidak hanya menjadi perayaan cinta bagi Agung Surahman dan Aulia Mahardiana Warsioarti, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan ikatan di antara para pemimpin bangsa dalam suasana yang lebih personal dan hangat.


















