Manchester United akan menghadapi ujian berat dalam upaya melanjutkan momentum kebangkitan mereka di Liga Primer Inggris saat menjamu Fulham di Old Trafford pada Minggu, 1 Februari 2026, pukul 21.00 WIB. Pertarungan ini menjadi krusial bagi Setan Merah yang tengah menikmati performa impresif di bawah asuhan pelatih interim Michael Carrick, pasca-kemenangan dramatis atas Arsenal akhir pekan lalu. Sementara itu, Fulham datang dengan ambisi Eropa yang semakin membara setelah meraih kemenangan tipis atas Brighton & Hove Albion. Pertanyaan besarnya adalah: mampukah Carrick melanjutkan tren positif ini dan membawa United merangsek ke papan atas, ataukah Fulham akan menjadi batu sandungan yang signifikan?
Di bawah kepemimpinan Michael Carrick, Manchester United seolah bertransformasi menjadi kekuatan yang menakutkan. Bukti nyata kebangkitan ini terlihat jelas dalam dua pekan terakhir Premier League, di mana Setan Merah berhasil menaklukkan dua tim raksasa, Manchester City dan Arsenal, secara beruntun. Kemenangan derby 2-0 atas Manchester City di kandang sendiri diikuti dengan pesta gol 5-0 di Emirates Stadium melawan Arsenal. Gol-gol dari Bryan Mbeumo, tendangan keras Patrick Dorgu, dan sebuah gol spektakuler dari Matheus Cunha menjadi penentu kekalahan kandang pertama Arsenal musim ini di semua kompetisi. Pencapaian ini menjadikan Carrick sebagai manajer pertama sejak Februari 2010 yang mampu meraih dua kemenangan beruntun melawan tim yang berada di dua posisi teratas klasemen Premier League pada awal pekan pertandingan. Hasil-hasil impresif ini telah menempatkan Manchester United dalam posisi yang sangat kuat dalam perebutan tiket Liga Champions, kini unggul satu poin atas Chelsea dan dua poin atas Liverpool menjelang pekan ke-24. Catatan enam laga tanpa kekalahan di liga, yang merupakan rekor terpanjang di Premier League saat ini, semakin mengukuhkan status kebangkitan mereka.
Belanja besar yang dilakukan Manchester United pada lini serang di bursa transfer musim panas tampaknya mulai membuahkan hasil yang signifikan. Tim Setan Merah kini menunjukkan ketajaman di lini depan dengan konsisten mencetak gol dalam 11 laga terakhir Premier League. Selain itu, pertahanan mereka juga menunjukkan peningkatan, hanya kebobolan satu gol dalam tiga laga kandang terakhir di Old Trafford. Meskipun Carrick telah berhasil melewati dua ujian terberat melawan tim-tim papan atas, tantangan berikutnya datang dalam bentuk Fulham, tim yang tengah berambisi kuat untuk mengamankan tempat di kompetisi Eropa musim depan di bawah arahan manajer Marco Silva. Performa Fulham, yang sempat tidak konsisten di paruh pertama musim dengan catatan sembilan kemenangan dan sembilan kekalahan antara 28 Agustus hingga 17 Desember, kini menunjukkan grafik yang menanjak. Dalam delapan laga terakhir di semua ajang, mereka hanya menelan satu kekalahan, dengan lima kemenangan diraih. Harry Wilson kembali menjadi sosok krusial bagi Fulham, di mana tendangan bebasnya di menit-menit akhir pertandingan melawan Brighton berhasil memastikan kemenangan dramatis 2-1 bagi The Cottagers. Kemenangan ini menempatkan Fulham di peringkat ketujuh klasemen sementara, hanya terpaut empat poin dari zona empat besar. Performa tandang mereka juga mengalami peningkatan drastis, berhasil mengumpulkan 10 poin dari lima laga tandang terakhir, sebuah peningkatan signifikan setelah hanya meraih satu poin dari enam laga tandang awal musim. Perlu dicatat pula, Fulham berhasil menahan imbang United 1-1 di Craven Cottage musim ini, dan bahkan pernah meraih kemenangan di Old Trafford pada Februari 2024, meskipun itu merupakan satu-satunya kemenangan liga mereka di sana dari 20 percobaan terakhir.
Analisis Taktis dan Kondisi Tim
Pertandingan ini tidak hanya akan menjadi ujian bagi United dalam mempertahankan momentum, tetapi juga bagi Fulham untuk membuktikan ambisi Eropa mereka. Dari sisi Manchester United, absennya bek yang kini juga aktif menyerang, Patrick Dorgu, menjadi pukulan telak. Dorgu mengalami cedera hamstring serius saat melawan Arsenal dan diperkirakan akan absen hingga 10 pekan. Cedera ini membuka peluang bagi Matheus Cunha atau Benjamin Sesko untuk mengisi posisinya, dengan Cunha yang lebih difavoritkan tampil, baik di sisi sayap maupun sebagai penyerang, mengingat kontribusinya dalam mencetak gol penentu di London Utara. Selain Dorgu, United masih harus memantau kondisi Matthijs de Ligt yang mengalami masalah punggung dan Joshua Zirkzee, meskipun Zirkzee sudah kembali berlatih dan berpotensi masuk dalam skuad. Di kubu Fulham, Kenny Tete berpeluang kembali memperkuat lini pertahanan setelah pulih dari cedera paha. Namun, Rodrigo Muniz dan Sasa Lukic diperkirakan masih absen. Trio pemain Nigeria, Calvin Bassey, Alex Iwobi, dan Samuel Chukwueze, telah kembali bergabung dengan tim setelah partisipasi mereka di Piala Afrika. Chukwueze sebenarnya memiliki peluang untuk tampil sebagai starter, namun ia tengah berduka atas wafatnya sang ibu. Manajer Marco Silva belum menutup kemungkinan ia akan diturunkan, sementara rekrutan anyar Oscar Bobb kemungkinan masih harus menunggu debutnya.
Perkiraan susunan pemain untuk kedua tim mencerminkan strategi dan ketersediaan pemain saat ini. Manchester United diprediksi akan menurunkan skuad yang solid di lini belakang dengan Lammens di bawah mistar, didukung oleh Dalot, Maguire, Martinez, dan Shaw. Lini tengah akan diisi oleh Mainoo dan Casemiro, yang akan bertugas mengalirkan bola dan memberikan suplai kepada trio penyerang Diallo, Fernandes, dan Mbeumo, yang akan mendukung penyerang utama, Cunha. Sementara itu, Fulham diperkirakan akan mengandalkan Leno di bawah mistar gawang, dengan lini pertahanan yang terdiri dari Castagne, Andersen, Cuenca, dan Sessegnon. Lini tengah akan diisi oleh Berge dan Iwobi, yang akan berperan penting dalam transisi permainan. Lini serang Fulham akan mengandalkan Wilson, Smith Rowe, dan Chukwueze, yang akan mendukung penyerang tunggal, Jimenez. Formasi ini menunjukkan bahwa kedua tim akan bermain dengan skema menyerang yang seimbang, namun dengan fokus yang berbeda pada lini pertahanan dan serangan.
Prediksi dan Analisis Klasemen
Absennya Patrick Dorgu memang menjadi sebuah pukulan bagi Manchester United, namun hal ini tidak seharusnya mematikan momentum mereka yang kini tampil segar dan penuh kreativitas di bawah asuhan Michael Carrick. Tim Setan Merah telah menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik dalam menghadapi absennya pemain kunci. Fulham diprediksi akan memberikan perlawanan yang sengit, mengingat ambisi mereka untuk menembus kompetisi Eropa. Namun, dengan catatan enam laga tanpa clean sheet, pertahanan Fulham berpotensi menjadi titik lemah yang bisa dimanfaatkan oleh lini serang United yang sedang on fire. Berdasarkan performa terkini dan keunggulan bermain di kandang, Manchester United diprediksi akan meraih kemenangan ketiga beruntun di Premier League. Prediksi skor akhir untuk pertandingan ini adalah Manchester United 2-1 Fulham. Kemenangan ini akan semakin memperkuat posisi United dalam perburuan empat besar klasemen Liga Inggris.
Klasemen Liga Inggris per pekan ke-24 menunjukkan persaingan ketat di papan atas dan tengah. Arsenal masih memimpin dengan 53 poin dari 24 pertandingan, diikuti oleh Manchester City dan Aston Villa yang mengoleksi poin sama, yaitu 46 poin. Manchester United menempati posisi keempat dengan 38 poin dari 23 pertandingan, hanya unggul satu poin dari Chelsea yang berada di posisi kelima. Liverpool tertahan di posisi keenam dengan 36 poin. Fulham sendiri berada di peringkat ketujuh dengan 34 poin, menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang patut diperhitungkan dalam persaingan zona Eropa. Posisi ini menegaskan bahwa setiap pertandingan, termasuk duel melawan Manchester United, akan sangat krusial bagi Fulham dalam meraih target mereka musim ini. Pertandingan melawan United akan menjadi tolok ukur sejauh mana ambisi Eropa mereka dapat terwujud.

















