Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Shi by Shireen Rilis Koleksi Luminaire: Busana Lebaran Anggun Terbaru

    Shi by Shireen Rilis Koleksi Luminaire: Busana Lebaran Anggun Terbaru

    5 Zodiak Beruntung 1 Feb 2026: Keajaiban Cancer!

    5 Zodiak Beruntung 1 Feb 2026: Keajaiban Cancer!

    Ramalan Cinta Zodiak 1 Feb: Scorpio Kejutan, Libra Semangat!

    Ramalan Cinta Zodiak 1 Feb: Scorpio Kejutan, Libra Semangat!

    Whip Pink: Fungsi, Harga, Efek Samping Terbongkar!

    Whip Pink: Fungsi, Harga, Efek Samping Terbongkar!

    Ramalan zodiak cinta Sabtu, 31 Januari 2026: Leo penuh perhatian, Sagitarius fokus pada tujuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Shi by Shireen Rilis Koleksi Luminaire: Busana Lebaran Anggun Terbaru

    Shi by Shireen Rilis Koleksi Luminaire: Busana Lebaran Anggun Terbaru

    5 Zodiak Beruntung 1 Feb 2026: Keajaiban Cancer!

    5 Zodiak Beruntung 1 Feb 2026: Keajaiban Cancer!

    Ramalan Cinta Zodiak 1 Feb: Scorpio Kejutan, Libra Semangat!

    Ramalan Cinta Zodiak 1 Feb: Scorpio Kejutan, Libra Semangat!

    Whip Pink: Fungsi, Harga, Efek Samping Terbongkar!

    Whip Pink: Fungsi, Harga, Efek Samping Terbongkar!

    Ramalan zodiak cinta Sabtu, 31 Januari 2026: Leo penuh perhatian, Sagitarius fokus pada tujuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Edukasi Ketenagakerjaan

DPR Bentuk Panja Sejahterakan Guru Madrasah Setara Pegawai MBG

Huda Wijaya by Huda Wijaya
February 7, 2026
Reading Time: 4 mins read
0
DPR Bentuk Panja Sejahterakan Guru Madrasah Setara Pegawai MBG

#image_title

Upaya sistematis untuk mengakhiri krisis kesejahteraan yang telah lama membelenggu ribuan tenaga pendidik di bawah naungan Kementerian Agama kini memasuki babak baru setelah Komisi VIII DPR RI secara resmi menyepakati pembentukan Panitia Kerja (Panja) Kesejahteraan Guru Madrasah di Jakarta. Langkah krusial ini diambil sebagai respons atas ketimpangan perlindungan negara terhadap guru madrasah dibandingkan dengan tenaga pendidik umum, di mana legislator mendesak Pemerintah Pusat untuk segera menyusun skema konkret, termasuk percepatan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan standarisasi upah yang layak guna mencegah potensi gejolak sosial di sektor pendidikan keagamaan. Keputusan pembentukan Panja ini menjadi sinyal kuat bahwa parlemen tidak lagi menoleransi penundaan solusi atas persoalan administratif dan finansial yang telah berlarut-larut selama bertahun-tahun, sekaligus menjadi ujian bagi Kementerian Agama dalam membuktikan komitmennya terhadap para pahlawan tanpa tanda jasa di jalur pendidikan agama.

RELATED POSTS

Rebut Beasiswa Rp1 Miliar: Dana Pendidikan Mahasiswa Terdampak Sumatera!

Resmi! BGN Pastikan PPPK Makan Bergizi Gratis Dapat THR

SPPG milik swasta, tapi 3 pegawai intinya jadi PPPK, ini kata kepala BGN

Urgensi Pembentukan Panja: Membedah Benang Kusut Koordinasi Lintas Sektoral

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhamad Abdul Azis Sefudin, menegaskan bahwa pembentukan Panitia Kerja (Panja) bukan sekadar prosedur formalitas legislatif, melainkan sebuah kebutuhan mendesak untuk menggali akar permasalahan yang sangat kompleks. Persoalan kesejahteraan guru madrasah selama ini terjebak dalam labirin birokrasi yang melibatkan banyak pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat melalui Kementerian Agama, pemerintah daerah, hingga yayasan-yayasan pendidikan swasta yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Azis menyoroti adanya diskoneksi informasi yang fatal, di mana banyak yayasan pendidikan mengangkat tenaga pendidik tanpa adanya koordinasi yang matang dengan Kementerian Agama, sehingga menciptakan beban anggaran yang tidak terprediksi dan skema penggajian yang tidak standar.

Lebih jauh lagi, komplikasi administratif ini diperparah oleh kebijakan di tingkat daerah. Azis mengungkapkan temuan di lapangan yang menunjukkan adanya pengangkatan guru agama atau aparatur sipil negara (ASN) di bidang keagamaan oleh Bupati maupun Gubernur tanpa melalui jalur koordinasi dengan Kementerian Agama sebagai instansi pembina. Dampaknya, terjadi tumpang tindih kewenangan dan ketidakjelasan status kepegawaian yang secara langsung memukul tingkat kesejahteraan para guru. Melalui Panja ini, Komisi VIII berkomitmen untuk mendengarkan dua sisi secara berimbang, yakni mendalami kendala teknis dari sisi regulasi pemerintah di bawah Kemenag, serta menyerap aspirasi dan penderitaan riil dari para guru madrasah yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendidik karakter bangsa namun seringkali terabaikan hak-hak dasarnya.

Menuntut Keadilan Setara: Dari Status PPPK hingga Standarisasi Pegawai MBG

Salah satu poin krusial yang menjadi fokus perjuangan Komisi VIII DPR RI adalah percepatan transformasi status guru honorer madrasah menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Muhamad Abdul Azis Sefudin secara tegas menyatakan bahwa negara harus hadir memberikan kepastian status bagi mereka yang selama ini hanya mengandalkan honorarium ala kadarnya dari pihak yayasan atau bantuan operasional yang tidak menentu. Ketidakpastian status non-ASN ini dianggap sebagai bentuk ketidakadilan sistemik, mengingat beban kerja dan tanggung jawab guru madrasah setara dengan guru di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Legislator asal Dapil Jawa Barat III (Kabupaten Cianjur – Kota Bogor) ini mendorong agar skema pengangkatan PPPK bagi guru madrasah diprioritaskan guna memberikan jaminan hari tua dan tunjangan yang layak.

Suara lantang juga muncul terkait perbandingan kesejahteraan dengan sektor lain. Muncul desakan agar guru-guru madrasah mendapatkan perhatian kesejahteraan yang setidaknya setara dengan pegawai dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas nasional. Argumentasi yang berkembang di parlemen menekankan bahwa jika negara mampu mengalokasikan sumber daya besar untuk operasional logistik pangan, maka investasi pada sumber daya manusia, khususnya guru madrasah, harus menjadi prioritas yang sebanding. Komisi VIII memperingatkan bahwa jika Kementerian Agama tidak mampu menunjukkan progres nyata dalam menyejahterakan tenaga pendidiknya, maka muncul wacana keras untuk mengevaluasi kewenangan pengelolaan guru madrasah agar dialihkan ke instansi lain yang lebih mampu menjamin hak-hak mereka secara profesional dan tepat waktu.

Ringkasan Berita:

  • Komisi VIII DPR RI telah sepakat mendorong pembentukan Panitia Kerja (Panja) guna mempercepat penyelesaian persoalan yang selama ini berlarut-larut.
  • Persoalan kesejahteraan guru madrasah memiliki kompleksitas tinggi karena melibatkan banyak pihak, baik pemerintah pusat, daerah, maupun yayasan pendidikan

Ancaman Gejolak Sosial dan Komitmen Politik Jangka Panjang

Kesejahteraan guru madrasah kini telah menjadi “alarm serius” bagi stabilitas sosial dan kualitas pendidikan nasional. Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Abidin Fikri, dalam berbagai kesempatan juga telah mengingatkan pemerintah bahwa membiarkan masalah gaji dan kesejahteraan guru berlarut-larut dapat memicu gejolak sosial yang merugikan. Guru madrasah bukan hanya pengajar, melainkan pilar utama dalam membangun fondasi moral dan masa depan bangsa. Oleh karena itu, negara wajib memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian mereka. Muhamad Abdul Azis Sefudin menegaskan kembali komitmen pribadinya maupun secara kelembagaan melalui Fraksi PDI Perjuangan untuk terus mengawal isu ini hingga tuntas. Ia berharap tahun ini menjadi titik balik di mana seluruh permasalahan administratif dapat diselesaikan sehingga komitmen anggaran untuk peningkatan kesejahteraan dapat segera direalisasikan.

Sebagai legislator yang mewakili wilayah Cianjur dan Kota Bogor, Azis memahami betul bagaimana peran guru madrasah di daerah dalam menjaga keberlangsungan pendidikan di tengah keterbatasan fasilitas. Ia menegaskan bahwa profesi mulia ini tidak boleh lagi dipandang sebelah mata atau dijadikan kelas kedua dalam sistem pendidikan nasional. Perjuangan di Panja akan diarahkan untuk menciptakan keadilan yang setara (equality) bagi seluruh tenaga pendidik, tanpa memandang di bawah kementerian mana mereka bernaung. Dengan adanya Panja, diharapkan ada peta jalan (roadmap) yang jelas mengenai peningkatan kompetensi, kepastian karier, dan standarisasi pendapatan yang manusiawi bagi guru madrasah, sebagai bentuk penghormatan tertinggi negara terhadap mereka yang telah memastikan anak bangsa tetap berprestasi dan memiliki akhlak yang mulia.

Langkah Strategis Menuju Solusi Permanen

Penyelesaian masalah kesejahteraan ini memerlukan keberanian politik untuk melakukan reformasi birokrasi di internal Kementerian Agama. Komisi VIII mendesak Kemenag untuk segera melakukan pemutahiran data guru madrasah secara akurat dan transparan, sehingga tidak ada lagi guru yang “tercecer” dalam proses pengusulan PPPK atau pemberian tunjangan profesi. Selain itu, sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah harus diperkuat melalui regulasi yang mengikat, sehingga pengangkatan guru di tingkat yayasan maupun daerah selalu selaras dengan ketersediaan anggaran di tingkat nasional. Azis Sefudin menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa perlindungan terhadap hak-hak guru madrasah adalah mandat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan Panja ini akan menjadi instrumen utama untuk memastikan mandat tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh pemerintah.

Tags: DPRGuru Madrasahkesejahteraan guruPendidikan KeagamaanPPPK
ShareTweetPin
Huda Wijaya

Huda Wijaya

Related Posts

Rebut Beasiswa Rp1 Miliar: Dana Pendidikan Mahasiswa Terdampak Sumatera!
Edukasi Ketenagakerjaan

Rebut Beasiswa Rp1 Miliar: Dana Pendidikan Mahasiswa Terdampak Sumatera!

February 6, 2026
Resmi! BGN Pastikan PPPK Makan Bergizi Gratis Dapat THR
Edukasi Ketenagakerjaan

Resmi! BGN Pastikan PPPK Makan Bergizi Gratis Dapat THR

February 3, 2026
SPPG milik swasta, tapi 3 pegawai intinya jadi PPPK, ini kata kepala BGN
Edukasi Ketenagakerjaan

SPPG milik swasta, tapi 3 pegawai intinya jadi PPPK, ini kata kepala BGN

February 2, 2026
Prabowo: Kolaborasi Pendidikan Indonesia-Inggris Makin Maju
Edukasi Ketenagakerjaan

Prabowo: Kolaborasi Pendidikan Indonesia-Inggris Makin Maju

February 1, 2026
Visa Kerja Selandia Baru 2026: Panduan Lengkap Mendaftar
Edukasi Ketenagakerjaan

Visa Kerja Selandia Baru 2026: Panduan Lengkap Mendaftar

February 1, 2026
Nasihati Siswa, Guru Pamulang Dipolisikan! Perbaiki Ekosistem Pendidikan!
Edukasi Ketenagakerjaan

Nasihati Siswa, Guru Pamulang Dipolisikan! Perbaiki Ekosistem Pendidikan!

February 1, 2026
Next Post
Dokumen Baru Epstein Terungkap, Putri Mahkota Norwegia Akui Menyesal

Dokumen Baru Epstein Terungkap, Putri Mahkota Norwegia Akui Menyesal

Geger! Ratusan Siswa Keracunan MBG, Sekolah Sengeti Ditutup

Geger! Ratusan Siswa Keracunan MBG, Sekolah Sengeti Ditutup

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Prabowo Jaga Stabilitas Pasar Modal: Tak Ada Kekosongan Kepemimpinan

Prabowo Jaga Stabilitas Pasar Modal: Tak Ada Kekosongan Kepemimpinan

February 7, 2026
PGN Gandeng Developer, Percepat Jaringan Gas Perumahan

PGN Gandeng Developer, Percepat Jaringan Gas Perumahan

January 29, 2026
Inovasi Teknologi Kecantikan Kini Jadi Tren Paling Dicari Konsumen

Inovasi Teknologi Kecantikan Kini Jadi Tren Paling Dicari Konsumen

February 1, 2026

Popular Stories

  • Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor Cisarua: Lumpur Maut Mengubur Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 ABK WNI Jadi Korban Pembajakan Kapal Ikan di Somalia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukses Berdayakan Desa, BNI Sabet Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Dokumen Terbaru Epstein: Nama Elon Musk dan Menteri AS Terseret
  • Abraham Samad ke Prabowo: Kembalikan UU KPK!
  • Heboh Klaim Jeffrey Epstein: Bill Gates Tertular Penyakit Kelamin

Categories

  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Health
  • Hiburan
  • Hukum
  • Isu Sosial
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Keluarga
  • Keruntuhan Struktur
  • Keselamatan Penerbangan
  • Kriminal
  • Kripto
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Politics
  • Promo Belanja
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026